Site icon savanaparadise.com

Pemda Sumba Timur Aktifkan Brigade Penanganan Belalang

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><img src&equals;"http&colon;&sol;&sol;www&period;savanaparadise&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2016&sol;06&sol;FB&lowbar;IMG&lowbar;1465908867433-1&period;jpg" alt&equals;"FB&lowbar;IMG&lowbar;1465908867433-1" width&equals;"540" height&equals;"540" class&equals;"aligncenter size-full wp-image-219577" &sol;> &NewLine; &NewLine;<&sol;p>&NewLine;<p>Waingapu&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Hama Belalang mulai bermunculan di beberapa tempat di Kabupaten Sumba Timur&period; Kemunculan belalang dalam jumlah yang tidak wajar ini cukup membuat masyarakat setempat agak resah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Bupati Sumba Timur&comma; Gidion Mbiliyora mengatakan serangan hama belalang sudah menyerang dua kecamatan yaitu kecamatan Kahaungu Eti dan Melolo&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Menurutnya Pemerintah sudah menyaipakan sejumlah langkah antisipasi guna meredam serangan hama belalang ke lahan-lahan pertanian&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote; kita masih punya stok obat sehingga secepatnya dapat dilakukan penyemprotan belalang yang sudah menyerang dua Kecamatan&comma;” kata Gidion kepada Savanaparadise&period;com&comma; kamis&comma; 16&sol;06&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Gidion mengatakan pihakknya akan segera mengaktifkan Brigade penanganan Belalang yang terdiri dari kelompok-kelompok tani&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Diberitakan sebelumnya&comma; Kecamatan Kahaungu Eti belalang bermunculan dalam jumlah yang cukup banyak&period; Belalang yang masih berukuran kecil kecil ini juga memenuhi badan jalan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurut penuturan Warga Sumba Timur&comma; Ariance Ina Rohi&comma; Belalang mulai bermunculan sejak beberapa minggu yang lalu&period; Menurut Ariance yang merupakan Guru Sekolah Dasar &lpar;SD&rpar; ini belalang tersebut memenuhi ruas jalan raya di Yubuwai&comma; kecamatan Kahaungu Eti&period;<&sol;p>&NewLine;<p>” dua minggu lalu belalang sudah muncul&period;waktu itu saya dalam perjalanan menuju ke Sekolah untuk mengajar&period; jumlahnya sangat banyak tapi masih kecil-kecil&period; tapi kini sudah berukuran besar&comma;” kata Ariance ketika di hubungi melalui saluran pertelepon &comma; selasa malam&comma; 14&sol;06&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dijelaskannya kemunculan belalang dalam jumlah banyak membuat masyarakat setempat mulai resah&period; Ariance berharap pemerintah setempat secepatnya melakukan usaha pencegahan agar tidak menyerang lahan pertanian milik warga&period;&lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version