Site icon savanaparadise.com

Relawan Jokowi  Mediasi Kasus Pencaplokan Lahan Milik Warga Nunkurus

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;www&period;savanaparadise&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2019&sol;07&sol;nunkurus&period;jpg"><img class&equals;"aligncenter size-large wp-image-340354" src&equals;"https&colon;&sol;&sol;www&period;savanaparadise&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2019&sol;07&sol;nunkurus-1024x766&period;jpg" alt&equals;"" width&equals;"670" height&equals;"501" &sol;><&sol;a> &NewLine; &NewLine;<&sol;p>&NewLine;<p>Oelamasi&comma; NTTPedia&period;com&comma;- Sejumlah Relawan Jokowi yaitu Rumah Jokowi&comma; Seknas Jokowi&comma; Jenggala Centre dan Poros Jokowi melakukan mediasi kasus pencaplokan lahan ulayat milik warga Nunkurus&comma; Kabupaten Kupang&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Relawan Jokowi ini memediasi  karena PT Timor Life Stock &lpar;TLS&rpar; diduga mengokupasi lahan warga desa Nunkurus&comma; Kecamatan Kupang Timur&comma; Kabupaten Kupang&comma; Nusa Tenggara Timur &lpar;NTT&rpar; seluas kurang lebih 400 hektare &lpar;ha&rpar; dari 712 ha lebih&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Ketua Relawan Jokowi NTT&comma; Jhon Ricardo mengatakan pihaknya akan melaporkan masalah ini ke Presiden Jokowi&comma; karena informasinya Presiden akan turun ke lokasi ini untuk panen garam dan bagi sertifikat gratis&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Hari Selasa&comma; kami akan ke Jakarta untuk laporkan masalah ini ke Jakarta&comma;” kata Jhon saat menggelar konfrensi pers bersama relawan Jokowi&comma; Selasa&comma; 16 Juli 2019 di Lokasi lahan ulayat milik warga Nunkurus&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dia juga mengaku pihaknya akan megggelar aksi unjuk rasa di DPRD NTT&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kami menuntut DPRD dan pemerintah untuk turun ke lokasi menyelesaika masalah ini&comma;” ujarnya<&sol;p>&NewLine;<p>Tokoh masyarakat Desa Nunkurus&comma; Oni Benyamin Mengatakan Lahan warga ini selama 26 tahun di Hak Guna Usaha &lpar;HGU&rpar; ke PT Panggung Gunda Ganda Semesta &lpar;PT PGGS&rpar;&period; Namun tidak pernah dikelola untuk membangun tambak garam&period; Akhirnya Pemerintah Provinsi NTT mencabut HGU PT PGGS itu pada 27 Mei 2019&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dengan pencabutan HGU itu&comma; maka lahan yang di HGU kembali menjadi tanah negara&comma; namun negara akan meneliti asal usul tanah itu dan melalui pemerintah desa akan dikembalikan ke pemilik tanah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Namun faktanya&comma; pemerintah desa justru menyerahkan lahan tersebut ke pemilik lahan baru yakni PT TLS yang hendak menguasai seluruh lahan milik warga itu&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Padahal sudah dibagi atas kesepakatan bersama bahwa lahan 312 ha tetap dikelola oleh PT TLS&comma; sedangkan sisanya dikembalikan ke masyarakat&comma;” tegasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Lahan 400 ha lebih itu&comma; kata dia&comma; merupakan lahan milik Koperasi Fetomone yang didalamnya terdapat tujuh keluarga yakni kelurga Seik&comma; Polin&comma; Patola&comma; Gago&comma; Benyamin&comma; Tanone dan Takubak&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Setelah Pemprov NTT mencabut HGU itu&comma; maka dirinya membuka lahan garam seluas 25 ha&comma; namun saat hendak membuat pagar diatas lahan milik koperasi itu&comma; dia mengaku didatangani sejumlah pemuda menggunakan barang tajam agar menghentikan pengerjaan di lahan itu&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Saat saya hendak menarik batas tanah&comma; saya didatangani anak muda dengan membawa parang&period; Mereka katakan ini lahan Peruaahaan&period; Kami juga dilarang garap lahan kami&period; Kami punya bukti penguasaan hak ulayat&comma;” tegasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Karena itu&comma; masyarakat Desa Nunkurus meminta relawan Joko Widodo &lpar;Jokowi&rpar; untuk memediasi penyelesaian sengketa lahan tersebut agar dikembalikan ke masyarakat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kami minta bantuan relawan Jokowi untuk memediasi penyelesaian sengketa lahan ini&comma;” katanya&period;&lpar;<strong>SP&rpar;<&sol;strong>&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version