Site icon savanaparadise.com

Ranperda Cendana Harus Memihak Pada Rakyat

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Kupang&comma; Savanaparadise&period;com&comma; Pengajuan Rancangan Peraturan Daerah &lpar;Ranperda&rpar; tentang pengolahan Cendana oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur &lpar;NTT&rpar; dinilai kalangan DPRD provinsi NTT sangat terlambat&comma; mestinya Ranperda yang mengatur tentang salah satu dari empat tekad pembangunan provinsi NTT itu&comma; seharusnya di ajukan utk dibahas dan ditetapkan secara dini dari awal kepemimpinan Frans Lebu Raya-Esthon L&period; Foenay selaku Gubernur dan wakil gubernur provinsi NTT sejak empat tahun yang silam&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Wakil Ketua Komisi B&comma; Gabriel Suku Kotan&comma; SH&period; M&period;Si mengatakan bahwa Ranperda tentang Cendana harus segera digodok karena itu sangat porgres bagi pembangunan ekonomi masyarakat di NTT&period; Suku Kotan berjanji dalam membahas Ranperda tersebut akan terus dikawal dan segera direalisasikan&period;<br &sol;>&NewLine; &&num;8220&semi;Sebagai wakil rakyat saya tetap mendukung dan suport kepada pemerintah dan teman-teman dilegislatif agar segera dibahas karena ini sangat menjanjikan pembangunan ekonomi masyarakat NTT&&num;8221&semi;&period; katanya kepada savanaparadise&comma;di&comma; kupang&comma; belum lama ini&period;<br &sol;>&NewLine;&period;<br &sol;>&NewLine;Lebih lanjut dikatakan Suku Kotan bahwa puluhan tahun yang silam masa kepemimpinan Presiden Soeharto saat berkunjung di NTT&comma; beliau mengatakan bahwa Cendana harus menjadi milik 80 persen dan 20 persen untuk negara&comma; jadi pembahasan Ranperda Cendana ini harus benar-benar memihak pada kepentingan rakyat&comma; sekalipun pembahasan Ranperdanya dianggap terlambat&period;&period;&lpar;Rey&rpar;&NewLine;

Exit mobile version