Site icon savanaparadise.com

Polres Sumba Barat Ungkap Motif Pembuangan Bayi Oleh Ibu Kandunganya

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><strong>Waikabubak&comma; Savanaparadise&period;com<&sol;strong>&comma;- Kepolisian Resort &lpar;Polres&rpar; Sumba Barat menggelar Press Release terkait kasus pembuangan bayi yang ditemukan warga beberapa waktu lalu&comma; tepatnya di sebuah Gedung Serba Guna Lodapare&comma; Kecamatan Loli&comma; Kabupaten Sumba Barat&comma; Provinsi Nusa Tenggara Timur &lpar;NTT&rpar;&comma; Selasa&comma; &lpar;8&sol;6&sol;21&rpar;&comma; sekitar pukul 06&period;30 Wita&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kasus penemuan bayi tersebut sempat menggegerkan warga Kota Waikabubak&period; Bayi yang dibuang diduga hasil hubungan gelap oleh Ibu kandungnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Pelaku sudah kita amankan dan sudah kita lakukan pemeriksaan beserta 13 &lpar;tiga belas&rpar; orang saksi&comma; dan memang benar bahwa yang bersangkutan adalah ibu kandung dari bayi yang kita temukan berinisial AH &lpar;32&rpar;&comma;” jelas AKBP FX Irwan Arianto S&period;I&period;K&period; M&period;H kepada wartawan dalam press release&comma; bertempat di Lobby Pasola Polres Sumba Barat&comma;  Senin&comma; &lpar;14&sol;6&sol;21&rpar;&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Irwan Aryanto mengatakan bahwasannya bayi yang telah ditemukan itu dalam keadaan sehat dan dalam penanganan oleh pihak kesehatan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Bayi tersebut telah kita rawat di Rumah Sakit Umum Daerah &lpar;RSUD&rpar; Kota Waikabubak dan keadaan bayi tersebut sekarang dalam kondisi yang sangat sehat&comma;” ujar Kapolres&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Lanjut Kapolres&comma; motif kasus tersebut telah diketahui oleh pihak kepolisian yakni pelaku yang diketahui adalah ibu kandung bayi tersebut merasa malu atas karena bayi itu lahir dari hasil hubungan gelap&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Modus atau motif kenapa pelaku membuang bayinya&comma; pelaku panik dan merasa malu karena bayi tersebut hasil dari pada persetubuhan diluar nikah&comma;” tambahnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kapolres menjelaskan mengenai beberapa bahan bukti yang digunakan oleh pelaku&comma; saat pun sudah kita amankan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Barang bukti yang sudah diamankan berupa kain sarung yang digunakan pelaku pada saat melahirkan bayi tersebut&comma; handphone dan termasuk kendaraan yang digunakan pelaku dari rumahnya&comma;” pungkas Kapolres&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Atas perbuatannya tersebut&comma; jelas Kapolres pelaku dijerat pasal 308 KUHP&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Penulis&colon; Umbu Sorung<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<p><strong>Editor&colon; Chen Rasi<&sol;strong>&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version