Site icon savanaparadise.com

Unjuk Rasa Warnai Peringatan Hardiknas di Kupang

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Kupang&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Kupang di warnai unjuk rasa oleh aktivis pergerakan Mahasiswa&period; Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi &lpar;LMND&rpar; Eksektuif Kota Kupang menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT sesaat setelah Gubernur Frans Leburaya beranjak dari kantor tersebut&period; <&sol;p>&NewLine;<p>Para Mahasiswa ini bergerombol di gerbang masuk sanbil berorasi&period; Tampak beberapa beberapa petugas berpakaian hitam-hitam berusaha bernegosiasi dengan para mahasiswa&period; Seolah tak mnghiraukan petugas&comma; mahasiswa terus berorasi dan mengecam kepala dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT&period; <&sol;p>&NewLine;<p>Sebelumnya para Mahasiswa ini berencana untuk berdemontrasi di kantor Gubernur NTT&period; karena Gubernur tak berada di kantor&comma; mereka lalu menuju ke kantor dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT yang sementara melakukan peringatan Hardiknas&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Dalam aksi tersebut&comma; mereka menuntut pemerintah agar mengembalikan hak rakyat atas pendidikan sesuai amanat UUD 45 serta&comma; melaksanakan pendidikan nasional yang gratis atau murah&comma; ilmiah&comma; berkualitas dan berwawasan nasional&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Koordinator Lapangan LMND Eksekutif Kota Kupang&comma; Simon Mesak dalam orasinya mengatakan&comma; pemerintah seharusnya mencabut semua produk atau aturan khususnya dalam bidang pendidikan&period; Yang mana&comma; UU 12 Tahun 2012 dan UU 29 Tahun 2003 telah menjadikan dunia pendidikan sebagai barang dagangan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Simon juga meminta agar&comma; pemerintah mengevalusai kembali Ujian Nasional&period; Sebab menurut Simon&comma; Ujian Nasional yang saat ini diterapkan pemerintah&comma; bukannya menguji kecerdasan siswa namun&comma; lebih condong kepada terganggunya psikologi siswa&period;&lpar;JN&sol;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version