Site icon savanaparadise.com

Pemkab TTU Bangun 30.046 Rumah Layak Huni

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<figure id&equals;"attachment&lowbar;245712" aria-describedby&equals;"caption-attachment-245712" style&equals;"width&colon; 700px" class&equals;"wp-caption aligncenter"><img class&equals;"size-full wp-image-245712" src&equals;"http&colon;&sol;&sol;www&period;savanaparadise&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2016&sol;08&sol;dubes-ok&period;jpg" alt&equals;"Bupati TTU&comma; Raymundus Sau Fernandez" width&equals;"700" height&equals;"466" &sol;><figcaption id&equals;"caption-attachment-245712" class&equals;"wp-caption-text">Bupati TTU&comma; Raymundus Sau Fernandez<&sol;figcaption><&sol;figure>&NewLine;<p>Kefamenanu&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara &lpar;TTU&rpar;&comma; Nusa Tenggara Timur &lpar;NTT&rpar;&comma; telah menyiapkan dana untuk pembangunan 30&period;046 rumah layak huni yang diperuntukkan bagi warga miskin&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Bupati TTU Raymundus Sau Fernandez mengatakan&comma; puluhan ribu rumah tersebut akan dibangun secara bertahap selama lima tahun&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Pembangunan rumah bagi masyarakat tidak mampu sebanyak 5&period;000 unit setiap tahun&comma; mulai tahun 2017 hingga tahun 2021 mendatang&period; Tentunya dalam lima tahun&comma; 30&period;046 rumah itu sudah terbangun&comma;” tutur Raymundus kepada wartawan&comma; Senin &lpar;5&sol;12&sol;2016&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Bantuan rumah itu&comma; lanjut Raymundus&comma; dibagi dalam tiga kategori&comma; yakni&comma; pertama&comma; untuk warga yang memiliki rumah darurat atau tidak memiliki rumah sama sekali&period; Mereka diberi bantuan uang tunai sebesar Rp 25 juta&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Untuk warga dengan rumah berlantai tanah dan atap seng serta dinding regel&comma; mereka diberi bantuan senilai Rp 17 juta&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selanjutnya&comma; kategori terakhir adalah warga yang memiliki rumah semi-permanen&period; Mereka memperoleh bantuan uang sejumlah Rp 10 juta&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Uang itu akan kami transfer&comma; langsung masuk ke rekening penerima rumah&period; Kemudian&comma; pembangunannya dilakukan secara serentak pada bulan April dan Mei setiap tahun&comma; selama lima tahun&comma;&&num;8221&semi; ujar Raymundus&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pembangunannya dilakukan secara gotong royong dan dibagi setiap rukun tetangga &lpar;RT&rpar;&period; Masyarakat yang ada di dalamnya akan terlibat secara langsung&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Masyarakat penerima bantuan rumah itu hanya menyediakan kayu dan tenaga kerja&comma;&&num;8221&semi; imbuh dia&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Adapun sumber dana pembangunan rumah berasal dari dari APBD Kabupaten TTU dengan alokasi Rp 80 miliar setiap tahunnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Raymundus berharap program bantuan ini berjalan lancar sehingga masyarakat miskin di wilayahnya bisa memiliki rumah layak huni dan sehat&comma; selain juga bisa menurunkan angka kemiskinan di TTU&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pada 2010 yang lalu&comma; angka kemiskinan mencapai 65&comma;62 persen&period; Dalam proses lima tahun yang sudah berjalan ini&comma; angka kemiskinan ditekan menjadi 34&comma;10 persen &lpar;data tahun 2014&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kami berharap&comma; dengan program ini berjalan&comma; angka kemiskinan semakin turun setiap tahun&period; Pada akhir tahun kelima&comma; kami targetkan angka kemiskinan akan turun hingga di bawah 10 persen&comma;&&num;8221&semi; ujar Raymundus&period;&lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version