Site icon savanaparadise.com

Perlindungan Negara Terhadap Buruh Migran Sangat Minim

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Kupang&comma; Savanaparadise&period;com&comma; Kasus meninggalnya Agustina B Silva&comma; pada April 2012 lalu serta kasus-kasus sejenis lainnya yang menimpa buruh migran asal Nusa Tenggara Timur &lpar;NTT&rpar; baik karena kecelakaan kerja&comma; sakit&comma; kekerasan fisik yang berujung pada penderitaan buruh Migran dan keluarganya sampai kematian menunjukkan potret buruk penanganan buruh migran terutama buruh Migran perempuan di Propinsi NTT&period; <&sol;p>&NewLine;<p>Jaringan Politisi Perempuan Peduli Buruh Migran NTT dan SBMI &lpar;Serikat Buruh Migran Indonesia &rpar; wilayah NTT mengadakan seminar publik&comma; Jumad&sol;27&sol;07&sol; 2012&comma; yang bertujuan untuk mensosialisasikan hak-hak buruh Migran serta informasi terkait upaya-upaya yang telah dilakukan baik oleh Pemerintah Daerah&comma; LSM maupun aktivis Parpol yang peduli pada persoalan buruh Migran di NTT&period;seminar ini di hadiri &comma; Asisten II Gubernur Propinsi NTT&comma; Andreas Jehalu&comma; serta Christo Junearto dari BP3TKI&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote; Potret buram ini menjadikan ironi nasib anak bangsa yang dielukan sebagai &OpenCurlyDoubleQuote;Pahlawan Devisa”&comma; ini menunjukkan masih minimnya perlindungan Negara terhadap buruh Migran&period; Optimalisasi program-program pencegahan&comma; pendampingan dan perlindungan hukum terhadap buruh migran di NTT”&comma; kata koordinator Jaringan Politisi Perempuan Peduli Buruh Migran NTT&comma; Mailansari&comma; dalam rilisnya&comma; kepada Savanaparadise&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Dirincikan Mailansari&comma; Seminar tersebut dihadiri oleh 50 orang anggota masyarakat yang mewakili buruh Migran&comma; keluarga buruh Migran&comma; Aktivis LSM&comma; Pengusaha&comma; serta media massa&period; Dalam kesempatan tersebut terjalin dialog yang cukup intens antara peserta dengan narasumber terkait dengan pendataan buruh migran&comma; pengalaman buruh migran terutama buruh migran perempuan di luar negeri&comma; pengalaman keluarga buruh migran dalam mengakses jaminan perlindungan ekonomi ataas penghasilan buruh migran&comma; tindakan oknum aparat pemerintah bahkan legislatif yang mengeklpoitasi buruh migran&comma; serta berbagai upaya pendampingan terhadap buruh migran yang telah dilakukan oleh baik pemerintah&comma; penguasaha BUMN dan aktivis buruh migran&period; <&sol;p>&NewLine;<p>Dikatakan Mailansari&comma; Seminar tersebut menghasilkan beberapa rekomendasi kepada Pemda dan penegak hukum&comma; serta pihak DPRD provinsi NTT&period; Yakni&comma; Optimalisasi sosialisasi hak-hak buruh migran sampai ke desa-desa di NTT dengan berjejaring pada SBMI&comma; LSM peduli buruh Migran serta jaringan partai politik&comma; Optimalisasi program-program pencegahan&comma; pendampingan dan perlindungan hukum terhadap buruh migran di NTT&comma; Upaya peningkatan keberdayaan ekonomi bagi keluarga buruh migran serta mantan buruh migran agar ada perubahan peningkatan kesejahteraan bagi buruh migrant&comma; Adanya perlindungan hukum yang komprehensif dan berpihak pada buruh migran NTT melalui menyusunan regulasi di tingkat propinsi&comma; Adanya tindakan tegas bagi oknum aparat negara serta pengusaha PJTKI yang melakukan eksploitasi pada buruh migran dan keluarga seperti penutupan usaha PJTKI ilegal&period; <&sol;p>&NewLine;<p>Mailansari berharap Kepada pengusaha seperti Perbankan&comma; terutama karena besarnya keuntungan yang diperoleh atas remitance&comma; dapat memberikan perhatian kepada buruh Migran serta terlibat memberikan bentuk-bentuk pelayanan yang ramah dan mendukung program pemda dan jaringan aktivias parpol maupun non Parpol peduli buruh untuk pemberdayaan ekonomi buruh Migran dan keluarga&period; <&sol;p>&NewLine;<p>Mantan buruh Migran dan keluarga juga berkomitmen untuk berjuang menuntut pemenuhan hak-hak buruh Migran dan keluarga serta menuntut negara maksimal dalam melindungi buruh Migran dan keluarga&period; &lpar;&ast;&sol;Elas&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version