Site icon savanaparadise.com

TransNusa Seret Paksa Penumpang, DPRD NTT Desak Polisi Usut Tuntas

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Kupang&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah &lpar;NTT&rpar; meminta Kepolisian Daerah &lpar;Polda&rpar; NTT segera mengusut tuntas dan transparan kasus Aloysius Jakob&comma; penumpang pesawat TransNusa&period; Penumpang tujuan Kupang-Manggarai ini diturunkan secara paksa dengan cara diseret dari dalam pesawat oleh kru pesawat dan petugas keamanan Bandara Eltari&comma; Kupang&comma; 16 Desember 2014 lalu&period;<&sol;p>&NewLine;<p> &OpenCurlyDoubleQuote;Perilaku menghargai konsumen sebagai tulang punggung sektor jasa&comma; sangat tidak humanis dan cenderung arogan&comma; karena itu kita minta kepada kepolisian &lpar;Polda NTT&rpar;&comma; untuk kasus ini diusut tuntas dan transparan&comma; sehingga semua pihak bisa mendapat pelajaran berharga dari kasus ini&comma;” kata anggota DPRD NTT&comma; Boni Jebarus&comma; Kamis &lpar;23&sol;4&sol;2015&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Anggota Komisi IV ini mengatakan kasus ini adalah puncak gunung es dari buruknya pelayanan bandara&comma; pengguna jasa dan maskapai udara di NTT&period;<br &sol;>&NewLine;Yang juga tidak kalah penting&comma; lanjut Boni&comma; adalah bagaimana hak-hak konsumen atau pengguna jasa harus dilindungi dan juga dilayani dengan baik karena bagaimanapun juga&comma; konsumen adalah raja&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Boni pun mengaku sering menggunakan penerbangan dengan pesawat TransNusa dan khusus untuk pilot dan pramugari dia mengaku pelayanannya baik&comma; namun petugas di maskapai itulah yang kurang bersahabat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Terkait desakan itu&comma; Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda NTT&comma; Ajun Komisaris Besar Polisi&comma; Agus Santosa&comma; kepada Kompas&period;com mengatakan&comma; pihaknya masih akan melakukan gelar perkara untuk menentukan jenis kasus itu apakah masuk kategori pidana murni atau bukan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kemarin&comma; Sabtu &lpar;18&sol;4&sol;2015&rpar; baru selesai diperiksa pilotnya&period; Setelah itu&comma; hasil pemeriksaannya semua akan digelar untuk menentukan kasus itu masuk ke ranah pidana atau bukan&period; Apabila masuk ranah pidana&comma; maka akan ditentukan siapa saja yang menjadi tersangka dalam kejadian itu&comma;” kata Santosa&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Untuk diketahui&comma; dalam kasus itu sudah enam orang yang diperiksa sebagai saksi&comma; di antaranya petugas keamanan bandara&comma; kru kabin&comma; pramugari hingga pilot&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sebelumnya diberitakan&comma; Aloysius Jacob&comma; warga Kelurahan Belo&comma; Kecamatan Maulafa&comma; Kota Kupang&comma; NTT&comma; melaporkan maskapai TransNusa ke Polda NTT karena diturunkan paksa dengan cara diseret dari dalam pesawat itu&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dalam laporan bernomor LP&sol;B&sol;375&sol;XII&sol;2014&sol;SPKT&comma; Aloysius mengaku dikeluarkan dari pesawat karena melaporkan kepada awak pesawat bahwa dirinya mencium bau busuk di dalam ruangan pesawat&period; &lpar;SP&sol;Kompas&period;com&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version