Site icon savanaparadise.com

Pemprov NTT Evaluasi Penyelenggaraan TdF

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><img src&equals;"http&colon;&sol;&sol;www&period;savanaparadise&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2016&sol;07&sol;tdf&period;jpg" alt&equals;"tdf" width&equals;"700" height&equals;"466" class&equals;"aligncenter size-full wp-image-234057" &sol;> &NewLine; &NewLine;<br &sol;>&NewLine;Kupang&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Pemerintah Provinsi NTT bersama pemerintah kabupaten se-daratan Flores&comma; hari ini&comma; Selasa &lpar;19&sol;7&rpar; menggelar rapat evaluasi penyelenggaran Tour de Flores &lpar;TdF&rpar; 2016 di Maumere&comma; Ibu Kota Kabupaten Sikka&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT&comma; Marius Ardu Jelamu yang dihubungi dari Kupang menjelaskan&comma; rapat evaluasi tersebut melibatkan semua unsure penyelanggara yang ada di daerah termasuk event organizer&comma; yang bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan TdF&period;<&sol;p>&NewLine;<p> &OpenCurlyDoubleQuote;Kita akan mengevaluasi semua kegiatan yang berkaitan dengan penyelengaraan TdF tahun 2016&comma; disamping melakukan perencanaan untuk event serupa tahun 2017 mendatang&comma;” katanya&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Menurut dia&comma; yang paling penting untuk penyelenggaraan event sepertiini adalah adalah dukungan anggarannya&period; Belajar dari pengalaman tahun 2016&comma; untuk tahun 2017 dukungan anggaran dari pemerintah daerah harus dialokasikan pada APBD murni&comma;” ujarnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dia menuturkan&comma; karena event ini sudah diakui oleh federasi balap sepeda internasional &lpar;UCI&rpar;&comma; maka kesiapannya untuk tahun depan harus matang&period; Ini berarti perlu dukungan pemerintah kabupaten di daratan Flores agar event ini bisa berjalan sukses&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Satu hal yang menggembirakan&comma; sambungunya&comma; selain mendapat dukungan penuh pemerintah pusat&comma; TdF telah ditetapkan menjadi ajang balap sepeda internasional tahunan sama seperti Tour de Singkarak&period;<&sol;p>&NewLine;<p> &OpenCurlyDoubleQuote;Untuk itu&comma; dalam waktu dekat Kemeterian Perhubungan akan memasang rambu lalu lintas dan marka jalan sesuai ketentuan internasional di ruas jalan lintas Flores dari Larantuka hingga Labuan Bajo&comma;” tambahnya&period;&lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version