<!-- WP QUADS Content Ad Plugin v. 3.0.5.1 -->
<div class="quads-location quads-ad1" id="quads-ad1" style="float:none;margin:0px;">

</div>
<figure id="attachment_213177" aria-describedby="caption-attachment-213177" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><img src="http://www.savanaparadise.com/wp-content/uploads/2016/06/david-ramone.jpg" alt="David Ramone Ketika memberikan Keterangan Pers" width="700" height="393" class="size-full wp-image-213177" /><figcaption id="caption-attachment-213177" class="wp-caption-text">David Ramone Ketika memberikan Keterangan Pers</figcaption></figure>
<p>Kupang, Savanaparadise.com, Status Bupati-Wakil Bupati Sumba Barat Daya (SBD) Markus Dairo Talu-Dara Tanggu Kaha (MDT-DT) kembali dipersoalkan oleh Koalisi Partai Pendukung Kornelis Kodi Mete- Daud Lende Umbu Moto (Konco Ole Ate).</p>
<p>Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Sumba Barat Daya David Ra Mone menegaskan setelah Mahkamah Agung (MA) mengabulkan gugatan pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Sumba Barat Daya yakni Kornelius Kodi Mete-Daud Lende Umbu Moto (KONco OLE ATE) selaku Pemohon dalam perkara uji materi Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 11 Tahun 2014 maka dengan sendirinya status Bupati-Wakil Bupati Markus Dairo Talu-Dara Tanggu Kaha (MDT-DT) gugur. </p>
<p>&#8220;Kami sudah terima salinan putusan MA Nomor 56 P/HUM 2014 tanggal 2 Pebruari 2015. Setelah MA mengabulkan permohonan pemohon yakni mencabut Permendagri Nomor 11 Tahun 2014 maka status Bupati-Wakil Bupati SBD ilegal,&#8221; kata David kepada wartawan di Gedung Kantor DPRD NTT, Rabu (1/6).</p><div class="ad-middle"><p class="ad-title">ADVERTISEMENT</p><div class="ad-content"><div class="ad-content-a"><div class="ad-content-b"><div class="ad-content-c"><script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-8882367248828292"
 crossorigin="anonymous"></script>
<!-- header 970 x 250 -->
<ins class="adsbygoogle"
 style="display:inline-block;width:970px;height:250px"
 data-ad-client="ca-pub-8882367248828292"
 data-ad-slot="6008007437"></ins>
<script>
 (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script></div></div></div></div><p class="scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT</p></div>
<p>David menyampaikan pemungutan suara pada pilkada di Sumba Barat Daya pada 8 Agustus 2013. Pada saat perhitungan suara ditemukan adanya penggelembungan suara sehingga terjadi sengketa pilkada yang digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). </p>
<p>Terdapat 144 kotak suara yang dipersoalkan menjadi objek sengketa pilkada. Namun, pada saat sidang MK tidak membuka 144 kotak suara dimaksud. MK putuskan pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Markus Dairo Talu-Dara Tanggu Kaha (MDT-DT) sebagai pasangan calon terpilih dalam pilkada Sumba Barat Daya.</p>
<p>&#8220;Pasangan MDT-DT dilantik di Jakarta pada tanggal 8 September 2014 oleh Mendagri,&#8221; jelas David yang didampingi Wakil Ketua Fraksi Hanura DPRD NTT, Laurens Tari Wungo. </p>
<p>Selanjutnya, pasangan yang kalah yakni KoncO-Ole Ate melakukan gugatan uji materi Permendagri Nomor 11 Tahun 2014 tentang tata cara palantikan kepala daerah dan wakil kepala daerah. </p>
<p>David menambahkan dalam putusannya, MK mengabulkan gugatan pemohon yakni mencabut Permendagri Nomor 11 Tahun 2014. Atas putusan itu, status Bupati-Wakil Bupati MDT-DT dengan sendirinya gugur.(DA/SP)
</p>
