Site icon savanaparadise.com

Winston Rondo : Perpoloncoan di Sekolah Harus Diputus Siklusnya

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><figure id&equals;"attachment&lowbar;235658" aria-describedby&equals;"caption-attachment-235658" style&equals;"width&colon; 1280px" class&equals;"wp-caption aligncenter"><img src&equals;"http&colon;&sol;&sol;www&period;savanaparadise&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2016&sol;07&sol;kom-v&period;jpg" alt&equals;"Winston Rondo" width&equals;"1280" height&equals;"960" class&equals;"size-full wp-image-235658" &sol;><figcaption id&equals;"caption-attachment-235658" class&equals;"wp-caption-text">Winston Rondo<&sol;figcaption><&sol;figure><br &sol;>&NewLine;Kupang&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Perpoloncoan di lingkungan sekolah-sekolah masih marak terjadi&period; Perpoloncoan tersebut sering dilakukan siswa senior di sekolah kepada yuniornya ketika memasuki tahun ajaran baru&period; <&sol;p>&NewLine;<p>Ketua Komisi V DPRD NTT&comma; Winston Rondo&comma; mengatakan hal tersebut harus diputus siklusnya&period; bahkan katanya dalam perpeloncoan tersebut sering dibarengi dengan kekerasan fisik&period; Hal ini katanya merupakan warisan dari generasi ke genarasi di sekolah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Siklus perpeloncoan atau kekerasan ini harus diputus&period; Harus dibangun pemahaman yang lebih sehat&comma; legaliter dan demokratis&comma; karena itu kami mendukung inisiatif dari bapak Menteri untuk menghapus MOS ini&comma;&&num;8221&semi; kata Winston kepada wartawan di Kupang&comma; Kamis&comma; 21&sol;07&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Menurutnya dengn munculnya peraturan Kementerian Pendidikan dan kebudayaan &lpar;Kemendikbud&rpar; terkait pelarangan pelaksanaan masa orientasi sekolah &lpar;MOS&rpar; merupakan terobosan untuk memutus siklus perpeloncoan di sekolah-sekolah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Aturan terhadap pelaksanaan MOS tertera dalam Peratuan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dia mengatakan peraturan Kemendikbud sejalan dengan gagasan Bapak Pendidikan Indonesia&comma; Ki Hadjar Dewantara yang menggagas bahwa sekolah adalah taman&period; Taman merupakan suatu tempat yang nyaman untuk berinovasi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Winston mengatakan mekanisme atau regulasi tersebut perlu didukung dengan upaya pengawasan atau monitoring dan tidak sekedar mengganti nama semata&comma; sementara pelaksanaannya tetap sama seperti sebelumnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Karena kita paling pandai dalam urusan mengganti nama tetapi isinya tetap sama&period; Pengawasan diperlukan sehingga kekuatiran masyarakat dalam hal ini orang tua murid akan terjadinya kekerasan fisik maupun psikis terhadap siswa dapat terhindarkan&comma;&&num;8221&semi; ujarnya&period;&lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version