Site icon savanaparadise.com

Pengerjaan Tak Beres, Warga Nule Adukan CV Monalisa Ke DPRD TTS

Soe, Savanaparadise.com, – Program Pembangunan Infrastruktur Pedesaan(PPIP) tahun anggaran 2013 yang dilakukan oleh CV Monalisa di Desa Nule sudah mengalami kerusakan. Padahal proyek peningkatan jalan aspal baru dikerjakan. Sontak saja kondisi ini membuat warga desa Nule merasa tidak puas.

Buruknya pengerjaan jalan tersebut membuat masyarakat merasa kecewa dengan pekerjaan yang hanya mencari keuntungan tanpa memperhitungkan manfaat jalan bagi masyarakat.

Salah satu warga masyarakat desa Nule, Marselo, mengatakan bahwa proyek jalan ini baru dikerjakan beberapa bulan yang lalu namun sudah mulai rusak di dua titik yakni deker pertama dan deker ketiga.

Karena Kecewa dengan hasil kerjaan kontraktor, Warga desa Nule bersepakat untuk mendatangi DPRD TTS dan dinas Pekerjaan Umum.

“ Jadi ini mungkin karena namanya proyek yang dikerjakan oleh kontraktor yang hanya mau mencari keuntungan semata dan tidak mau memikirkan kualitas jalan bagi kebutuhan masyarakat Desa Nule, ” ujar Marsel.

Menurutnya Masyarakat merindukan pembangunan, namanya pembangunan berarti harus membangun dengan sungguh-sungguh yang bisa dimanfatkan masyarakat selama beberapa tahun bukan hanya beberapa hari.

“ Kami sebagai warga desa merasa kecewa dengan proyek yang bukannya membantu malah merusak,Sedangkan jalan ini sebelumnya merupakan proyek PPIP tahun 2007 yang menjadi juara satu jalan sertu terbaik tingkat Provinsi Nusa Tengara Timur. namun setelah PPIP peningkatan 2013 untuk jalan aspal,hal ini bukannya membantu malah merusak, jadi kami sebagai masyarakat merasa kecewa dengan proyek PPIP Peningkatan jalan aspal ini,” kata Marsel, belum lama ini di Soe..

Kepala desa Nule,Oskar Selan yang dihubungi terpisah terkait jalan aspal rusak yang terdapat di wilayahnya yang baru dikerjakan oleh CV Monalisa mengatakan bahwa mengungkapkan kekecewaan atas mutu pengerjaan jalan di desanya.

“Menurut saya kalau kondisi seperti ini,lebih baik tidak usah ada peningkatan saja karna waktu program PPIP 2007 kami buat pakai sertu dan karena sertunya bagus maka saya bersama semua warga masyarakat diwilayah ini merasa senang ,” jelas Oskar.

Dijelaskannya lebih lanjut, waktu awal pengukuran dan penumpukan bahan-bahan material untuk proyek PPIP peningkatan tahun 2013, Masyarakat sangat senang lagi karena jalan aspal yang akan dikerjakan ini bisa bertahan hingga lima tahun ke atas tapi kenyataanya sangat buruk. baru kerja selesai satu minggu dan kita buka,oto masuk dan aspal itu terkumpul jadi satu.

“ ketika mereka(pihak kontraktor) mendengar bahwa ada mau pemeriksaan maka mereka turun dan tambal jalan aspal yang rusak di deker pertama dan jalan aspal yang rusak paling parah di deker ke tiga dan dia kalau bertahan palingan mei atau juni sudah hancur,banyak masyarakat yang menyampaikan keluhan kepada saya dan malahan mereka menyalahkan saya karena kenapa saya tidak ada di tempat waktu pengerjaan jalan tersebut,” jelasnya.

Sementara itu Direktur CV. Mona Lisa, Ati Chen , yang dikonfirmasi melalui saluran pertelepon, mengatakan dirinya saat ini masih sibuk dan berada dikupang. Ati berjanji akan menelepon kembali bila sudah kembali ke Soe.(Jerry Fallo)

Exit mobile version