Site icon savanaparadise.com

Terus Berbenah, Disdukcapil Ende Buka Layanan Pengaduan Masyarakat Berbasis SMS Center dan WhatsApp

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><strong>Ende&comma; Savanaparadise&period;com<&sol;strong>&comma;- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Ende terus berupaya melakukan pembenahan demi memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat&period; Tentunya tidak terlepas dari berbagai saran&comma; masukan dan juga kritikan dari masyarakat&comma; terlebih khusus beberapa hari terakhir&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Walaupun tidak sedikitnya kritikan yang dilontarkan oleh masyarakat tidak menyurutkan semangat Disdukapil untuk melakukan inovasi-inovasi terbaru sehingga harapan bersama dan juga ekspetasi masyarakat akan mendapat pelayanan prima dari Dukcapil terwujud&period; Terbukti&comma; bertepatan dengan momentum 1 Juni 2021&comma; Hari Lahir Pancasila&comma; Disdukcapil Kabupaten Ende melauncing mobil layanan keliling jemput bola dan layanan pengaduan masyarakat terkait Dukcapil&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Untuk mobil sendiri sebenarnya persembahan istimewah dari jajaran pemerintah Kabupaten Ende kepada masyarakat&&num;8221&semi;&comma; kata Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Ende&comma; Lembertus Sigasare kepada wartawan dihalaman kantor Bupati Ende&comma; Selasa&comma; &lpar;01&sol;6&sol;21&rpar;&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Menurutnya mobil layanan jemput bola akan melayani langsung masyarakat ke kecamatan dan desa&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kami berharap dengan adanya mobil ini&comma; pendekatan pemerintah terkait pelayanan adminduk semakin dekat karena mobil ini dilengkapi dengan perangkat&&num;8221&semi;&comma; jelas Lambertus<&sol;p>&NewLine;<p>Tambah ia&comma; tadi sempat di uji coba oleh beberapa orang dengan melakukan perekaman E-KTP dan teruji langsung jadi ditempat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sedangkan untuk layanan pengaduan sendiri&comma; Lambertus menjelaskan kami mengakui bahwa pengaduan masyarakat kadang-kadang tidak bisa di filter secara baik&comma; maka kami meluncurkan layanan pengaduan berbasis SMS dan WhatsApp dengan nomor center 081319750033&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ini maksudnya&comma; apapun keluhan masyarakat&comma; apapun pertanyaan masyarakat bisa disampaikan secara mudah lewat sms ataupun WhatsApp dan akan direspon oleh petugas yang menanganinya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Mengenai respon petugas atas aduan masyarakat&comma; Lambertus mengatakan walaupun bukan setiap detik dan menit petugas menjawabnya&comma; tapi saya jamin bahwa dalam sehari pasti dijawab&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Silakan rekan-rekan media mencobanya lewat sms ataupun wa&comma; kalau wa akan mendapat dua jawaban yaitu pertama terkait seluruh persyaratan&comma; mulai dari KTP&comma; Akta Kelahiran dan lain-lainnya&&num;8221&semi;&comma; jelasnya<&sol;p>&NewLine;<p>Maksud dari alto players pertama kata Lambertus supaya masyarakat tahu bahwa kami urus akta&comma; kartu keluarga&comma; ternyata ini persyaratannya&period; Sedangka untuk jawaban kedua&comma; jelas Lambertus yaitu dalam bentuk ucapan selamat datang&comma; respon sistem&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Harapan kami terkait dengan keluhan yang disampaikan oleh masyarakat&comma; soal jarak&comma; pelayanan bisa diatasi dengan dua inovasi ini&&num;8221&semi;&comma; terangnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Terkait estimasi waktu mengenai urusan adminduk ia menjelaskan untuk estimasi waktu dalam mengurus adminduk&comma; bagi yang mengurus baru paling lama tiga hari&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Soalnya data-data tersebut harus dikirim ke pusat untuk mendapat persetujuan&comma; jadi bisa satu&comma; dua&comma; dan paling lambat tiga hari&&num;8221&semi;&comma; ungkapnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Tapi untuk yang lain-lainnya bisa sehari jadi&comma; asalkan&comma; persyaratan yang diminta itu tidak bermasalah&comma; artinya dari sisi nama&comma; jangan sampai antara akta kelahiran&comma; ijasah dan kartu keluarga berbeda&period; &&num;8220&semi;Ini yang membuat masalah&&num;8221&semi;&comma;katanya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Tetapi kalau perubahan data&comma; ganti KTP rusak&comma; menurutnya itu bisa langsung jadi dan itu sudah teruji dan terbukti seperti tadi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menjawab pertanyaan yang diajukan wartawan soal Desa-desa yang tidak ada jaringan&comma; Lambertus mengatakan kami sudah membentuk grup layanan Dukcapil yang di dalamnya beranggotakan seluruh Camat&comma; seluruh Lurah&comma; dan seluruh Kepala Desa dengan maksud agar ada pro aktif dari Camat&comma; Lurah&comma; dan Kepala Desa untuk memulai melakukan pendataan&comma; memastikan masyarakatnya yang belum memiliki Adminduk itu apa-apa saja&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Lebih lanjut dirinya menambahkan setelah mengetahui semuanya dan mendata secara kolektif kita meminta bantuan untuk melakukan verifikasi dulu&comma; baru menghubungi kami supaya kami melakukan jemput bola karena semua persyaratannya kami sudah share ke grup&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Dengan keterbatasan anggaran kita melayani di kantor camat dulu&comma; kalau Desa-desa tergantung secara kolektif permintaan&comma; kita lihat jumlahnya banyak&comma; berkolaborasi dengan desa-desa terdekat&comma; kita tetapkan dititik mana kita lakukan pelayanan&&num;8221&semi;&comma; tukasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Bupati Ende&comma; Djafar Achmad kepada wartawan mengatakan mobil pelayanan jemput bola Gerugiwa merupakan mobil pelayanan pertama kali di NTT&period; Sehingga pelayanan kita harus samparin langsung ke masyarakat&comma; ujar Bupati&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Ini perekaman E-KTP langsung dicetak dalam satu hari langsung jadi&&num;8221&semi;&comma; jelas Bupati<&sol;p>&NewLine;<p>Asalkan&comma; kata Djafar sinyalnya bagus dan untuk urusan adminduk yang lainnya misalnya kartu keluarga dan akta-akta semua persyaratan terpenuhi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kita berharap dengan adanya mobil pelayanan jemput bola bisa mengatasi keluhan-keluhan dari masyarakat dan terpenting pelayanan langsung ke masyarakat&&num;8221&semi;&comma; ungkap Djafar&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Penulis&colon; Chen Rasi<&sol;strong>&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version