Site icon savanaparadise.com

Pemprov NTT Fokus Tingkatkan Literasi Numerasi Dari Pendidikan Dasar

Peluncuran Program INOVASI, Kerjasama Pemerintah Indonesia dan Australia (Foto: Istimewa)

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Jakarta&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur &lpar;Pemprov NTT&rpar; fokus meningkatkan Literasi &&num;8211&semi; Numerasi dari pendidikan dasar&period; Upaya itu dilakukan Pemprov NTT lewat kerja sama dengan Pemerintah Australia melalui program Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia &lpar;INOVASI&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Diketahui&comma; Pemerintah Australia dan Indonesia sendiri telah meluncurkan sebuah kemitraan pendidikan empat tahun terbaru&comma; yakni Program INOVASI dalam rangka mendukung pembelajaran di sekolah-sekolah dasar di Indonesia&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Peluncuran program ini bersama enam provinsi mitra termasuk Nusa Tenggara Timur berlangsung di Jakarta pada 6-7 Juni 2024&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Kerja sama ini sendiri dilakukan dengan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi &lpar;Kemendikbudristek&rpar;&comma; Kementerian Agama &lpar;Kemenag&rpar;&comma; dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional &lpar;Bappenas&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Fase ketiga dari program INOVASI ini akan mendukung implementasi serta meluncurkan reformasi dan prioritas pendidikan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sebetulnya antara Pemerintah Australia dan Indonesia telah bermitra dalam program INOVASI yang sama sejak tahun 2016&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dan di fase ketiga yang baru ini bernilai AUD 55 juta selama 4 tahun &lpar;2024-2027&rpar; dan akan mendukung Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan pembelajaran inklusif dan pencapaian keterampilan dasar bagi semua siswa sekolah dasar di Indonesia&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Seiring dengan perayaan 75 tahun hubungan diplomatik Australia dan Indonesia&comma; kami senang dapat memperluas kemitraan kami di bidang pendidikan dan sekolah dasar ke lebih banyak provinsi&comma; termasuk Jawa Barat dan Maluku&comma;” ujar Madelaine Moss&comma; Minister-Counsellor for Governance and Human Development&comma; Kedutaan Besar Australia saat peluncuran program&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Anindito Aditomo&comma; Kepala Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan &lpar;BSKAP&rpar; Kemendikbudristek mengatakan bahwa ekosistem pendidikan di daerah merupakan bentuk nyata dari semangat gotong royong dalam sistem pendidikan&comma; yang telah terbukti selama masa pandemi COVID-19&period; Dengan gotong royong&comma; Indonesia mampu bertahan dari hilangnya waktu belajar selama pandemi&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Pendidikan adalah upaya jangka panjang&period; Dibutuhkan kolaborasi melalui ekosistem pendidikan untuk memastikan setiap anak mendapatkan layanan pendidikan yang terbaik&comma;” tegasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Venantinus Minggu&comma; Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nagekeo NTT mengungkapkan&comma; Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat di Kabupaten Nagekeo yang awalnya menduduki perangkat 8 saat ini naik menjadi peringkat pertama berkat pendampingan dari INOVASI&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Saya sangat bersyukur di fase sebelumnya Nagekeo terpilih untuk mengembangkan program literasi dan numerasi&period; Perubahan banyak terjadi setelah para guru di sekolah mitra Nagekeo diberikan pelatihan literasi dan numerasi&period; Bahkan di program literasi juga mengembangkan literasi dengan menggunakan bahasa ibu yang mempercepat anak untuk bisa membaca&comma; menulis&comma; dan berhitung&period; Kami berharap di INOVASI fase 3&comma; Kabupaten Nagekeo tetap digandeng&period; Kami siap menularkan hal-hal baik yang sudah dilakukan untuk disebarluaskan ke kabupaten lainnya di NTT&comma;” jelasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Program ini akan memberikan dukungan dan pelatihan bagi para guru dan staf pendidikan di tingkat nasional dan provinsi yakni di Nusa Tenggara Timur&comma; Kalimantan Utara&comma; Jawa Barat&comma; Jawa Timur&comma; Nusa Tenggara Barat&comma; dan Maluku&period; &lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version