Site icon savanaparadise.com

Polres Ende Tetapkan 6 Orang Tersangka Kasus Penganiayaan, 3 Tersangka di Tangkap Di Aimere Saat Kabur

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; left&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; 'open sans'&semi; font-size&colon; 15px&semi;"><strong>Ende&comma; Savanaparadise&period;com<&sol;strong>&comma;-<&sol;span><span style&equals;"font-family&colon; open sans&semi;"><span style&equals;"font-size&colon; 15px&semi;"> <wbr &sol;>Kepolisian Resort &lpar;Polres&rpar; Ende akhirnya menetapkan 6 orang sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan atau pengeroyokan yang menyebabkan terjadinya korban jiwa atas nama&comma; Nikodemus F&period;N Woda&comma; <&sol;span><&sol;span><span style&equals;"font-family&colon; open sans&semi;"><span style&equals;"font-size&colon; 15px&semi;">warga Jalan Nangka&comma; RT&period; 025&sol;RW&period; 009&comma; Kelurahan Kelimutu&comma; Kecamatan Ende Tengah&comma; Kabupaten Ende&period;<&sol;span><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; left&semi;">Dari 6 tersangka yang ditetapkan&comma; Tim Polres Ende sempat melakukan pengejaran terhadap 3 tersangka dan berhasil ditangkap di Aimere&comma; Kabupaten Ngada&comma; saat berusaha kabur&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; left&semi;">Kapolres Ende&comma; AKBP Albertus Andreana&comma; dalam konferensi pers&comma; Jumat &lpar;08&sol;10&sol;21&rpar; menerangkan saat ini tim penyidik Polres Ende telah menetap 6 tersangka kasus penganiayaan dan sudah ditahan di tahanan Polres Ende&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; left&semi;">&&num;8220&semi;Saya memberikan proficiat kepada semua Tim Polres Ende yang dengan cepat berhasil menangkap pelaku dan menetapkan 6 pelaku sebagai tersangka&&num;8221&semi;&comma; ujar Andreana&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; left&semi;">Untuk lebih lanjut&comma; kata Kapolres akan dijelaskan secara detail oleh Pak Kasat Reskrim Polres Ende&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; left&semi;">Sementara&comma; Kasat Reskrim Polres Ende&comma; IPTU Yohanes Suhardi menjelaskan pada tanggal 1 Oktober 2021&comma; tepatnya didepan Swalayan Hero&comma; Jalan Gatot Subroto&comma; sekitar pukul 03&period;30 telah terjadi penganiyaan atau pengeroyokan yang dilakukan oleh sekelompok orang terhadap korban sehingga menyebabkan korban meninggal dunia&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; left&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; open sans&semi;"><span style&equals;"font-size&colon; 15px&semi;">Dijelaskan Suhardi&comma; adapun tersangka yang sudah kami amankan&comma; ada 6 Orang&comma; yaitu inisial MRF alias Spoler&comma; alias Seting&comma; HJB alias Balo&comma; MGL alias Geraldi&comma; MGS alias Geraldo&comma; DDE alias Dimas&comma; dan PAK alias Putra&period; <&sol;span><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; left&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; open sans&semi;"><span style&equals;"font-size&colon; 15px&semi;">Dalam kasus ini&comma; jelas Kasat Reskrim&comma; ada 2 Orang pelaku dewasa yaitu&comma; MRF alias Spoler&comma; alias Seting dan HJB alias Balo&period; Sedangkan 4 pelaku lainnya masih anak-anak&period;<&sol;span><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; left&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; open sans&semi;"><span style&equals;"font-size&colon; 15px&semi;">Kasat Reskrim Suhardi menambahkan&comma; kalau untuk pelaku anak-anak&comma; kami gunakan sistem peradilan pidana anak&comma; di mana masa penanahan mengingat dengan waktu&period; Akan tetapi&comma; terangnya&comma; <&sol;span><&sol;span><span style&equals;"font-family&colon; open sans&semi;"><span style&equals;"font-size&colon; 15px&semi;">untuk pelaku dewasa&comma; untuk masa penahanan 20 hari dan apabila diperpanjang akan menjadi 40 hari&period; <&sol;span><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; left&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; open sans&semi;"><span style&equals;"font-size&colon; 15px&semi;">&&num;8220&semi;Untuk pelaku anak-anak kami punya waktu selama 15 hari&comma; 7 hari untuk kami dan 8 harinya untuk Kejaksaan&period; Nantinya kita koordinasi dengan pihak kejaksaaan&&num;8221&semi;&comma; bebernya&period;<&sol;span><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; left&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; open sans&semi;"><span style&equals;"font-size&colon; 15px&semi;">Terkait kronologis&comma; ungkapnya&comma; pada hari Jumat&comma; 1 Oktober 2021&comma; sekitar jam 03&period;00 Wita&comma; di Jalan Gatot Subroto&comma; korban dengan salah satu temannya&comma; melintas di depan Hero&period; <&sol;span><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; left&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; open sans&semi;"><span style&equals;"font-size&colon; 15px&semi;">Waktu itu korban dengan temannya sudah mengkonsumsi miras di jalan Eltari&period; Disaat itu&comma; korban bersama temannya hendak membeli rokok di sekitar Hero&period; <&sol;span><&sol;span><span style&equals;"font-family&colon; open sans&semi;"><span style&equals;"font-size&colon; 15px&semi;">Terus dalam perjalanan&comma; korban dengan temannya bercandaan&period;<&sol;span><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; left&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; open sans&semi;"><span style&equals;"font-size&colon; 15px&semi;">Candaan yang di ungkapkan saat itu adalah &&num;8220&semi;kalau kamu bisa&comma; coba tendang itu gardus&&num;8221&semi;&period; Akhirnya&comma; teman korban menyanggupi dan menendang Gardus&period; S<&sol;span><&sol;span><span style&equals;"font-family&colon; open sans&semi;"><span style&equals;"font-size&colon; 15px&semi;">egerombolan anak dan beberapa orang dewasa yang sedang duduk di TKP akhirnya memberikan teguran untuk mereka dengan mengatakan &&num;8220&semi;Kenapa kamu tendang gardus&comma; nanti orang bilang&comma; kami yang bikin gaduh lagi di sini &&num;8220&semi;&period; Dan<&sol;span><&sol;span><span style&equals;"font-family&colon; open sans&semi;"><span style&equals;"font-size&colon; 15px&semi;"> korban pun membalasnya dengan mengatakan &&num;8220&semi;memangnya kamu kenapa&quest;&&num;8221&semi;&period; <&sol;span><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; left&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; open sans&semi;"><span style&equals;"font-size&colon; 15px&semi;">Akhirnya bercecoklah disitu&period; Pada saat bercecok&comma; si korban masih di atas motor&comma; sedangkan temannya berhadapan dengan sekelompok orang yang sedang berada di TKP&period; <&sol;span><&sol;span><span style&equals;"font-family&colon; open sans&semi;"><span style&equals;"font-size&colon; 15px&semi;">Satu TSK melakukan penganiyaan terhadap teman korban yang namanya Nikolaus Ndopo&period; Terus korban kemudian turun dari atas motor&period; <&sol;span><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; left&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; open sans&semi;"><span style&equals;"font-size&colon; 15px&semi;">Namun&comma; segerombolan orang yang ada di TKP lainnya datang menghampiri korban&period; Saat itu&comma; t<&sol;span><&sol;span><span style&equals;"font-family&colon; open sans&semi;"><span style&equals;"font-size&colon; 15px&semi;">eman korban yang juga adalah korban penganiayaan menyelamatkan diri&period; <&sol;span><&sol;span><span style&equals;"font-family&colon; open sans&semi;"><span style&equals;"font-size&colon; 15px&semi;">Sehingga terjadilah percecokkan dengan korban&comma; yang berujung dengan penganiayaan&period; <&sol;span><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; left&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; open sans&semi;"><span style&equals;"font-size&colon; 15px&semi;">Setelah melihat korban sudah tidak berdaya&comma; para pelaku dan beberapa orang lainnya kabur dan meninggalkan lokasi kejadian&period; <&sol;span><&sol;span><span style&equals;"font-family&colon; open sans&semi;"><span style&equals;"font-size&colon; 15px&semi;">Pada pagi harinya&comma; korban ditemukan oleh warga di sekitar situ sedang tergeletak di pinggir jalan&comma; lalu langsung di bawah ke RSUD Ende&comma; dan dari hasil visumnya korban dinyatakan meninggal dunia&period;<&sol;span><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; left&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; open sans&semi;"><span style&equals;"font-size&colon; 15px&semi;">Selanjutnya Suhardi menjelaskan dan pasal yang kami gunakan di sini adalah pasal 170&comma; 351 Ayat 3&comma; pada intinya bahwa setiap orang yang melakukan tindakan kekerasan terhadap orang secara bersama-sama yang membuat orang meninggal dunia&comma; ancaman hukumannya adalah 12 tahun penjara atau hukuman mati&period;<&sol;span><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; left&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; open sans&semi;"><span style&equals;"font-size&colon; 15px&semi;">&&num;8220&semi;Untuk motifnya disini&comma; tidak ada motif lain selain ketersinggungan&period; Karena mereka sama-sama sudah mengkomsumsi miras&&num;8221&semi;&comma; terangnya&period;<&sol;span><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; left&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; open sans&semi;"><span style&equals;"font-size&colon; 15px&semi;">Ia juga menerangkan untuk pelaku itu sendiri&comma; pada waktu kejadian&comma; tim Polres Ende berhasil amankan 3 orang&period; Sedangkan 3 Orang lainnya&comma; sempat kabur ke luar Ende dan tim lalu melakukan pengejaran hingga ke Labuan Bajo&period;<&sol;span><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; left&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; open sans&semi;"><span style&equals;"font-size&colon; 15px&semi;">Tapi setelah koordinasi dengan rekan-rekan di Labuan Bajo&comma; jelas Suhardi&comma; akhirnya 3 pelaku yang berniat kabur berhasil di tangkap di Aimere&comma; Kabupaten Ngada&period;<&sol;span><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; left&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; open sans&semi;"><span style&equals;"font-size&colon; 15px&semi;">&&num;8220&semi;Untuk sekarang proses sudah berjalan dan berkas kami sudah kirim&period; Hal ini dilakukan demi mengejar waktu karena sistem peradilan anak ada batas waktunya&&num;8221&semi;&comma; terangnya&period;<&sol;span><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; left&semi;"><strong><span style&equals;"font-family&colon; open sans&semi;"><span style&equals;"font-size&colon; 15px&semi;">Penulis&colon; Chen Rasi<&sol;span><&sol;span><&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<div><span style&equals;"font-family&colon; open sans&semi;"><span style&equals;"font-size&colon; 15px&semi;"> <&sol;span><&sol;span><&sol;div>&NewLine;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version