Site icon savanaparadise.com

Wabup Nagekeo Berharap Pelatihan KLSPS Bernilai Guna Bagi Peserta

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><strong>Mbay&comma; Savanaparadise&period;com<&sol;strong>&comma;- Wakil Bupati Negekeo&comma; Marianus Waja berharap pelatihan Kebersihan Lingkungan&comma; Sanitasi&comma; dan Pengelolaan Sampah &lpar;KLSPS&rpar; di Destinasi Pariwisata bernilai guna bagi peserta pelatihan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Hal ini dikatakan Wakil Bupati&comma; Marianus pada saat membuka dengan resmi pelatihan Kebersihan Lingkungan&comma; Sanitasi dan Pengelolaan Sampah di Destinasi Pariwisata&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kegiatan ini dilaksanakan di Kampung Wisata Pajoreja&comma; Desa Ululoga&comma; Kecamatan Mauponggo&comma; Kamis&comma; &lpar;21&sol;10 2021&rpar;&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Dikatakan Wabup Marianus bahwa pariwisata menjadi salah satu sektor yang mendukung pencegahan stunting melalui kegiatan-kegiatan pelatihan dalam kegiatan yang &&num;8220&semi;on the spot tourism training&&num;8221&semi; dimana subjeknya adalah masyarakat yang langsung terlibat dalam menyediakan rumah sehat&sol;hmestay&comma; memperhatikan kebersihan rumah dan lingkungannya termasuk didalamnya toilet yang sanitatif&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sehingga&comma; kata Wabup Marianus dengan adanya kegiatan ini peserta diharapkan mampu menterjemakan di Desa&sol;kelurahan masing &&num;8211&semi; masing tentang cara hidup sehat&comma; rumah yang bersih dan indah yang akan berdampak pada penurunan angka stunting&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Beliau juga berharap kegiatan ini dapat berdampak baik kepada para peserta pelatihan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Saya akan cek&period; Pelatihan ini harus punya dampak&period; Akan ada dampak tambahan pendapatan dari hasil kerja kita&&num;8221&semi;&comma; tegasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kepala Bidang &lpar;Kabid&rpar; Kelembagaan dan Sumber Daya Pariwisata&comma; Blasius M&period; Ajo Bupu&comma; ST dalam laporan panitia yang dibacakannya mengatakan salah satu sektor strategis dan potensial yang dimiliki Kabupaten Nagekeo adalah sektor pariwisata&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kabupaten Nagekeo memiliki berbagai macam potensi pariwisata yang dikembangkan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat&period; Antara lain daya tarik wisata alam&comma; daya tarik wisata sejarah&sol;purbakala&comma; wisata budaya&comma; atraksi seni tradisional&comma; penelusuran gua gua peninggalan tentara Jepang&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pengembangan Pariwisata dengan pendekatan partisipasi perlu mendapat perhatian terutama dalam konsep pembangunan pariwisata jangka panjang atau sering disebut dengan pariwisata berkelanjutan&period;&period;&lpar; sustainable tourism&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kabupaten Nagekeo termasuk 1 dari 10 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional &lpar;KSPN&rpar; Labuan Bajo Flores yang sangat potensial sebagai daerah tujuan wisata&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Saat ini peran Stakeholders Pariwisata dalam menggalakan program pelatihan kebersihan lingkungan sanitasi dan pengelolaan sampah di destinasi masih sangat sedikit dan belum memiliki dampak yang maksimal&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Hal tersebut dikarenakan Sumber Daya Manusia &lpar; SDM&rpar; di bidang pariwisata belum memiliki skill pengelolaan&period; Padahal ini sangat urgen dilakukan sehingga wisatawan yang datang berkunjung dapat menikmati fasilitas yang di sediakan dalam keadaan bersih&comma;sehat&comma; indah dan mampu mengelolah sampah secara baik&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Di katakan pula bahwa pembinaan dan pelatihan SDM pariwisata perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas produk dan pelayanan wisata karena secara langsung akan menentukan mutu produk dan layanan wisata&period; Artinya peningkatan kualitas SDM menjadi salah satu kunci untuk memenangkan persaingan global yang semakin kompetitif&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pemerintah Kabupaten Nagekeo melalui Dinas Pariwisata cq&period; Bidang Kelembagaan dan Sumber Daya Pariwisata menyelenggarakan Pelatihan Kebersihan Lingkungan&comma; Sanitasi dan Pengelolaan Sampah di Destinasi Pariwisata sesuai dengan menu dan standar biaya yang dituangkan dalam Juknis Dana Alokasi Khusus Non Fisik Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI tahun 2021&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ini merupakan pelatihan yang ke 4 dari 7 pelatihan yang akan di laksanakan Dinas Pariwisata Kabupaten Nagekeo&period; Kegiatan tersebut di lakukan langsung di tengah masyarakat dengan tujuan meningkatkan pengetahuan&comma; motivasi dan kemampuan para pengelola daya tarik wisata dan desa wisata dalam melaksanakan kebersihan lingkungan&comma; Sanitasi dan Pengelolaan sampah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Untuk diketahui&comma; narasumber berasal dari Destination Management Organization &lpar; DMO &rpar; Flores yang berkedudukan di Ende-Flores&colon;<br &sol;>&NewLine;• Ibu Sevnita Saptria Titus&comma;<br &sol;>&NewLine;• Bapak Ferdinand E&period;K&period;Radawara&comma;<br &sol;>&NewLine;• Ibu Yudith R&period; Wangge&comma;<br &sol;>&NewLine;• Bapak Bruno Sanda&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sedangkan jumlah peserta pelatihan berjumlah 46 orang dengan rincian sebagai berikut&colon;<&sol;p>&NewLine;<p>1&period; Kecamatan Aesesa&colon; 8 orang &lpar; Desa Labolewa 2&comma; Nangadhero 2&comma; Aeramo 2 dan Marapokot 2 &rpar;<&sol;p>&NewLine;<p>2&period; Kecamatan Aesesa Selatan &colon; 8 orang &lpar; Desa Rendu Tutubada 2&comma; Tengatiba 2 &comma; Wajomara 2 &comma; Langedhawe 2&rpar;<&sol;p>&NewLine;<p>3&period; Kecamatan Wolowae &colon; 6 orang &lpar;Desa Anakoli 2&comma; Tendakine 2 orang&comma; Totomala 2 orang&period;<&sol;p>&NewLine;<p>4&period; Kecamatan Nangaroro &colon; 3 orang &lpar;Desa Bidoa 2 orang&comma; Degalea 1 &rpar;<&sol;p>&NewLine;<p>5&period; Kecamatan Boawae &colon; 14 orang &lpar; Desa Mulakoli&comma; Kelurahan Natanage&comma; Kelurahan Natanage Timur&comma; Nageoga&comma; Dhereisa&comma; Rowa dan Gero masing masing desa&sol; kelurahan 2 orang &rpar;<&sol;p>&NewLine;<p>6&period; Kecamatan Mauponggo&colon; 7 orang &lpar; Desa Wolokisa 2&comma; Ululoga 3 dan Wolotelu 2 orang&rpar;<&sol;p>&NewLine;<p>Metode Pelatihan&colon; 50&percnt; Materi&comma; 20&percnt; diskusi dan kerja kelompok&comma; 30&percnt; Kunjungan lapangan ke Pantai Ena Gera di desa Wolotelu Kec&period;Mauponggo&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kegiatan pelatihan ini akan dilaksanakan selama 4 hari sejak 20 Oktober- 23 Oktober 2021&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Penulis&colon; Fardin Bay<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<p><strong>Editor&colon; Chen Rasi<&sol;strong>&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version