Site icon savanaparadise.com

Berdayakan Kelompok Perempuan, BRI Dorong “Poklahsar Bilvie” Pasarkan Produk Ikan Bandeng Hingga Keluar Negeri

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Banten&comma; Savanaparadise&period;com&comma;– Berawal dari mencari cara bagaimana mendapatkan penghasilan sepulangnya dari negeri orang&comma; Midah Dahmalia &lpar;40&rpar; mantan eks TKI Malaysia asal kota Serang Banten&comma; memutuskan membuat kelompok pengolahan dan pemasar &lpar;Poklahsar&rpar; Bilvie&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Tekad yang kuat&comma; kreativitas&comma; dan potensi yang ada&comma; menjadi bekal Midah dalam memantapkan diri membuka kelompok usaha klaster perempuan yang bergerak pada olahan ikan bandeng&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Saya dulu eks TKI dan rata-rata yang saya tahu mantan TKI itu ketika sudah pulang ke Indonesia itu bingung mau kerja apa&period; Jarang yang kepikiran buka usaha&comma; kemudian setelah saya pikir kenapa enggak saya bikin kelompok usaha&comma; saya rekrut teman-teman eks TKI khususnya perempuan biar suksesnya berjamaah dan masing-masing pada punya penghasilan&comma;” kata Midah&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Di sisi lain&comma; besarnya potensi budidaya bandeng di kota Serang khususnya di kelurahan Sawah Luhur Kecamatan Kasemen&comma; menarik minat kelompok pembudidaya ikan untuk membudidayakan komoditas perikanan ini&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Peluang terbuka tidak hanya meraup rupiah dalam bentuk bandeng segar&period; Tapi menyulapnya menjadi macam-macam produk yang memiliki nilai tambah lebih&comma; sehingga dapat dijual dengan harga yang lebih baik bila daripada dalam bentuk segar&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dari sini&comma; lahir usaha pengolahan sate bandeng dan bermacam-macam produk olahan dari bandeng yang digagas Midah sebagai ketua Poklahsar Bilvie&period; Poklahsar Bilvie beralamat di lingkungan kemang RT 01&sol;RW 02 kelurahan Penancangan&comma; kecamatan Cipocok Jaya Kota Serang&comma; Banten&period; Tepatnya dibentuk pada 2015 dengan hanya beranggotakan 5 orang&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Seiring berjalannya waktu&comma; anggota mulai bertambah hingga 25 anggota tergabung di Poklahsar Bilvie&period; Ternyata&comma; animo masyarakat yang ingin bergabung Poklahsar Bilvie juga tak terbendung&period; Midah pun memutuskan membentuk kelompok-kelompok usaha klaster perempuan baru yang mengolah ikan bandeng&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Dari 25 orang itu tidak hanya eks TKI saja tapi juga ada ibu rumah tangga yang ikut gabung&comma;” ujarnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Modal usaha Rp 10 juta kala itu yang berasal dari pinjaman bank&comma; menjadi batu loncatan kesuksesan Poklahsar Bilvie&period; Dari modal tersebut digunakan untuk membeli bahan baku sebanyak 5 kg ikan bandeng dan peralatan pengolahan ikan semi manual&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dalam menjalankan usahanya&comma; Poklahsar Bilvie mampu memproduksi hingga 120 kg ikan bandeng per hari&period; Namun&comma; kata Midah&comma; jumlah produksi ikan bisa berubah-ubah tergantung kebutuhan&period; Dari jumlah produksi tersebut&comma; tidak heran apabila pendapatan anggota kelompok setiap bulannya bisa mencapai Rp 15 juta &&num;8211&semi; Rp 60 juta&period; Secara keseluruhan pendapatan Poklahsar Bilvie mampu mencapai Rp 100 juta per bulan&period; Namun&comma; pandemi covid-19 di awal tahun 2020 menyebabkan omzet turun hingga 70 persen&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; left&semi;">&NewLine;<strong>BRI Buka Jalan<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<p>Masa pandemi adalah momen yang luar biasa bagi kelompok usaha Midah yang dulu mengandalkan penjualan offline&period; Pandemi membuat Midah dan rekan banting stir mencari cara agar pendapatannya kembali stabil seperti sebelum pandemi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Syukurnya ada kurasi dari kegiatan BRI UMKM EXPO&lpar;RT&rpar; BRILIAN PRENEUER&period; Alhamdulillah kita masuk kemudian di coaching untuk onboarding bagaimana caranya agar produk kita ada di toko online&period; Alhamdulillah tahun 2021 kita sudah punya toko-toko online di marketplace&comma; penjualan mulai stabil&comma;” katanya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pemasaran produk Poklahsar Bilvie memang difokuskan untuk menjaring reseller penjualan secara offline&period; Telah ada 40 toko penyaluran produk khusus untuk reseller&comma; produknya pun sudah melanglang buana ke seluruh penjuru tanah air&period; Bahkan berkat kurasi BRI UMKM EXPO&lpar;RT&rpar; BRILIAN PRENEUER&comma; penjualan olahan bandeng dapat menjangkau ke 3 negara di Asia yaitu Malaysia&comma; Singapura&comma; dan Thailand&comma; termasuk ekspor ke Korea Selatan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selain menghasilkan sate bandeng sebagai produk unggulannya&comma; kelompok ini juga menghasilkan produk berupa kerupuk ikan payus&comma; kerupuk rumput laut&comma; abon ikan bandeng&comma; pangsit abon bandeng&comma; kerupuk baso ikan&comma; bandeng buntet&comma; baso ikan bandeng&comma; dan nuget bandeng sebagai produk inovasi turunan dari ikan bandeng&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Harga 1 produk untuk reseller dibanderol mulai harga Rp 14&period;000 hingga Rp 32&period;000&comma; sementara untuk penjualan online mulai dari Rp 15&period;000 hingga Rp 40&period;000 per produk&period;<br &sol;>&NewLine;Poklahsar Bilvie merupakan satu-satunya Poklahsar yang sudah mendapatkan sertifikat Kelayakan Pengolahan &lpar;SKP&rpar; di provinsi Banten&period; Tak hanya itu saja&comma; Poklahsar Bilvie juga menjadi salah satu kelompok yang cukup dikenal di kota Serang&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Buktinya banyak prestasi yang telah diraih Poklahsar Bilvie&comma; diantaranya pada tahun 2021 mendapatkan juara 1 penjualan online terbaik dari Bank Indonesia&comma; juara 2 inovasi produk terbaik dari BRI&comma; juara 1 UMKM terbaik tingkat kota Serang&comma; dan unit pengolahan ikan terbaik se Provinsi Banten&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kemudian&comma; pada tahun 2016 menjadi juara 2 tingkat nasional festival kuliner Nusantara&comma; dan tahun 2015 sebagai pelopor wirausaha pemuda&period; Tentu&comma; kemajuan-kemajuan yang diperoleh Poklahsar Bilvie tidak lepas dari peran serta penyuluh-penyuluh perikanan yang ada di kota Serang&comma; dan didukung oleh keinginan yang besar dari masing-masing anggota kelompok untuk lebih maju dan berkembang&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Poklahsar Bilvie merupakan salah satu usaha binaan BRI&comma; atas dasar itulah kelompok usaha Midah dipilih BRI&period; Kata Midah&comma; BRI memberikan dana sebesar Rp 80 juta untuk membeli alat yang dibutuhkan&period;<br &sol;>&NewLine;Midah pun menegaskan kelompok usahanya akan terus berinovasi&comma; dan dia berharap produk Poklahsar Bilvie bisa ekspor ke seluruh Asia&comma; dan ke Timur Tengah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Direktur Bisnis Kecil dan Menengah BRI Amam Sukriyanto mengungkapkan bahwa BRI UMKM EXPO&lpar;RT&rpar; BRILIAN PRENEUER salah satu upaya BRI untuk menaikkelaskan pelaku UMKM dan mendorong UMKM agar dapat go global menjangkau ke pasar internasional&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Hal ini merupakan komitmen BRI untuk terus mendorong kemajuan dan pengembangan kapasitas serta kualitas dari UMKM dan produk UMKM di Indonesia sehingga produk-produk UMKM Indonesia dapat berkompetisi di dalam dan luar negeri&period; Dengan keunikan&comma; kualitas dan kontinyuitas yang terus terjaga&comma; diharapkan produk UMKM Indonesia dapat memenangkan persaingan global yang semakin ketat dan dapat menopang perekonomian nasional baik di masa krisis maupun pasca pandemi”&comma; ungkapnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Pemberdayaan menjadi kunci penting untuk mengangkat peran perempuan agar mampu berkarya dan berdikari&period; Semoga kisah sukses Kelompok Usaha &OpenCurlyDoubleQuote;Poklahsar Bilvie” bisa jadi inspirasi bagi perempuan-perempuan di Indonesia”&comma; tambah Amam<br &sol;>&NewLine;Untuk mewujudkan perempuan berdikari&comma; BRI juga memberikan penyaluran program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan &sol;Corporate Social Responsibility &lpar;CSR&rpar; berupa Bantuan Pemberdayaan Kelompok Perempuan&comma; seperti bantuan berupa pemberian pelatihan dan peralatan usaha bagi Komunitas Perempuan di satu wilayah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Salah satu bantuan yang disalurkan BRI adalah pada kelompok usaha Poklahsar Bilvie yang merupakan salah satu usaha binaan BRI&period;&lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version