Site icon savanaparadise.com

Perangi Soceng, BRI Turut Aktif Ungkap Kejahatan Perbankan

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Jakarta&comma; Savanaparadise&period;com&comma; – Aparat penegak hukum terus berupaya untuk menumpas serta menangkap pelaku kejahatan social engineering&period; Seperti halnya penangkapan tiga terduga penipuan yang mengatasnamakan BRI di Bandung&comma; Jawa Barat serta Palembang&comma; Sumatera Selatan&period; BRI secara aktif berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dalam menyampaikan laporan hingga akhirnya pelaku dapat ditemukan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kejahatan perbankan social engineering merupakan tindak kejahatan yang memanipulasi psikologis korban untuk membocorkan data pribadi dan data perbankan yang bersifat rahasia&period; Media yang digunakan pelaku untuk mendekati dan mengelabui korban pun beragam&comma; mulai dari pesan singkat&sol;chat online&comma; telepon&comma; SMS&comma; e-mail&comma; media sosial&comma; dan lainnya&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Pelaku kejahatan social engineering menggunakan modus informasi perubahan tarif transfer antar bank dari Rp6&period;500 per transaksi menjadi Rp150&period;000 per bulan untuk menipu korban melalui WhatsApp&period; Dalam pesan tersebut&comma; pelaku melampirkan tautan di mana korban diharuskan mengisi data pribadi dan data perbankan untuk membobol rekening&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pengisian formulir tersebut menjadikan pelaku penipuan memiliki akses atas rekening korban&period; Pesan tersebut dipastikan tidak benar karena memang bukan merupakan kabijakan BRI dan berasal bukan dari sumber informasi resmi yang dimuat BRI&period; Atas hal tersebut&comma; BRI bersama Kepolisian setempat melakukan analisa bersama tentang alur transaksi dan proaktif mendukung proses pengungkapan kejahatan penipuan tersebut sampai dengan penangkapan pelaku&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;BRI juga mendukung dan bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk melakukan penanganan serta penangkapan pelaku kejahatan social engineering&comma;” ungkap Direktur Kepatuhan BRI Ahmad Solichin Lutfiyanto&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Upaya BRI dalam memerangi social engineering di industri perbankan ini diantaranya adalah dengan dilakukannya pengaduan oleh BRI kepada Siber Polda Metro Jaya&comma; bersama Polda Metro Jaya&comma; BRI juga turut melakukan analisa terkait alur transaksi&comma; pengungkapan modus&comma; hingga melakukan penindakan dan penangkapan pelaku kejahatan social engineering”&comma; ungkap Solichin&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Langkah proaktif BRI dalam mendukung penangkapan pelaku kejahatan social engineering tersebut diharapkan dapat meredam kejahatan-kejahatan serupa muncul kembali&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Penangkapan pelaku kejahatan ini menunjukan komitmen BRI untuk mengupas dan menangani kasus social engineering yang telah merugikan nasabah&comma;” tambahnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Di sisi lain&comma; Solichin mengungkapkan bahwa BRI secara berkala terus melakukan edukasi pencegahan kejahatan social engineering melalui saluran komunikasi resmi perseroan&period; Hal tersebut diharapkan dapat meningkatkan awareness masyarakat agar dapat terhindar dari berbagai modus social engineering&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;BRI mengimbau kepada nasabah agar senantiasa berhati-hati dalam melakukan transaksi finansial&comma; yaitu dengan menjaga kerahasiaan data pribadi dan data perbankan&period; Nasabah diharapkan tidak memberitahukan informasi yang dapat memberi akses pada akun seperti password dan PIN&period; Nasabah wajib merahasiakan itu dari siapapun&comma; termasuk keluarga&comma; kerabat&comma; mau pun petugas bank&comma;” ungkap Solichin&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Lebih lanjut&comma; Solichin mengungkapkan BRI senantiasa menginformasikan seluruh layanan melalui saluran komunikasi resmi &lpar;verified&sol; centang biru&rpar; yang dapat diakses nasabah melalui web&colon; www&period;bri&period;co&period;id&comma; Instagram&colon; &commat;bankbri&lowbar;id&comma; Twitter&colon; bankbri&lowbar;id&comma; kontak&lowbar;bri&comma; promo&lowbar;bri&comma; Facebook&colon; Bank BRI&comma; Youtube&colon; Bank BRI&comma; Tiktok&colon; Bank BRI&comma; dan Contact BRI di nomor 14017&sol;1500017&period;&lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version