Site icon savanaparadise.com

SARI TANI, Mudahkan Akses Modal Usaha Rakyat TTU

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Kefamenanu&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Banyak rencana usaha yang bisa dilakukan masyarakat di pedesaan untuk meningkatkan taraf hidup dan ekonomi keluarganya&period; namun kendala klasik yang terus membelenggu masyarakat hingga kini adalah sulitnya akses mereka ke sumber-sumber modal&period; Kalaupun mereka terpaksa harus ke bank dan lembaga keuangan lainnya maka dibutuhkan syarat yang sangat ketat&period; Mereka diharuskan menyerahkan sejumlah barang jaminan untuk mendapat sejumlah dana untuk usaha tersebut&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Memandang sulitnya akses masyarakat akan modal usaha maka pemerintah kabupaten Timor Tengah Utara &lpar;TTU&rpar; dibawah kepemimpinan Bupati Raymundundus Sau Fernandes dan Wakil Bupati Aloysius Kobes bertekad mensejatherakan masyarakat dengan menggelontarkan sejumlah dana melalui program SARI TANI untuk kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat&period; Dana super jumbo senila Rp 300 juta&sol;desa tersebut yang di kelola langsung oleh kelompok-kelompok masyarakat di desa dalam berbagai bentuk usaha ekonomi produktif&period;<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kita belajar dari pengalaman dari waktu ke waktu dan dari periode ke periode kepemimpinan di TTU &period;Keluhannya sama yakni masyarakat kesulitan akses untuk mendapatkan modal usaha&period; Kalau kita menyarankan mereka ke bank maka yang diminta adalah agunan atau jaminan&period; Masyarakat kita memang memiliki tanah dan sebagiannya untuk bisa dijadikan agunan namun masalahnya tanah-tanah mereka ini belum bersertifikat&period; Dengan demikian proses untuk mendapat modal usaha menjadi sangat sulit&comma;sehingga kita mua menjawapi keinginan masyarakat itu dengan program Sari Tani&comma;&&num;8221&semi; papar Bupati Raymundus Sau Fernandes kepada Wartawan&comma; Belum lama ini&comma; di kupang&period; <&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Dikatakan&comma; memasuki tahun kedua kepemimpinannya&comma; terdapat kurang lebih 56 desa yang sudah mendapat dana bergulir sebanyak Rp 300 juta&sol;desa&period; Dana ini disalurkan melalui kelompok-kelompok masyarakat dengan jenis usaha tertentu&period;Dengan total desa di TTU sebanyak 193 desa maka dipastikan pada pada tahun 2015 mendatang semau desa akan mendapat sentuhan program Sari Tani&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8221&semi; Sampai saat ini ada 193 desa&sol;kelurahan di kabupaten TTU&period; Memasuki tahun ke-2 program ini dijalankan &comma;kita sudah alokasikan sekitar 56 desa dan targetnya pada tahun 2015 semua desa sudah harus di alokasikan dana pemberdayaan masyarakat&sol;Sari Tani sebanyak Rp 300 juta&sol;desa tersebut ujarnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8221&semi; Penyaluran dana tersebut katanya tidak bisa serentak dilakukan karena harus di sesuaikan dengan kondisi dan keterbatasan keuangan daerah&period;Fernandes juga mempertegas bahwa sasaran program Sari Tani adalah dana pemberdayaan ekonomi yang diperuntukan bagi kelompok masyarakat untuk melakukan usaha ekonomi produktif &period;Dalam pemanfaatannya kelompok masyarakat tentunya didampingi yang mengerti tentang pembuatan program pengawalan serta evaluasi keberhasilannya&period; Program ini merupakan dukungan riil untuk percepatan peningkatan ekonomi dan derajat hidup masyarakat di pedesaan apa lagi dana sebesar Rp 300 juta itu di luar Alokasi Dana Desa &lpar;ADD&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ditanya soal evaluasi pemanfaatan dana oleh masyarakat selama 2 tahun berjalan Fernandes mengatakan memang ada desa yang sangat berhasil namun ada juga yang masih perlu pendamping karena kembali ke SDM&period; masyarakat kita kebanyakan belum paham dengan pengelolah dana yang ada&period; Dana ini sesungguhnya di peruntukan untuk usaha ekonomi tetapi ternyata setelah sampai di masyarakat&comma;di pakai untuk bangun rumah dan urusan konsumtif lainnya sehingga ini yang namanya salah sasaran&comma; katanya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Fernandes berharap program prorakyat yang digulirkannya bersama Aloysius Kobes betul-betul dimanfaatkan oleh masyarakat pedesaan untuk menggerakan roda perekonomian mereka&period; Banyak usaha ekonomi produktif seperti beternak&comma;usaha kios&comma;usaha jual beli hasil pertanian hingga usaha membuka kebun tanaman sayur-sayuran bisa terwujud&period;Program ini selain untuk meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat namun filasofi dasar adalah membangun nilai-nilai gotong royong dan kebersamaan dalam kelompok masyarakat yang dinilainya mulai pudar&period; dengan hasil yang dinikmati satu kelompok dana tersebut bisa juga digulirkan sehingga masyarakat lain bisa merasakan&period;<strong>&lpar;Fidel42na&sol;Kr&sol;SP&rpar;<&sol;strong>&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version