Site icon savanaparadise.com

Sofyan Koerniawan Tata Taman Budaya NTT Jadi Destinasi Wisata Seni Kriya dan Pagelaran Budaya

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Kupang&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Pasca dilantik sebagai Kepala UPTD Taman Budaya NTT&comma; Drs&period; Sofyan Koerniawan&comma; MM terus melakukan terobosan strategis&period; Salah satu yang dilakukannya adalah Festival Bambu yang melibatkan komunitas dan sanggar sanggar budaya yang ada di Kota Kupang dan sekitarnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Terobosan yang paling menarik adalah pementasan tarian kolosal Nusa Bungtilu pada peringatan hari raya kemerdekaan Republik Indonesia ke 75 di alun-alun rumah jabatan Gubernur NTT&period; Pada saat itu UPTD Taman Budaya menampikan 3 tarian&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>&&num;8221&semi; Sasaran utama saya adalah mensukseskan visi misi Bapak Gubernur NTT yaitu NTT Bangkit NTT Sejahterah di sektor Pariwisata untuk mendukung destinasi wisata&period; Karena itu setiap minggu taman budaya akan melakukan aktivitas yang berkaitan dengan pagelaran seni budaya&comma; ada hiburan&comma; ada kegiatan peningkatan dan pelatihan&period; Ini memang tantangan besar tapi saya akan tetap semangat mau bekerja pasti akan bisa&comma;&&num;8221&semi; kata sosok yang akrab disapa Sofyan ini kepada SP&comma; Rabu&comma; 02&sol;09&sol;2020&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia mengatakan semua pihak baik komunitas dan sanggar-sanggar akan dilibatkan dalam upaya penataan Taman Budaya destinasi Wisata baru dibidang event&comma; seni budaya dan seni kria&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8221&semi; Setiap minggu pasti akan ada kegiatan karena sebelumnya di Taman Budaya kegiatannya setiap dua tiga bulan baru ada kegiatan&period; Tapi kali ini kita akan membuat terobosan dengan membuat kegiatan atau pagelaran seni setiap minggu&comma;&&num;8221&semi; kata Sofyan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia mengatakan dukungan DPRD NTT juga sangat tinggi terhadap eksistensi UPTD Taman Budaya sebagai laboratorium dan lokus pagelaran seni budaya&period; Ia mengatakan hal ini bisa dilakukan karena saat ini Ia didukung oleh banyak staf yang ideal atau kompetensinya bagus di bidang seni&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pada kesempatan itu Sofyan mengatakan UPTD sementara menyelenggarkan Festival Bambu&period; Festival tersebut kata Dia melibatkan berbagai komunitas&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8221&semi; Kita selenggarakan selama 4 hari&period; Kita awali dengan workshop untuk melihat karakter mereka dalam menuangkan seni murni dalam bentuk sketsa ke miniatur&period; dari miniatur ke penerapan dalam bentuk karya&comma;&&num;8221&semi; jelasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Festival Seni bambu tersebut kata dia mengambil thema Seni Bambu Terikat Erat Dalam Keteraturan di Ruang Baru&period; Ia mengatakan festival itu juga melibatkan 80 orang seniman kreatif se Kota Kupang&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia mengatakan pelaku pelaku budaya selama ini terisolasi karena situasi pandemic Covid-19&period; Namun pandemic tersebut kata dia tidak membuat para pelaku budaya terisolaso karya dan inovasinya dan mereka tetap berkarya dalam ruang mereka&period;<&sol;p>&NewLine;<p><img class&equals;"aligncenter size-full wp-image-375166" src&equals;"https&colon;&sol;&sol;www&period;savanaparadise&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2020&sol;09&sol;IMG-20200902-WA0008&period;jpg" alt&equals;"" width&equals;"1280" height&equals;"620" &sol;> &NewLine; &NewLine;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8221&semi; Festival ini merupakan stimulan-stimulan dalam mendukung para pelaku budaya&period; Setelah New Normal kita tetap berpatokan pada protokol-protokol kesehatan&comma;&&num;8221&semi; katanya&period;&lpar;SP&rpar;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version