Site icon savanaparadise.com

Penyekatan Hari Kedua, Dapat Protes Warga, Positif Covid-19 Bertambah Usai Swab Ditempat, Dandim 1602 dan Kapolres Ende Pantau Langsung di Lokasi

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><strong>Ende&comma; Savanaparadise&period;com&comma;<&sol;strong>&&num;8211&semi; Setelah ditetapkan sebagai salah satu Kabupaten&comma; yang masuk PPKM Level 4&comma; Kabupaten Ende gencar melakukan penyekatan di sejumlah titik keluar masuk Kota Ende dan jalan protokol&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pelaksanaan penyekatan di hari kedua ini&comma; terjadi di empat titik&comma; Jumat &lpar;13&sol;8&sol;21&rpar;&period; Seperti di pantau oleh media Savanaparadise&period;com di salah satu titik&comma; Jalan Sukarno&comma; setiap warga yang melanggar protokol kesehatan dan aturan berlalu lintas akan dilakukan penindakan oleh petugas dengan melakukan swab di tempat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Salah seorang warga&comma; Maksimilianus Laju melakukan protes saat petugas melakukan penindakan terhadap istrinya karena tidak menggunakan helm&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Kepada wartawan&comma; Maksimilianus mengatakan sebagai warga kita sangat mendukung langkah-langkah yang diambil Pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19&period; Namun&comma; lanjut dia penyekatan ini sangat mengganggu akfitas dan menimbulkan antrian&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Maksimilianus mengusulkan agar swab antigen bisa dilakukan di RT&sol;RW&comma; Kelurahan ataupun Desa&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kalau bisa&comma; yang di swab jangan hanya bagi mereka yang melanggar Prokes ataupun aturan berlalu lintas&comma; semuanya harus di swab&comma; apabila kita betul-betul ingin mencegah penyebaran Covid-19&&num;8221&semi;&comma; usulnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kegiatan penyekatan hari kedua&comma; di pantau langsung oleh Kapolres Ende dan Dandim 1602&sol;Ende&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Saat memantau dilokasi Jalan Sukarno&comma; Kapolres Ende&comma; Albertus Andreana ketika dimintai tanggapan atas protes dan usulan warga&comma; kepada Savaparadise&period;com mengatakan&comma; kita tidak pernah menghambat aktifitas ekonomi masyarakat&period; Itu tidak benar&period; Yang kita lakukan adalah menjaga keselamatan masyarakat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Yang kita lakukan ini adalah random atau dilakukan secara acak&period; Kalau semua kita lakukan swab tenaga kesehatan kita terbatas&comma; perlengkapan kita masih didatangkan&comma; didatangkan&comma; jadi begitu banyak masalah teknisnya&&num;8221&semi;&comma; jelas Albertus menanggapi usulan warga&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dengan segala keterbatasan itu&comma; jelas Albertus kita lebih cendrung melakukan rapid bagi masyarakat yang melakukan pelanggaran&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Misalnya&comma; dua orang datang&comma; satu pakai masker&comma; satunya tidak&comma; yang jelas&comma; yang di rapid adalah yang tidak memggunakan masker&&num;8221&semi;&comma; jelas Kapolres Albertus&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kapolres menambahkan pada intinya&comma; kita mendisiplinkan masyarakat&comma; baik protokol kesehatan ataupun keselamatan berlalu lintas&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Semuanya kita lakukan sekalian&&num;8221&semi;&comma; tegasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sedangkan penyekatan di hari kedua ini&comma; kata Kapolres Albertus&comma; dilakukan di 4 titik&period; &&num;8220&semi;sama persis seperti di tiga titik kemarin&comma; cuman penambahan satu titik&comma; yaitu di sini&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dikesempatan yang sama&comma; Dandim 1602&sol; Ende&comma; Nelson Paido Marpaung menjelaskan bahwa pengambilan swab bukan hanya dilakukan di sisni saja&comma; tapi akan dilakukan di masing-masing Kecamatan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kita akan lakukan tracing dan testing di 21 Kecamatan&&num;8221&semi;&comma; tegas Dandim&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Jikalau dalam data&comma; kita temukan disini ada yang positif Covid-19&comma; tegas Dandim nanti kita akan lebarkan dan besok kita akan lakukan tracing dan testing kepada sanak keluarga ataupun yang kontak erat dengan yang bersangkutan sesuai alamat yang terdata&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Jadi tidak hanya di sini&comma; saja&comma; nanti semuanya akan kita lakukan&&num;8221&semi;&comma; tegas Dandim<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Harapan kami&comma; pengennya ketika di undang dan mau datang&comma; tapi fakta dilapangan tidak ada yang datang&comma; alasannya takut&period; Karena sekali lagi&comma; mereka beranggapan bahwa Covid itu aib dan memalukan&comma; padahal anggapan itu keliru dan tidak benar&&num;8221&semi;&comma; ungkapnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Di informasikan&comma; pada saat dilakukan penyekatan hari pertama&comma; untuk di dua titik&comma; yaitu di Polsek Wolowona dan di pasar Wolowona&comma; dari 198 Orang yang di swab&comma; hasilnya 7 Orang positif Covid-19&comma; dan yang lainnya hasilnya negatif&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sedangkan dari 7 Orang yang terpapar&comma; salah satunya adalah Ibu menyusui&comma; dari Kecamatan Wolojita&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Untuk penyekatan di hari kedua&comma; data sementara&comma; terkhusus di Jalan Sukarno&comma; 3 Orang yang terkonfirmasi positif&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Penulis&colon; Chen Rasi<&sol;strong>&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version