Site icon savanaparadise.com

Porsi CASA Konsisten Meningkat, Biaya Dana BRI Semakin Efisien

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Jakarta&comma; Savanaparadise&period;com&comma; – PT Bank Rakyat Indonesia &lpar;Persero&rpar; Tbk atau BRI secara konsisten mampu meningkatkan porsi dana murah atau Current Account Saving Account &lpar;CASA&rpar; yang mendorong efisiensi biaya dana atau Cost Of Fund &lpar;CoF&rpar; perseroan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Direktur Keuangan BRI Viviana Dyah Ayu menjelaskan&comma; perseroan senantiasa meningkatkan porsi CASA sejak 2017&period; Pada periode kuartal I-2017 saja&comma; porsi dana murah BRI sekitar 56&comma;63&percnt; dengan nilai Rp397 triliun&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kemudian per kuartal I-2022&comma; porsi CASA BRI sudah menembus 63&comma;8&percnt; dengan nilai Rp713&comma;2 triliun&period; Maka&comma; dengan porsi CASA yang terus bertumbuh&comma; CoF perseroan berhasil ditekan menjadi 1&comma;7&percnt; pada kuartal I-2022&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Hal ini membuktikan konsistensi BRI untuk mendorong kinerja ke depan&period; Secara berkelanjutan&comma; kami akan terus meningkatkan dana murah sebagai sumber pendanaan&period; Dengan demikian&comma; dapat memperbaiki struktur pendanaan dan struktur biaya dana sehingga menjadi lebih murah dan efisien&comma;” jelasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Peningkatan porsi CASA ini&comma; katanya&comma; merupakan bagian dari transformasi struktur liabilitas perseroan untuk mendukung bisnis yang berkelanjutan&comma; yakni melalui transaction based product and services di segmen wholesale&comma; serta penguatan fitur dan transaksi keuangan melalui Financial Super Apps BRImo&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selain itu&comma; peningkatan dana murah tak terlepas dari optimalisasi BRI terhadap 130 juta nasabah perseroan&period; Strategi tersebut dilakukan melalui penyediaan produk CASA BRI yang lengkap serta produk Giro&period; Untuk tabungan sendiri&comma; BRI memiliki Tabungan BRI BritAma&comma; Simpedes dan Tabunganku&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ke depan&comma; perseroan terus berupaya meningkatkan pengalaman pelanggan dengan menciptakan kembali proses bisnis melalui AgenBRILink dan BRImo&period; Perseroan juga menyediakan platform pembayaran yang disesuaikan untuk menangkap potensi pertumbuhan baru melalui BRI Open API&period; Dalam rangka memperkuat sinergi dalam grup perseroan&comma; BRI pun menangkap potensi likuiditas berdasarkan pada pasar komoditas melalui Pasar&period;id&comma; dan rantai pembayaran komoditas&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Viviana optimistis&comma; ke depan BRI tetap mampu meningkatkan porsi CASA&comma; terlebih setelah bergabungnya PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani &lpar;PNM&rpar; ke dalam BRI Group sejak September 2021 melalui Holding Ultra Mikro &lpar;UMi&rpar;&period; Pasalnya&comma; PNM memiliki potensi 11&comma;7 juta nasabah dan Pegadaian 15&comma;8 juta nasabah&period; Jumlah nasabah dari kedua entitas tersebut menjadi potensi yang besar untuk menabung atau membuka giro di BRI&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Tingkatkan Laba Konsolidasian<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<p>Terpisah&comma; periset PT Verdhana Sekuritas Indonesia Nicholas Santoso dan Raymond Kosasih mengatakan&comma; dengan menekan biaya dana tersebut&comma; laba BRI secara konsolidasian diyakini akan terus meningkat ke depan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Terlebih&comma; CoF perseroan pada kuartal I-2022 merupakan rekor terendah dan turun 21 basis point secara tahunan&period; BRI pun memiliki likuiditas yang memadai untuk menyokong kinerja Pegadaian dan PNM yang kini diproyeksikan pula sebagai sumber pertumbuhan baru melalui Holding UMi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kami pikir BRI sebagai bank induk memiliki likuiditas yang cukup besar sehingga dapat menekan biaya pendanaan untuk anak perusahaan Pegadaian dan PNM&period; Dengan demikian&comma; bisa mengarah pada peningkatan konsolidasi profitabilitas untuk grup&comma;” tulis keduanya dalam publikasi riset yang diterbitkan belum lama ini&period;&lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version