Site icon savanaparadise.com

Sepenggal Kisah Kamlasi dan Kekuatan Cinta Sang Istri

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>OASE&comma; <strong>Savanaparadise&period;Com-<&sol;strong> Ada ungkapan klasik yang kerap kita dengar dalam kehidupan&comma; &&num;8220&semi;Di balik pria yang sukses ada wanita yang hebat&&num;8221&semi;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ungkapan ini juga seakan menggambarkan perjalanan karir Calon Gubernur NTT nomor urut 3&comma; Simon Petrus Kamlasi&comma; yang didukung lahir batin oleh sang istri&comma; Esther Meilany Kamlasi Siregar&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Hal ini terungkap dalam tulisan sang istri di laman media sosialnya&period; Dalam tulisan yang diunggah pada Senin &lpar;18&sol;11&sol;2024&rpar; pagi itu&comma; tergambar cinta yang amat kuat&comma; kasih yang dalam&comma; dan dukungan yang luar biasa terhadap sang suami&comma; Simon Petrus Kamlasi&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Di awal tulisannya Esther melukiskan Simon Petrus Kamlasi yang tak pernah letih belajar meski berada dalam kondisi sulit sekalipun&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Perjalananan kampanye dan blusukan Tim SIAGA kemarin yang dimulai dari Belu&comma; Malaka dan TTS&comma; di mana aku ikut serta mendampingi suamiku&period; Aku kembali melihat pemandangan suami SPK &lpar;Simon Petrus Kamlasi&rpar; di depan Tab-nya&comma; tengah belajar keras di mobil&comma; di sela-sela perjalanan kami dengan medan jalan yang kurang bagus&comma;&&num;8221&semi; demikian isi tulisan Esther Kamlasi Siregar&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Esther mengakui bahwa Simon Petrus Kamlasi adalah sosok pembelajar&period; Mungkin lantaran itu&comma; Simon Petrus Kamlasi kini bisa meraih prestasi yang luar biasa&comma; terutama jenjang karirnya di militer&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Beliau memang sedang serius belajar dan belajar mengoptimalkan diri&comma; seakan-akan memang motto Siaga 24 Jam telah melekat dalam dirinya dan beliau harus siap&comma;&&num;8221&semi; demikian lanjutan tulisan Esther Siregar&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dalam tulisannya&comma; Esther juga menegaskan bahwa sebagai mantan prajurit&comma; kesungguhan Simon Petrus Kamlasi untuk mengabdi tak perlu diragukan lagi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Tentu saja sebagai mantan tentara&comma; jangan diragukan lagi urusan pengabdian terhadap negara dan rakyat&comma;&&num;8221&semi; tegas Esther&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Rupanya di tengah keseriusan sang suami&comma; Simon Petrus Kamlasi&comma; saat membaca melalui gadgetnya&comma; Esther Siregar diam-diam merekam gambar aktifitas belahan jiwanya itu&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Beginilah keseriusan suamiku dalam mengerjakan sesuatu&comma; selalu fokus dan bertanggung jawab&period; Bukan pertama kali aku melihatnya seperti ini&comma; tapi memang seperti inilah keseharian SPK sebenarnya&comma;&&num;8221&semi; tulis Esther&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kemudian ia menyambung&comma; &&num;8220&semi;Mengapa aku selalu membela dan mendukung suamiku&quest; Ya karena aku tahu bahwa apa yang diperjuangkannya tulus untuk mengangkat Provinsi asalnya&comma; NTT ini dari zona kemiskinan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selain itu masa mudaku&comma; aku juga pernah terlibat dalam urusan kegiatan sosial atau kemanusiaan&period; Tentu saja aku mendukungnya penuh&comma;&&num;8221&semi; ungkap sosok ramah dan murah senyum ini&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Esther juga menilai&comma; dengan kondisi Provinsi NTT seperti sekarang ini&comma; dibutuhkan pemimpin yang kreatif dan bisa bergerak cepat dalam mengeksekusi program-program yang telah ditetapkan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Tetapi memang masa 5 tahun seandainya SPK terpilih nanti&comma; kinerja untuk Provinsi harus langsung dengan kecepatan tinggi&period; NTT telah lama tertinggal jadi butuh percepatan&comma; bukan biasa-biasa saja&period; Kehadiran SPK dan Wakilnya Andre Garu harus membawa perubahan besar terhadap kehidupan di NTT nantinya&comma;&&num;8221&semi; harapnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Esther bahkan menyebut bahwa data BPS menggambarkan NTT sebagai salah satu provinsi paling miskin di republik ini&period; Karena itu dibutuhkan pemimpin yang tangguh&comma; punya komitmen kuat untuk membangun&comma; serta memiliki hati untuk mengabdi dan melayani masyarakat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Menurut data BPS&comma; NTT merupakan Provinsi termiskin ke 4 dari bawah setelah Papua Pegunungan&comma; Papua Tengah&comma; dan Papua Barat&period; Jelas untuk pemimpin berikutnya tidaklah mudah karena harus mampu juga menyelesaikan beban hutang NTT sebesar Rp 1&comma;3 T&period; Ketika aku tanyakan ke suamiku dan mengingatkannya saat awal beliau niat dan nekat maju mencalonkan diri sebagai Gubernur NTT&period; Suami menjelaskan bahwa beliau punya cara sendiri untuk menyelesaikannya&comma;&&num;8221&semi; sebut Esther&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Lalu Esther menutup tulisannya dengan ungkapan&comma; &OpenCurlyDoubleQuote;Ora et Labora” dan sepenggal doa singkat&comma; &&num;8220&semi;Semoga NTT Nyata Tuhan Tolong&period; Amin&period; Pikirku dalam hati&comma; mendukung SPK maju adalah PERKARA IMAN&comma; menjadi penutup renunganku pagi ini&period; Semangat SPK&period;&&num;8221&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Tulisan Esther Siregar ini tentu saja melukiskan suasana hati dan pikiran para istri ketika sedang menopang perjuangan sang suami&period; Sudah pasti&comma; tak pernah ada istri yang akan membiarkan suaminya berjuang sendirian&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Lebih dari itu&comma; ungkapan hati Esther dalam tulisannya&comma; juga menunjukkan cintanya yang sama besarnya seperti sang suami terhadap provinsi yang ia sebut &&num;8216&semi;Nyata Tuhan Tolong&&num;8221&semi; ini&period; Dan di mana ada cinta&comma; di mana ada kasih&comma; di sana ada kekuatan&comma; juga ada harapan yang besar&period;&ast;&ast;&ast;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version