Site icon savanaparadise.com

Ortu  Murid SDK Santo Yoseph 2 Protes Kebijakan Kepsek

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Kupang&comma; Savanaparadise&period; Com&comma; -Beberapa orangtua Siswa Sekolah Dasar Katolik &lpar;SDK&rpar; Naikoten II mendatangi Kantor Yayasan Swastisari &lpar;Yaswari&rpar; untuk mempertanyakan beberapa hal yang berkaitan dengan keberlangsungan pembelajaran di sekolah itu&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Adapun beberapa hal yang disampaikan dalam pertemuan dengan Sekertaris Eksekutif Yaswari KAK&comma; Romo Deken &lpar;RD&rpar; Arkadius Manek&comma; yakni persoalan guru kelas I yang masuk dalam kategori sakit masih tetap dipertahankan menjadi wali kelas sementara dalam seminggu hanya masuk sekolah paling banyak 3 hari&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Salah satu orangtua siswa&comma; Maria Margaretha menuturkan bahwa pihaknya telah mendapati beberapa persoalan disekolah itu sehingga pada Kamis&comma; 23 Januari 2020 ini untuk kedua kalinya mendatangi Yaswari&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">&&num;8220&semi;Kita datang kesini untuk mendapatkan penjelasan soal penempatan guru kelas yang tidak mempertimbangkan frekuensi guru masuk sekolah karena sakit&period; Selain itu berkaitan dengan pemindahan Guru kelas IV dari SDK St&period; Yoseph II ke sekolah lain&comma;&&num;8221&semi; tandasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Selain itu&comma; SD tersebut juga dipersoalkan belum diakreditasi&comma; padahal menurut orangtua siswa bahwa jadwal Akreditasi untuk SDK St Yoseph Naikoten II adalah pada bulan September lalu&period; Mereka menilai&comma; kinerja kepala sekolah buruk sehingga tidak mengambil kesempatan itu untuk akreditasi&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Sementara orangtua siswa lainnya&comma; Telda Fanggidae menuturkan bahwa selain beberapa persoalan yang disampaikan nrekannya&comma; ada pula masalah pembiaran kepada siswa-siswi kelas II untuk berkeliaran di luar kelas pada saat jam mengajar&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">&&num;8220&semi;Ini termasuk sekolah favorit dan mahal&comma; tapi kesannya kurang memperhatikan hal-hal seperti ini&period; Apa lagi berkaitan dengan pemindahan guru berprestasi ke sekolah lain membuat kita berpikir lagi untuk sekolahkan anak disana&period; Kalau sekolah ini tidak segera dibenahi oleh yayasan maka akan sangat banyak orangtua siswa yang pindahkan anaknya dari sekolah itu&period; Karena bayar mahal tapi kondisinya saat ini masih tidak stabil&comma;&&num;8221&semi; tandas Telda&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Telda sendiri mengaku dirinya tidak puas dengan jawaban dari Sekertaris Eksekutif Yaswari KAK&comma; Romo Arkadius Manek&comma; sebab baginya semua pertanyaan orangtua siswa tidak mendapatkan solusi dan jawaban yang sifatnya final&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">&&num;8220&semi;Semua masih dijawab dengan mengambang oleh Romo Arki&period; Kami juga ingin anak kami dapat pelayanan pendidikan yang baik disana&comma;&&num;8221&semi; tuturnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Menurutnya&comma; Persoalan pemindahan Guru Kelas IV&comma; Stefani Bulu Manu turut mengganggu proses belajar di sekolah itu&comma; sebab kesannya dilakukan sepihak oleh kepala sekolah dan pada akhirnya menimbulkan gesekan yang hingga saat ini tidak diselesaikan secara baik oleh Yayasan Swastisari&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">&&num;8220&semi;Tadi kita tanya soal itu&comma; tapi Romo Arki bilang sudah beres&comma; tapi kita tanya saat itu pembahasannya bagaimana karena persoalan ini masih terus berlangsung disana&comma; ternyata pihak yayasan tidak melakukan pemanggilan para pihak termasuk kepala sekolah&comma; wakil kepala sekolah dan komite&period; Hanya ibu Stevie yang dipanggil&comma; jelas hanya bisa dengar sepihak dan akan terus jadi polemik&comma;&&num;8221&semi; tuturnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Dia mengancam&comma; jika persoalan ini masih belum segera dibenahi bersama antara yayasan dan sekolah maka dirinya akan memindahkan anaknya dari sekolah itu&period; Dirinya meyakini bahwa bukan hanya dirinya saja yang akan pindahkan anaknya dari sekolah itu&comma; tetapi akan banyak karena membayar biaya mahal tapi ilmu yang diperoleh tidak sesuai dengan besaran biaya yang dikeluarkan&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Meti Afoan juga membenarkan bahwa biaya pendidikan di sekolah itu mahal&comma; namun baginya jumlah biaya bukan persoalan sangat berat sebab dirinya mengharapkan anaknya menimbah ilmu yang memuaskan dari sekolah itu&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">&&num;8220&semi;Di sekolah itu juga ada tagihan uang drum band dan uang Pramuka&comma; sebesar Rp&period;100 ribu tapi sampai saat ini tidak ada drumband dan kegiatan Pramuka sebagai bagian dari kegiatan ekstrakurikuler&comma;&&num;8221&semi; pungkasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Dia juga menyampaikan bahwa persoalan guru kelas I yang sakit dan hanya masuk sekitar tiga kali dalam seminggu&comma; jawaban kepsek akan menghandel kelas I namun kenyataannya tidak pernah dilakukan oleh kepala sekolah&period; &&num;8220&semi;Ini kan percuma kami masuk sekolah mahal tapi tidak full pelajaran&comma;&&num;8221&semi; pungkasnya juga&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Dia membeberkan bahwa saat ini orangtua siswa membayar biasa SPP berdasarkan kategori&period; Masing-masing kategori berbeda nominal yang harus dibayar&comma; mulai dari Rp&period;200 ribu&comma; Rp&period;210 ribu hingga Rp&period;220 ribu per bulan&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Sedangkan untuk biaya pembangunan sebesar Rp 3&comma;5 juta&period; &&num;8220&semi;Sekarang kita belum mau bayar semua biaya pembangunan karena sampai anak-anak kami mendapatkan pelayanan pendidikan yang baik tanpa kisruh di sekolah&period; Kalau tidak kunjung habis juga kami pindahkan anak kami&comma;&&num;8221&semi; tegasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Sementara sekretaris Eksekutif Yayasan Swastisari RD&period; Arki&comma; yang ditemui media ini menyampaikan agar media jangan dulu mempublikasikan masalah ini&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Namun dirinya mengklarifikasi bahwa apa yang diresahkan oleh orangtua siswa hanyalah masalah teknis&comma; sehingga solusinya meminta para orangtua siswa agar bersabar dan merekomendasikan untuk melakukan rapat bersama dengan komite dan pihak sekolah&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">&&num;8220&semi;Kami menunggu hasil dari rapat orangtua siswa dan sekolah baru kami mengambil langkah-langkah selanjutnya&comma;&&num;8221&semi; kata RD&period; Arki&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">Sedangkan kepala sekolah SDK Santo Soyep Naikoten 2&comma; Maria Kala membanta segala tuduhan dari orang tua murid&period; Ia mengaku menyayangkan sikap orang tua murid yang tidak pernah ada pemberitahuan ke sekolah tetapi langsung menghadap yayasan<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">&&num;8220&semi;Maaf&comma; saya heran kenapa ko orang tua murid itu saya tidak tahu&period; Kenapa mereka tidak pernah datang protes di sekolah tapi langsung di yayasan&comma; ortu murid itu ko saya tidak tahu&comma;&&num;8221&semi; ujarnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p dir&equals;"ltr">&&num;8220&semi;Soal pengumpulal uang Rp&period;<a href&equals;"tel&colon;100000">100&period;000<&sol;a> itu kami ada bukti drumband 1 set&comma;&&num;8221&semi; katanya sambil menunjukan 1 set drumband di gudang Sekolah&lpar;Tim&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version