Site icon savanaparadise.com

Walikota Jayapura, Perjalanan Karier Politik Bersinar Karena Kemuliaan Tuhan

Kupang, Walikota Jayapura, Benhur Tomy Mano (memakai Kaos Oblong) Bergambar Para Purna Praja IPDN di Resto Nelayan, Kota Kupang. Foto: Frederikus Suni

Kupang, Savanaparadise.com,– Perjalanan karier politik Walikota Jayapura Benhur Tomi Mano terus bersinar dengan berbagai karya fenomenalnya. Salah satu karya fenomenal dari senior Partai kebangkitan Bangsa ini adalah menaikkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jayapura pada Periode pertamanya. Selain itu ia juga melakukan berbagai pembangunan yang bertujuan mensejahterakan rakyatnya.

Khatam dalam urus politik dan pembangunan, rupanya tak membuatnya lupa akan spiritulitas sebagai orang Kristen. Benhur selalu dekat dengan Gereja dan umat beragama lainnya. Sprituliatas itulah yang membawanya datang ke NTT untuk menyaksikan peresmian Gereja GMIT Samaria Noelbaki, Kabupaten Kupang. Ia bersama istrinya Kristina L Mano yang saat ini menjadi anggota DPRD Provinsi Papua menjadi salah donatur pembangunan gereja GMIT Samaria.

“Satu hati membangun kota untuk kemuliaan Tuhan” ujarnya saat memberi sambutan di hadapan alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dalam acara jamuan malam bersama di Resto Taman Laut Handayani, Kupang, Nusa Tenggara Timur, Minggu (8/5/2022).

Ia pun menegaskan di mana pun alumni IPDN ditempatkan, di situ pun ia akan bersinar, karena ada penyertaan Kristus.

Lebih lanjut, ia mengatakan Kementerian Luar Negeri dan Kementerian lain sudah menempatkan alumni-alumni Pamong Praja. Ini adalah salah satu hal yang luar biasa. Maka, pinta Bapak Dirjen kepada saya harus melakukan konsolidasi organisasi.

Ke depan 2024, pesan Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Akhmal Malik berharap ada satu utusan dari provinsi yang masuk dalam DPR RI. Itu komitmen beliau. Tujuannya supaya bisa menyuarakan aspirasi anak-anak Pamong Praja.

Kalau ada anak-anak NTT yang punya potensi baik, kita akan memberikan kesempatan untuk ditempatkan di salah satu kementerian.

Ia pun meneruskan pesan dari bapak Dirjen kalau ada Bupati dan Walikota yang tidak merekrut para Pamong Praja ini, itu dana DAK akan dipangkas.

Meskipun karier politiknya sudah lebih dari cukup dan memberikan kontribusi luar biasa untuk pembangunan kota Jayapura sejak 2011 sampai sekarang, namun ia pun masih memiliki mimpi untuk melaju ke bakal calon 01 Papua di Pilgub yang akan datang.

“Apa yang kita kerjakan, apa yang kita lakukan, itu semata-mata untuk kemuliaan Tuhan” pungkasnya.

Untuk itu, ia sangat berharap seluruh alumni IPDN terus meningkatkan konsolidasi lintas stakholder untuk saling mendukung dan terus berkarya untuk kemuliaan Tuhan dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika.(Fredy Suni)

Exit mobile version