Site icon savanaparadise.com

Oknum Pengusaha Bekingi Pencurian Ternak di Sumba Timur

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Kupang&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Maraknya pencurian ternak di Sumba Timur dibekingi oleh salah satu Pengusaha setempat&period; hal ini mengemuka dalam aduan warga Sumba Timur kepada Fraksi Demokrat DPRD NTT&comma; Selasa&comma; 30&sol;05&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sejumlah warga Sumba Timur ini adalah Dedy Febryanto Holo&comma; Samindrus Ndatang&comma; Umbu Tamu Ridi&comma; Seymar Praimajangga dan Umbu Wulang&period; Mereka diterima di ruang Fraksi Demokrat&period; hadir pada kesempatan itu ketua Fraksi Demokrat&comma; Winston Rondo dan Para anggota Fraksi&comma; Leo Lelo&comma; Ardi Kalelena&comma; Umbu Hiya Hamataki&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Samindrus Ndatang dalam kesempatan itu mengatakan persoalan pencurian ternak sangat meresahkan warga Sumba Timur&period; selain sangat meresahkan warga pencurian itu kata Samindrus juga sangat merugikan masyarakat&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>&&num;8221&semi; Pada tanggal 6 Mei 2017&comma; aparat polisi Pamong Praja dan aparat keamanan melakukan penggagalan pencurian di perbatasan Sumba Timur dan Sumba Tengah&period; hasil interogasi petugas&comma; sopir menyebutkan ternak itu milik seorang pengusaha&period; namun ternak-ternak itu tidak memiliki KMT&comma;&&num;8221&semi; kata Samindrus&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurutnya sopir yang mengantar Hewan curian secara jelas menyebutkan nama salah satu nama pengusaha sebagai pemilik hewan curian&period; namun dalam prosesnya oknum pengusaha tersebut hingga saat ini belum diproses di Polres Sumba Timur&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8221&semi; ada aktor yang menjadi beking dari mafia pencurian ternak&period;namun kondisi ini tidak mendapat respon dari aparat kepolisian setempat&period; untuk itu kami minta DPRD NTT untuk membantu mendesak pihak kepolisian untuk mengusut tuntas sindikat pencurian&comma;&&num;8221&semi; jelasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Umbu Wulang mengatakan mayoritas orang sumba adalah peternak&period;namun ketika maraknya pencurian berpengaruh pada keengganan masyarakat untuk memilihara ternak&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8221&semi; modus pencurian itu karena balas dendam dan gengsi para mafia pencuri&period;pelaku melibatkan orang orang besar&comma;&&num;8221&semi; paparnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dijelaskannya ternak curian itu biasanya diselundupkan melalui daerah daerah perbatasan yang terindentifikasi sebagai kantong kantong daerah miskin&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8221&semi; untuk menangkap para pencuri tersebut sebenarnya mudah karena tinggal di grebek di pintu pintu keluar&period;namun rupanya hal ini belum menjadi perhatia serius dari aparat&comma;&&num;8221&semi; ujarnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menanggapi hal itu Umbu Hiya Hamataki mengatakan masalah pencurian ternak di Sumba Timur bukan lagi hal baru&period; lintas pencurian ternak selain melalui jalan protokol juga melalui sungai sungai&period; dijelaskannya beberapa penanganan kasus di Sumba Timur terkesan tidak transparan&period; <&sol;p>&NewLine;<p>Ketua Fraksi Demokrat&comma; Winston Rondo akan meminta Kapolda NTT dan Gubernur NTT untuk menuntaskan mafia pencurian ternak di Sumba Timur&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8221&semi; mustahil mau provinsi ternak kalau gudangnya kosong karena di curi&period; secara lembaga kami meminta kapolda NTT untuk mengusut tuntas&period; apalagi polda NTT sudah naik menjadi tipe B&comma;&&num;8221&semi; ujarnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selain itu Winston Rondo akan mengagendakan pertemuan antara Kapolda NTT dan DPRD NTT&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8221&semi; kita akan tanya Kapolda apa yang sudah dilakukan terkait mafia pencurian ternak&period; pencurian ternak merupakan upaya pemiskinan bagi masayarakat&period; mustahil mau provinsi ternak kalau mafia pencurian ternak terus terjadi&comma;&&num;8221&semi; jelasnya&period;&lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version