Site icon savanaparadise.com

Produsen Keripik Kulit Ikan “Rafins Snack” Mendunia, Berkat KUR BRI dan Rajin Ikut Pameran

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Lampung&comma; Savanaparadise&period;com&comma; &&num;8211&semi; PT&period; Bank Rakyat Indonesia &lpar;Persero&rpar; Tbk terus konsisten dalam memberikan dukungan permodalan dan pendampingan usaha kepada pelaku Usaha Mikro&comma; Kecil dan Menengah &lpar;UMKM&rpar;&period; Salah satunya&comma; produsen kue dari Pringsewu&comma; Lampung yang menceritakan bagaimana pembiayaan yang diberikan serta pendampingan usaha dapat mendorong kapasitas usaha pelaku UMKM&period;<br &sol;>&NewLine;Pada 2018&comma; Ravie Cahya Ansor&comma; lelaki muda yang bermukim di Pringsewu&comma; Lampung mengamati camilan fish skin atau keripik kulit ikan buatan Singapura sangat laris&period; Banyak disukai&comma; meski pun harganya tidak murah untuk ukuran dompet masyarakat Indonesia&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia lantas membuatkan versi lokal&comma; dengan bahan kulit ikan yang dibeli dari Tanjung Bintan&comma; Lampung&period; Bumbu tambahan juga buatan lokal&comma; sedangkan seasoning dibeli dari Banten&period; Hasilnya dikemas dengan label &OpenCurlyDoubleQuote;Rafins Snack”&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kami pasarkan Rp 23&period;000 untuk kemasan 70 gr&comma;” ungkap lelaki berusia 25 tahun yang menjabat sebagai Chief Executive Officer &lpar;CEO&rpar; serta sektor Research and Development &lpar;R&amp&semi;D&rpar; Rafins Snack&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Menyimak kondisi permodalan serta melakukan serangkaian riset&comma; Ravie Cahya Ansor mengajukan Kredit Usaha Rakyat &lpar;KUR&rpar; dari BRI&period; Ada pun peruntukan nominal kredit yang dikucurkan KUR tersebut dibaginya ke berbagai pos dalam manajemen bisnisnya&comma; seperti biaya perizinan&comma; marketing&comma; sampai pengadaan fasilitas pembuatan produk&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Angka tertinggi justru di sektor perizinan&comma; antara lain seperti BPOM &lpar;Badan Pengawas Obat dan Makanan&rpar;&period; Kami mengejar pengesahan ini&comma; karena penting untuk menunjukkan kualitas produk&period; Selanjutnya&comma; untuk produksi&comma; kebutuhan biaya lebih fleksibel&comma;” jelas Ravie&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dari produk utama andalan fish skin&comma; Rafins Snack pun melebarkan sayap ke berbagai produk&period; Yaitu Banana Choco&comma; Banana Cheese&comma; Taro Talas&comma; Potato&comma; Cassava Singkong&comma; sampai Kripik Nangka&period; Di antara produk yang bercitarasa gurih&comma; salted egg sebagai seasoning andalan Rafins Snack disertakan&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Merambah Pasar Ekspor<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<p>Ravie menambahkan&comma; dalam penjualan produk&comma; Ia memasarkannya di dalam maupun di luar negeri&period; Penjualan di dalam negeri yang meliputi area Jabodetabek&comma; Malang&comma; Surabaya&comma; dan Medan&period; Sedangkan pasar ekspor merambah Turki&comma; Mesir&comma; Kanada&comma; serta Malaysia&period; Yang terbaru adalah permintaan dari Oslo &lpar;Norwegia&rpar; dan Den Haag &lpar;Belanda&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Terbukanya peluang ekspor ini melalui dua cara&period; Yaitu kami bawa sendiri&comma; antara lain saat mengikuti pameran antara lain bersama KBRI &lpar;Kedutaan Besar Republik Indonesia&rpar; dan Athan &lpar;Atase Pertahanan&rpar;&period; Sehingga sudah terbentuk pasarnya&comma; antara lain di Mesir mulai 2022&period; Lainnya adalah lewat diaspora warga Indonesia yang tinggal di luar negeri&period; Baik yang kami kirimkan ke sana mau pun beli putus&comma;” tukasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Terkait omzet dan penjualan&comma; Ravie Cahya Ansor menyatakan bahwa penjualan saat pandemi COVID-19 tergolong membanggakan&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Bila estimasi penjualan kami di masa normal adalah 7&period;000 – 10&period;000 pieces per bulan&comma; maka saat pandemi bisa melonjak dua sampai tiga kali kondisi normal&period; Kini kami berada dalam kondisi normal&comma; akan tetapi tetap semangat memasarkan dan melakukan kreasi untuk pemasaran atau penjualan sehingga meningkat kembali&period; Termasuk mengadakan perluasan pasar&comma;” imbuhnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ditemui pada kesempatan terpisah&comma; Supari&comma; Direktur Bisnis Mikro BRI mengatakan BRI selalu konsisten dalam memberikan dukungan permodalan bagi pelaku UMKM dan memberikan pendampingan usaha dalam pengembangan produk hingga upaya digitalisasi pelaku UMKM&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kisah produsen sekaligus pelaku UMKM keripik kulit ikan ini menjadi salah satu contoh bagaimana pembiayaan yang diberikan serta pendampingan usaha yang kami berikan dapat mendorong kapasitas usaha pelaku UMKM’’&comma; ungkapnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Seperti diketahui&comma; BRI merupakan perbankan di Indonesia yang menjadi penyalur KUR terbesar&comma; yang setiap tahunnya terus meningkat&period; Sepanjang Januari hingga April 2024&comma; BRI berhasil menyalurkan KUR senilai Rp59&comma;96 triliun kepada 1&comma;2 juta debitur&period; Pencapaian tersebut setara 36&percnt; dari target penyaluran KUR yang dibreakdown oleh pemerintah kepada BRI di tahun 2024 yakni sebesar Rp165 triliun&period;&lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version