Site icon savanaparadise.com

Terlibat Kekerasan Seksual dan TPPO Anak, Fani Dituntut 12 Tahun Penjara 

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Kupang&comma; Savanaparadise&period;com – Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur &lpar;Kejati NTT&rpar; melalui Jaksa Penuntut Umum &lpar;JPU&rpar; Kejari Kota Kupang telah membacakan tuntutan pidana terhadap terdakwa Stefani Heidi Doko Rehi &lpar;alias Fani&rpar;&comma; mahasiswi berusia 21 tahun yang didakwa terlibat dalam kasus kekerasan seksual terhadap anak dan tindak pidana perdagangan orang &lpar;TPPO&rpar;&comma; Senin &lpar;22&sol;9&sol;2025&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Kupang&comma; JPU menyatakan bahwa terdakwa didakwa dengan dakwaan kombinasi &lpar;alternatif kumulatif&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Dakwaan kesatu yaitu Pasal 81 ayat &lpar;2&rpar; Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak sebagaimana telah beberapa kali diubah&comma; terakhir dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2016&comma; jo&period; Pasal 65 ayat &lpar;1&rpar; KUHP&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Sementara itu&comma; dakwaan kedua yaitu Pasal 2 ayat &lpar;1&rpar; jo&period; Pasal 17 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang &lpar;TPPO&rpar;&period; Dari hasil pemeriksaan&comma; JPU menegaskan bahwa seluruh unsur tindak pidana dalam kedua pasal dakwaan tersebut telah terbukti secara sah dan meyakinkan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Berdasarkan uraian tuntutan&comma; JPU meminta majelis hakim agar menjatuhkan pidana penjara selama 12 &lpar;dua belas&rpar; tahun terhadap terdakwa dengan dikurangi masa tahanan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Selain itu&comma; terdakwa juga dituntut membayar pidana denda sebesar Rp2&period;000&period;000&period;000 &lpar;dua miliar rupiah&rpar; dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 1 tahun&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Barang bukti yang diajukan dalam perkara ini akan digunakan untuk kepentingan persidangan atas terdakwa lain bernama Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmadja&period; Sementara itu&comma; terdakwa dibebankan untuk membayar biaya perkara sebesar Rp5&period;000&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Jaksa turut memaparkan sejumlah hal yang memberatkan dalam perkara ini&period; Perbuatan terdakwa telah menimbulkan trauma mendalam bagi anak korban berinisial IS &lpar;6 tahun&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Tindakan terdakwa juga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat&comma; khususnya orang tua yang memiliki anak perempuan kecil&period; Lebih jauh&comma; perbuatan tersebut dipandang bertentangan dengan program pemerintah dalam upaya menciptakan lingkungan yang ramah dan aman bagi anak&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Adapun hal yang meringankan adalah bahwa terdakwa masih berusia muda&comma; sehingga masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan masa depannya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Kejati NTT menegaskan bahwa perkara ini menjadi bukti keseriusan aparat penegak hukum dalam memberantas kejahatan seksual terhadap anak serta tindak pidana perdagangan orang&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Penegakan hukum diharapkan mampu memberikan efek jera kepada pelaku sekaligus perlindungan maksimal bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Negara tidak boleh kalah melawan kejahatan seksual terhadap anak&period; Kejaksaan hadir untuk memastikan hukum ditegakkan dengan tegas&comma; memberikan rasa keadilan&comma; serta melindungi hak-hak korban&comma;” tegas JPU dalam persidangan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Sidang perkara ini kemudian ditunda hari Senin tanggal 29 September 2025&comma; dengan agenda pembacaan nota pembelaan dari PH terdakwa&period;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version