Site icon savanaparadise.com

Semua Parpol Harus Koalisi Pada Pilgub 2018

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<figure id&equals;"attachment&lowbar;262269" aria-describedby&equals;"caption-attachment-262269" style&equals;"width&colon; 700px" class&equals;"wp-caption aligncenter"><img class&equals;"size-full wp-image-262269" src&equals;"http&colon;&sol;&sol;www&period;savanaparadise&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2017&sol;02&sol;RSFo&period;jpg" alt&equals;"Salah Satu Balon Gubernur NTT dari PDIP&comma; raymundus Sau Fernandez ketika diterima secara Adat dirumah adat Suku kadumbul di Sumba Timur" width&equals;"700" height&equals;"393" &sol;><figcaption id&equals;"caption-attachment-262269" class&equals;"wp-caption-text">Salah Satu Balon Gubernur NTT dari PDIP&comma; raymundus Sau Fernandez ketika diterima secara Adat dirumah adat Suku kadumbul di Sumba Timur<&sol;figcaption><&sol;figure>&NewLine;<p>Kupang&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Tidak ada satu pun partai politik &lpar;Parpol&rpar; terutama yang memiliki kursi di DPRD NTT mengusung paket murni dalam hajatan pemilu gubernur &lpar;Pilgub&rpar; 2018 mendatang&period; Sehingga harus membangun koalisi parpol untuk memenuhi syarat minimal 20 persen kursi di lembaga dewan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Juru Bicara KPU Provinsi NTT&comma; Yosafat Koli menjelaskan&comma; syarat yang diamanatkan Undang- Undang &lpar;UU&rpar; dalam pengusungan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yakni berdasarkan perolehan kursi di DPRD NTT&comma; perolehan suara sah pemilu sebelumnya&comma; dan calon perseorangan atau independen&period; Jika pengusungan paket calon melalui jalur partai politik&comma; maka minimal harus mencapai 20 persen dari total 65 kursi di DPRD NTT atau setara 13 kursi&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Dengan persentase ini&comma; maka semua parpol yang punya kursi di DPRD NTT harus membangun koalisi karena tidak satu parpol pun memiliki 13 kursi&comma;” kata Yosafat&comma;rabu 22&sol;2&sol;17&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Lebih lanjut ia menyampaikan&comma; bagi mereka yang maju berdasarkan perolehan suara sah hasil pemilu sebelumnya&comma; minimal mencapai 25 persen&period; Pasangan calon yang maju melalui jalur ini&comma; menggunakan parpol peserta pemilu sebelumnya yang tidak memiliki kursi di dewan atau gabungan antara parpol yang memiliki kursi dan tidak memiliki kursi di dewan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Yosafat mengatakan&comma; bagi mereka yang maju melalui jalur perseorangan&comma; maka harus mengantongi dukungan minimal sebanyak 7&comma;5 persen dari total Daftar Pemilih Tetap &lpar;DPT&rpar; pemilu sebelumnya&period; Jumlah DPT pemilu terakhir sebanyak 3 juta lebih&period; Dengan demikian&comma; jumlah dukungan yang dimiliki sekitar 225&period;000 orang yang dibuktikan dengan foto coppy Kartu Tanda Penduduk &lpar;KTP&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Berdasarkan jumlah perolehan kursi di DPRD NTT dan jumlah DPT pemilu sebelumnya&comma; diperkirakan ada tujuh pasangan calo yang akan bertarung di pilgub 2018&comma; yakni empat paket dari jalur parpol dan tiga dari jalur perseorangan&comma;” terang Yosafat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia menambahkan&comma; pilgub 2018 akan dilaksanakan serentak dengan sepuluh kabupaten di NTT yakni Sikka&comma; Ende&comma; Manggarai Timur&comma; Nagekeo&comma; Kabupaten Kupang&comma; Timor Tengah Selatan &lpar;TTS&rpar;&comma; Alor&comma; Sumba Tengah&comma; Sumba Barat Daya&comma; dan Rote Ndao&period; Sesuai dengan ketentuan UU&comma; pelaksanaan pemungutan suara dilaksanakan pada Juni 2018&period; Merujuk pada UU dimaksud&comma; maka tahapan pilgub dan sepuluh kabupaten lainnya mulai berproses pada Oktober 2017&period; Sedangkan pada Desember 2017&comma; mulai tahapan pengajuan pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah&period;&lpar;SP&rpar;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version