Site icon savanaparadise.com

Atlet Ende Catat Prestasi di Ajang Popda V dan Kejurda Tingkat Provinsi NTT 2022

Atlet dari Cabang Olaraga Taekwondo sedang di atas podium menerima medali perunggu pada ajang Popda V dan Kejurda tingkat NTT tahun 2022 (Foto: Istimewa)

Ende, Savanaparadise.com,- Para Atlet dari Kabupaten Ende yang diterjunkan untuk mengikuti ajang Pekan Olaraga Pelajar Daerah (Popda) V dan Kejuaraan Daerah (Kejurda) tingkat Provinsi NTT tahun 2022 berhasil mencatat prestasi pada kegiatan tersebut.

Prestasi ini diraih oleh para atlet dari Kabupaten Ende setelah mengikuti 6 Cabang Olaraga (Cabor) yang diperebutkan antara lain, Cabor Atletik, Cabor Tinju, Cabor Taekwondo, Cabor Kempo, Cabor Karate. Sedangkan Cabang olaraga Silat saat dikonfirmasi media ini pada pukul 10.00 Pagi masih bertanding.

Dari enam Cabor yang diikuti, para atlet ini berhasil menyumbangkan 6 Emas, 6 Perak, dan 10 Perunggu dengan rincian, dari Cabor Atletik sumbang 2 Emas, 5 Perak, dan 4 Perunggu.

Untuk Cabor Taekwondo, sumbang 2 Perunggu, Emas dan Perak kosong. Sedangkan Cabor Kempo, sumbang 1 Emas, 1 Perak, 2 Perunggu.

Dari Cabor Karate, sumbang 3 Emas, Perak kosong, dan Perunggu 1. Dan untuk Cabor Tinju, sumbang 1 Perunggu, Emas dan Perak kosong.

Ketua Taekwondo Kabupaten Ende, Vinsensius Sangu, S.H, M.H saat dikonformasi SP menjelaskan, dari 8 Atlet Cabor Taekwondo yang mengikuti Popda V dan Kejurda tingkat NTT tahun 2022, dua Atlet Taekwondo dari Kabupaten berhasil menyumbangkan medali perunggu.

Vinsen menambahkan dua medali perunggu ini diraih dari masing-masing kelas yakni, kelas Under 46 kg Putri atas nama, Margaretha Melisa Dapawole dan kelas Under 45 kg Putra atas nama, Yohanes Januar Kita Da.

“Bagi saya prestasi yang didapat para atlet ini perlu kita apresiasi dan acungkan jempol karena mereka telah mengharumkan nama Kabupaten Ende”, tuturnya.

Apalagi, lanjut dia, di tengah fasilitas dan peralatan yang sangat terbatas, namun dua dari 8 atlet taekwondo yang mengikuti kejuaraan Popda dan Kajurda mampu menyumbang 2 Perunggu.

“Medali perunggu sudah luar biasa tim Taekwondo mempersembahkan untuk rakyat dan Pemerintah Kabupaten Ende, mengingat faktor persiapan, dukungan peralatan dan perlengkapan yang sangat minim”, ujar Vinsen.

Dengan raihan perunggu ini, kata Vinsen, menjadi kebanggaan dan motivasi bagi atlet Taekwondo Ende bahwa kami bisa bersaing dengan teman-teman lain di NTT ini, walaupun kami banyak kekurangan dan kelemahan

“Kami bangga, raihan prestasi ini adalah bukti nyata keseriusan, kerja keras, disiplin yang tinggi pada atlet Taekwondo Ende”, kata dia.

Menurut Vinsen, prestasi ini menjadi momentum baik untuk merefleksi, evaluasi kritis dalam mempersiapkan anak-anak taekwondo Ende untuk lebih baik meraih prestasi pada event-event berikutnya nanti.

Demi membina mental para atlet taekwondo agar lebih berprestasi pada event-event berikutnya, kata Vinsen, maka kami dari taekwondo berencana menggelar pertandingan taekwondo sedaratan Flores Lembata dan Alor di Ende.

“Ini salah satu target kami, cita-cita kami sehingga kedepan atlet taekwondo lebih berprestasi dan bisa tembus dalam ajang nasional, bahkan internasional, terlebih khusus atlet taekwondo Ende”, tutupnya.

Sementara, pelatih taekwondo Ende, Saver Adam menuturkan, medali perunggu yang berhasil diraih dua atlet tersebut di luar targetnya sebagai pelatih.

” Memang patut diakui bahwa semua kabupaten lain punya persiapan matang untuk mengikuti Popda ini”, ucap Saver Adam.

Penulis: Chen Rasi

Editor: Yuven Abi

Exit mobile version