Site icon savanaparadise.com

Tak Setuju Bangun Gedung Baru, DPRD NTT Tetap Alokasikan Anggaran

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><img class&equals;"aligncenter size-full wp-image-103478" src&equals;"http&colon;&sol;&sol;www&period;savanaparadise&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2015&sol;02&sol;anwar-pua-geno&period;jpg" alt&equals;"anwar pua geno" width&equals;"800" height&equals;"600" &sol;> &NewLine; &NewLine;<&sol;p>&NewLine;<p>Kupang&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Sikap Ambiguitas ditunjukkan oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah &lpar;DPRD&rpar; NTT terkait pembangunan Gedung Dewan yang baru&period; Walaupun tidak setuju dengan pembangunan tersebut&comma; DPRD NTT tetap mengalokasikan Anggaran untuk kegiatan sayembara model gedung DPRD NTT&period;Kegiatan Sayembara itu menelan dana sebesar Rp200 juta yang bersumber dari APBD NTT&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurut Anwar&comma; walau telah dialokasikan anggaran sebesar itu&comma; tapi bukan berarti dewan telah setuju untuk segera dibangun gedung pasca kegiatan sayembara&period; Karena sayembara yang dilakukan hanya untuk mendapatkan model gedung yang tepat bila akan dibangnun&period; Untuk kepentingan pembangunan gedung&comma; tentunya disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah&period; Misalkan&comma; gedung kantor gubernur di Jln&period; El Tari Kupang&comma; dibangun setelah sekitar dua tahun pelaksanaan sayembara&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Sayembara dilakukan oleh DPRD NTT melalui sekretariat dewan&comma; tapi untuk kegiatan pembangunannya diusulkan pemerintah&period; Karena membutuhkan dana yang sangat besar&comma; sementara masih ada skala prioritas yang harus dilaksanakan&comma;” kata Anwar kepada wartawan&comma; 22&sol;02&sol;17&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Wakil rakyat asal Fraksi Partai Golkar ini menyampaikan&comma; pembangunan gedung kantor DPRD NTT juga sangat bergantung pada sikap sembilan fraksi di dewan&period; Tentunya dinamika yang berkembang harus dihormati&comma; walau fraksi yang menyatakan keberatan untuk kegiatan pembangunan belum mengajukan secara resmi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Anwar menegaskan&comma; kegiatan pembangunan fisik yang menggunakan dana yang bersumber dari APBD NTT termasuk gedung DPRD NTT pasti memperhatikan kemampuan keuangan daerah dan program prioritas lainnya&period; Karena untuk kepentingan pemilu gubernur &lpar;Pilgub&rpar; 2018&comma; membutuhkan anggaran yang sangat banyak yakni sekitar Rp500 miliar&period; Total anggaran dimaksud&comma; sebagiannya dialokasikan pada APBD Perubahan 2017 dan APBD murni 2018&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selain itu&comma; tambah Anwar&comma; sejumlah program yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan masyarakat pun&comma; harus mendapat prioritas&period; Misalkan&comma; program di bidang pertanian dan peternakan&comma; pendidikan dan kesehatan&period; Prinsipnya&comma; anggaran untuk pembangunan fisik tidak boleh mengganggu program prioritas yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan riil masyarakat&period;&lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version