Site icon savanaparadise.com

Restrukturisasi Kredit Covid BRI Terus Menurun, Bukti UMKM Makin Tangguh

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Jakarta&comma; Savanaparadise&period;com&comma;— Ketangguhan para pelaku Usaha Mikro&comma; Kecil dan Menengah &lpar;UMKM&rpar; dalam menghadapi krisis semakin teruji&period; Pasca pandemi Covid-19&comma; kinerja UMKM terus menggeliat&period; Hal tersebut terlihat dari restrukturisasi kredit Covid BRI yang terus menurun&comma; dimana hingga akhir Kuartal I 2023 tercatat tinggal Rp&period;99&comma;8 triliun dari akumulasi restrukturisasi sebesar Rp&period;263&comma;4 triliun&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Terkait dengan hal tersebut&comma; Direktur Manajemen Risiko BRI Agus Sudiarto mengungkapkan bahwa penurunan nilai restrukturisasi tersebut faktor utamanya disebabkan oleh pembayaran dari debitur&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Dan yang cukup menggembirakan&comma; penurunan tersebut 61&percnt;-nya itu karena pembayaran&period; Jadi kita tahu sama-sama bahwa penurunan LAR &lpar;Loan at Risk&rpar; Covid ini bukan hanya karena pembayaran&comma; sebagian kecil juga karena unflagging&comma; dalam arti kondisi nasabahnya sudah membaik&comma; sehingga kita lepaskan flag restruk COVID-nya&period; Namun sebagian besar penurunan nilai restrukturisasi tersebut adalah karena adanya pembayaran&comma;” urai Agus&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Agus juga menambahkan&comma; debitur yang gagal atau tidak bisa diselamatkan kurang lebih hanya 2&percnt;-an dari total debitur restrukturisasi&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Dan yang default rate kita&comma; antara yang menjadi NPL maupun kita PH itu kurang lebih 11&percnt;&period; Jadi kita tetap optimis karena NPL coverage kita di atas 280&percnt;&comma; bahkan LAR coverage kita sudah 49&percnt;&period; Dengan default rate tadi yang kurang lebih 11&percnt;&comma; kami cukup confidence dan nyaman bahwa untuk credit risk yang terkait dengan risiko LAR Covid ini sudah cukup termitigasi dengan baik&comma;” imbuh Agus&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Direktur Utama BRI Sunarso juga memberikan penegasan bahwa saat ini BRI telah memiliki pencadangan yang sangat memadai apabila terjadi potensi pemburukan di kemudian hari&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Kita sekarang sudah mencadangkan terhadap LAR kita&comma; cadangan kita mencapai 49&percnt;&comma; padahal yang tidak bisa diselamatkan hanya 2&percnt;&period; Sehingga cadangan BRI untuk mengantisipasi risiko terjadinya pemburukan restru Covid ini&comma; menurut saya bukan hanya cukup&comma; tetapi jauh lebih dari cukup”&comma; pungkas Sunarso&period;&lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version