Site icon savanaparadise.com

Polsek Rote Barat Laut Proses Kasus Dugaan Penganiayaan Terhadap Perempuan

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Ba&comma;a&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Kasus dugaan penganiayaan atau tindak pidana terjadi di wilayah hukum polsek Rote Barat Laut&period; Kejadian tersebut sesuai dengan Laporan Polisi Nomor &colon;LP &sol; B &sol; 51 &sol; XI &sol; 2022 &sol; SPKT&sol; SEK RBL&sol;RES RN&sol;POLDA NTT &comma; tanggal 13 November 2022&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Seperti dikutip dari ntttargetjurnalis&period;com&comma; Kapolsek Rote Barat Laut Ipda Esbon Toele ketika dikonfirmasi media melalui pesan What&&num;8217&semi;s App&comma; membenarkan peristiwa tersebut dan telah menerima laporan dari seorang perempuan berinisial FF &lpar;44&rpar;&comma; alamat RT&period; 012 RW&period; 006 Desa Mundek&comma; Kecamatan Loaholu&comma; Kabupaten Rote Ndao&comma; dengan dugaan pelaku penganiayaan &lpar;terlapor&rpar; seorang laki-laki berinisial BS yang beralamat yang sama dengan korban dugaan penganiayaan tersebut&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurut Kapolsek RBL&comma; adapun peristiwa yang dilaporkan sesuai dengan keterangan korban dugaan penganiayaan tersebut yakni pada hari minggu&comma; &lpar;13&sol;11&sol;2022&rpar; sekitar pukul 11&period;30 WITA&comma; dalam rumah saudara HS &lpar;rumah TKP&rpar; saat itu korban berada di dapur hendak menyendok nasi untuk makan&comma; tiba-tiba terdengar suara terduga pelaku penganiayaan dari dalam ruang tamu sambil mengatakan kalimat caci maki &lpar;&&num;8221&semi; Babi&comma; Puki Mai ne dimana&comma; Beta pi pukul kasih mati dia&&num;8221&semi;&rpar; dan saat bertemu korban dugaan penganiayaan terlapor langsung mendorong kepala korban dengan menggunakan tangan kiri dan memukul kening korban sebanyak 2 &lpar;dua&rpar; kali dengan mengunakan kepalan tangan kanan&comma; yang mengakibatkan lebam pada kening sebelah kiri&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Dan atas kejadian tersebut korban dugaan penganiayaan mendatangi Polsek RBL guna melaporkan kejadian tersebut agar diproses sesuai hukum yang berlaku&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Kapolres Rote Ndao melalui Kasie Humas Polres Rote Ndao Aiptu Anam Nurcahyo&comma; S&period;IP kepada media melalui pesan What&&num;8217&semi;s App membenarkan saat ini kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan unit reskrim Polsek Rote Barat Laut&period; Dan saat ini sudah 6 saksi yang diperiksa termasuk korban&comma; direncanakan besok akan dilakukan pemeriksaan terhadap terlapor&comma; setelah usai seluruh saksi dan terlapor diperiksa baru akan dilakukan gelar perkara&period;&lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version