Site icon savanaparadise.com

Pesan Puasa 2020 Uskup Agung Kupang: Dibimbing oleh Roh Kudus Menjadi Murid Kristus Sejati

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Uskup Agung Kupang&comma; Mgr&period; Petrus Turang telah mengeluarkan Surat Gembala Prapaskah tahun 2020&period; Melalai surat gembala tersebut&comma; ia mengajak segenap komponen Katolik di Keuskupan Agung Kupang untuk memaknai masa puasa tahun ini dengan membuka diri terhadap bimbingan Roh Kudus untuk dituntun menjadi murid-murid Kristus sejati&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Berkaitan dengan tema Aksi Puasa Pembangunan &lpar;APP&rpar; tahun ini&comma; Uskup yang bermoto Pertansiit benefaciendo ini menegaskan bahwa melalui bimbingan Roh Kudus membantu persekutuan hidup iman untuk menggerakan hati nurani guna melibatkan diri pada upaya-upaya kesejahteraan hidup manusia yang bermartabat dan berkelanjutan&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Berikut isi pesan puasa tersebut&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus&&num;8221&semi; &lpar;Tit&period;3&colon;5&rpar;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Saudara-saudari terkasih dalam Yesus Kristus<&sol;strong>&comma;<&sol;p>&NewLine;<p>Masa puasa tiba kembali&period; Umat Katolik sadar lagi akan panggilan untuk pembaharuan hidup iman&comma; yaitu bertobat serta berbalik kepada Tuhan dan sesama dalam bingkai hidup sejahtera bersama&comma; &&num;8220&semi;dengan segenap hati&&num;8221&semi; &lpar;Yl&period;2&colon;12&rpar;&period; Pembaharuan hidup iman hanya mungkin terjadi di dalam Roh Kudus&comma; karena Roh Kudus adalah sumber daya utama dalam pembaruan&colon; &OpenCurlyDoubleQuote;Penghibur&comma; yaitu Roh Kudus&comma; yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku&comma; Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Ku-katakan kepadamu” &lpar;Yoh&period; 14&colon;26&rpar;<&sol;p>&NewLine;<p>Selama 40 hari&comma; umat beriman merenungkan serta berupaya menghayati anugerah keselamatan yang diwahyukan oleh hidup&comma; sengsara&comma; wafat dan kebangkitan Yesus Kristus&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sesungguhnya masa puasa adalah rahmat tak terkira yang dianugerahkan Tuhan kepada Gereja kita&period; Persekutuan hidup iman kita mendapat kesempatan istimewa untuk menegaskan kembali dengan rendah hati rasa syukur atas rahmat Permandian&comma; yang menjadikan kita anak-anak Allah dan ahli waris dalam janji-janji Allah&period; Nyatanya&comma; dalam perjalanan hidup iman&comma; kita sering tergoda untuk menyerah kepada kesenangan diri sendiri saja&comma; sehingga perutusan sebagai murid Kristus menjadi kabur dalam lumpur keduniawian&period; Kita lebih mempercayakan diri kepada kemampuan manusiawi kita yang rapuh&comma; alih-alih pada daya Roh Kudus&comma; sumber kesaksian kemuridan kita&comma; karena sejak semula kejahatan dosa telah merayap di dunia ini&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Saudara-saudari terkasih&comma;<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<p>Pikiran pokok &OpenCurlyDoubleQuote;pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus” mengajak kita untuk menemukan kembali hubungan benar dengan Tuhan dan sesama dalam perjuangan hidup sehari-hari&period; Kita dipanggil kembali kepada jati diri asli sebagai murid-murid Kristus&comma; yang dalam daya Roh Kudus menyadari perutusan cinta kasih&period; Dengan olah rohani&comma; olah tobat&comma; olah tapa dan oleh harta&comma; kita terbuka kepada kuasa Roh Kudus yang menghantar kita kepada kekudusan hidup&period; Dalam Ajakan Apostolik Gaudete et Exultate”&comma; Sri Paus Fransiskus menegaskan panggilan menjadi kudus dalam karya hidup kita setiap hari&period; Panggilan kepada kekudusan hanya mungkin terwujud dengan benar&comma; bilamana kita dengan setia hidup di bawah bimbingan Roh Kudus&period; &OpenCurlyDoubleQuote;karena kita sekarang memiliki janji-janji itu&comma; marilah kita menyucikan diri kita dari semua pencemaran jasmani dan rohani&comma; dan dengan demikian menyempurnakan kekudusan kita dalam takut akan Allah &lpar;2Kor&period; 7&colon;1&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Roh Kudus mendorong kita untuk berlaku sebagai manusia yang bermartabat dalam menghadirkan peradaban kasih menurut jalan dan cara masing-masing&period; Kita tidak saja mendapat perutusan untuk berlaku baik kepada sesama&comma; bila terdapat kejadian bencana atau musibah&comma; tetapi dalam seluruh peristiwa hidup selama sejarah kita bersama di atas bumi&period; Dengan penghayatan iman yang benar dalam perjalanan hidup ini&comma; kita selalu dapat berjumpa dengan daya Roh kudus yang membimbing perbuatan hidup menuju kekudusan&period; Roh Kudus menghendaki bahwa seluruh perjalanan hidup kita menghantar kita kepada pola pikir dan pola laku yang bersaksi tentang Yesus Kristus&comma; yang turun ke bumi untuk menguduskan dunia&colon; Jikalau Penghibur yang akan Ku-utus dari Bapa datang&comma; yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa&comma; Ia akan bersaksi tentang Aku&period; Tetapi kamu juga harus bersaksi&comma; karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku &lpar;Yoh&period; 15&colon;26-27&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Saudara-saudari terkasih<&sol;strong>&comma;<&sol;p>&NewLine;<p>Selama masa puasa&comma; persekutuan hidup iman kita perlu menumbuhkan kembali hati nurani bersesama dalam bingkai pembaharuan Roh Kudus&period; Lingkungan demikian melapangkan kepelayanan sebagai murid-murid Kristus dalam dunia yang semakin dikuasai oleh ketidakpedulian akibat individualism&period; Kita harus bangkit kembali dalam sikap bersesama&comma;&comma; agar persaudaraan tumbuh subur dalam perjalanan bersama&comma; khususnya dalam keluarga dan pekerjaan kita&period; Rasul Petrus berkata&comma; Hendaklah kamu semua seia sekata&comma; seperasaan&comma; mengasihi saudara-saudara&comma; penyayang dan rendah hati dan janganlah membalas kejahatan&comma; atau caci maki dengan caci maki&comma; tetapi sebaliknya&comma; hendaklah kamu memberkati&comma; karena untuk itulah kamu dipanggil&comma; yaitu untuk memperoleh berkat” &lpar;1Ptr&period; 3&colon;8-9&rpar;&period; Demikian&comma; masa puasa menjadi lingkungan untuk saling berbagi berkat&comma; anugerah kasih di dalam Roh Kudus&comma; demi memajukan tanda-tanda kerajaan Allah dalam kesejahteraan dan kebaikan bersama&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Saudara-saudari terkasih&comma;<&sol;p>&NewLine;<p>Dalam menunaikan masa puasa&comma; kita mendapat perutusan terbarui dalam Roh Kudus menuju perilaku yang menjunjung keutuhan martabat sesama dalam persekutuan dengan seluruh ciptaan&period; Dengan kata lain&comma; masa puasa menjadi kesempatan istimewa untuk menghadirkan pembaruan rumah kita bersama&comma; di mana manusia hidup dengan leluasa dalam memelihara&comma; memajukan dan melindungi kesetaraan hidup dari seluruh makhluk tercipta&period; Kita menyuburkan kembali sikap bersesama yang mengutamakan mereka yang miskin&comma; lemah dan tersingkirkan&comma; dalam konteks kemerdekaan anak-anak Allah&period; Kita tidak peduli akan sesama demi penampilan atau kesombongan kita&comma; tetapi untuk memulihkan antar hubungan manusiawi yang rusak akibat ketidakpedulian&period; Kita menggunakan media sosial untuk membangun kisah-kisah bersaudara dalam daya Roh Kudus yang mendorong perbuatan-perbuatan bersesama yang sejati&colon; belajar&comma; bekerjasama dan berkolaborasi&comma; berpikir kritis positif&comma; menghormati perbedaan dan berkomunikasi dengan baik&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Saudara-saudari terkasih&comma;<&sol;p>&NewLine;<p>Dalam kaitannya dengan tema Aksi Puasa Pembangunan Nasional &OpenCurlyDoubleQuote;Membangun Hidup Ekonomi Yang Bermartabat&&num;8221&semi;&comma; peran pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus membantu persekutuan hidup iman untuk menggerakan hati nurani guna melibatkan diri pada upaya-upaya kesejahteraan hidup manusia yang bermartabat dan berkelanjutan&period; Kita membangun sikap hidup yang terbuka&comma; aktif dan kreatif dalam menyokong program penyejahteraan masyarakat&comma; khususnya di daerah perdesaan&comma; dalam perihal sosial-ekonomi&period; Kepedulian kita terhadap sesama hendaknya terlaksana dalam bimbingan Roh Kudus&comma; agar kerjasama dan kemurahan hati semakin meliputi gaya hidup kita selaras dengan gaya hidup Yesus yang penuh belas kasih&period; Oleh karena itu&comma; derma APP atau amal kasih APP menjadi kegembiraan Injil dalam perjalanan hidup bersama&colon; memberikan dengan ikhlas sesuai kemampuan berbagi yang selaras dengan pembaharuan Roh Kudus&comma; seperti Rasul Paulus berkata&comma; Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya&comma; jangan dengan sedih hati atau karena paksaan&comma; sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita” &lpar;2Kor&period; 9&colon;7&rpar;&period; Dengan demikian arah dasar Aksi Puasa Pembangunan semakin terwujud dalam perjalanan hidup sehari-hari sebagai pernyataan kegembiraan Injil&period; Rasul Paulus berpesan&comma; &OpenCurlyDoubleQuote;sehati sepikiranlah kamu&comma; dan hiduplah dalam damai sejahtera&semi; maka Allah&comma; sumber kasih dan damai sejahtera akan menyertai kamu&excl;” &lpar;Gal&period; 13&colon;11&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selamat menunaikan masa puasa&excl; Mudah-mudahan hati kita dipenuhi oleh karya Roh Kudus yang memampukan kita terlibat dalam pemberdayaan hidup sejahtera yang bermartabat murid Kristus&period; Dengan sepenuh hati&comma; saya haturkan Berkat Apostolik untuk saudara-saudari sekalian&excl;<&sol;p>&NewLine;<p>Diberikan di Kupang&comma; 1 Februari 2020<&sol;p>&NewLine;<p>Salam Hormat dan Berkat&comma;<&sol;p>&NewLine;<p>Mgr&period; Petrus Turang<&sol;p>&NewLine;<p>Uskup Agung Kupang&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version