Site icon savanaparadise.com

Berbeda dengan Kota Kupang,SMK Negeri 2 So,e Syukuri kelulusan dengan beranjangsana ke Panti Asuhan 

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><strong>So&&num;8217&semi;e&comma;Savanaparadise&period;Com-<&sol;strong> Perayaan kelulusan siswa di sejumlah Sekolah Menengah Atas &lpar;SMA&rpar; di Kota Kupang diwarnai aksi yang dinilai kurang simpatik&period; Beberapa siswa dilaporkan merayakan momen kelulusan dengan mencorat-coret seragam menggunakan gambar dan tulisan yang tidak senonoh sehingga menuai kritik tajam dari masyarakat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Tradisi tersebut memang kerap terjadi setiap tahun&period; Namun tindakan yang melampaui batas norma dinilai dapat mencoreng makna kelulusan sebagai pencapaian akademik&period; Berbagai kritik tajam beredar di berbagai linimasa sosial media maupun percakapan daring&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Berbeda dengan fenomena tersebut&comma; siswa Sekolah Menengah Kejuruan &lpar;SMK&rpar; Negeri 2 Soe di Timor Tengah Selatan &lpar;TTS&rpar; justru memilih cara yang lebih inspiratif dan etis &period; Perayaan kelulusan dilakukan melalui kegiatan sosial dan aktivitas kreatif yang terarah&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Kepala Sekolah SMKN 2 Soe&comma; Nifron K&period;A Fallo&comma; S&period;Kom&comma; mengatakan Usai pengumuman kelulusan pada Senin&comma; 04&sol;05&sol;2026&period;&comma; para lulusan berlangsung tertib tanpa ada aksi-aksi yang bertentangan dengan adat dan norma ketimuran&period; Sehari setelah pengumuman yakni pada hari Selasa&comma; 05&sol;05&sol;2026&comma; kata Karel&comma;para lulusan bersama para guru melakukan anjangsana ke Panti Asuhan Ume Manekan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8221&semi; Dalam kegiatan tersebut&comma; mereka menyalurkan bantuan berupa sembako serta pakaian layak pakai kepada anak-anak panti sebagai bentuk kepedulian dan ungkapan syukur atas kelulusan yang diraih&comma; kata Nifron&comma; ketika dihubungi Awak Media pada  Rabu&comma; 06&sol;05&sol;2026&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pada hari berikutnya kata Nifron&comma; kegiatan dipusatkan di lingkungan sekolah&period; Para siswa membuat video dokumentasi yang menggambarkan perjalanan mereka selama tiga tahun menempuh pendidikan&comma; mulai dari aktivitas di kelas hingga praktik kejuruan&comma; termasuk kegiatan di jurusan Teknik Komputer dan Jaringan &lpar;TKJ&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Nifron menjelaskan selain itu&comma; siswa juga melaksanakan sesi foto bersama per kelas dan per jurusan sebagai kenang-kenangan&period; Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan terkontrol di bawah pengawasan Wakil Kepala Sekolah Urusan Kesiswaan serta mendapat pengawalan dari aparat kepolisian&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Seluruh aktivitas lulusan kata Nifron&comma; diarahkan untuk tetap positif&period; Tidak ada aksi coret-coret maupun kegiatan yang merusak&period; Siswa tetap diberikan ruang untuk berekspresi namun berada dalam koridor aturan sekolah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Hal itu kata Nifron&comma; tidak terlepas dari pembinaan karakter yang telah ditanamkan sejak awal&period; Ia mengatakan para guru SMKN 2 Soe sudah menanamkan budaya disiplin dan nilai-nilai karakter yang kuat sejak awal&period; Sehingga kata Nifron&comma; lulusan SMKN 2 Soe tetap tertib dalam merayakan kelulusan serta menghormati aturan dan para guru&period;&lpar;&ast;&ast;&ast;&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version