Site icon savanaparadise.com

NTT Sebagai Etalase PKS Dalam Mengelolah Indonesia

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Kupang&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- NTT adalah satu provinsi yang menyumbang jumlah kursi yang cukup signifikan dalam pemilu legislatif tahun 2014 yang lalu&period; Selain NTT&comma; ada provinsi Bali&comma; Maluku dan Papua yang bukan basis partai Partai keadilan dan sejahterah &lpar;PKS&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote; NTT&comma; Papua&comma; Maluku serta provinsi Bali merupakan etalase PKS begaimana mengelolah negeri ini&period; Walaupun bukan merupakan basis partai muslim tetapi cukup mendapat apreasi dalam pileg yang lalu&comma;” kata Wasekjen DPP PKS &comma;Ustad Ika Fitriyadi&comma; Ketika membuka Rakorwil DPW PKS NTT&comma; Sabtu&comma;7 &sol;15&comma; di Hotel Swiss Belinn Kristal Kupang &period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurutnya Kader PKS dinilai berhasil kalau menang di Provinsi yang bukan berbasis Muslim&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Sebagai partai yang berbasis keagaaman&comma; PKS tetap mengedepankan Keanekaragaman dalam bingkai Negara Kesatuan Republik indonesia&period;<br &sol;>&NewLine;&&num;8220&semi;Kami sadar Negara kita terdiri keberagaman&comma; dan kami ingin merangkul keberagaman itu dalam partai ini&comma;” jelasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sementara itu&comma; Ketua DPW NTT&comma; Suhardjito dalam sambutannya mengatakan&comma; untuk Provinsi NTT&comma; Partai PKS telah mendapat atensi dari masyarakat NTT&period; Pada awal mengitu pemilu tahun 1999&comma; Partai PKS hanya mendapat 2000 suara dan tidak mendapat Kursi legislatif&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Namun sejak pemilu tahun 2004 hingga pemilu 2014 perolehan suara dan kursi terus meningkat&period; Ditahun 2014 partai PKS meraih 23 Kursi DPRD Kabupaten&sol;Kota dan 1 kursi DPRD NTT dengan perolehan suara hampir mencapai 100 ribu suara&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia mengatakan pencapain dari PKS merupakan keberhasilan dari kerja keras para kader&period; Oleh karena itu ia mengajak semua kader tingkatkan kualitas milintasi&period; Militan adalah kultur tidak pantang menyerah&period; Militansi kita yang membuat kursi PKS terus meningkat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ketua Panitia Rakowil&comma; Anwar Hajral menjelaskan&comma; kegiatan tersebut sangat penting&period; Sebab&comma; sejak awal PKS muncul sebagai organisasi pembelajaran terus-menerus mengevaluasi apa yang sudah dicapai dengan berbagai kelebihan dan kekurangannya&period; <&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kegiatan dimaksud bertemakan&comma; Konsolidasi Struktur dan Kader PKS menjelang sirkulasi kepemimpinan dan Pilkada serentak 2015&period; Dalam kegiatan ini diharapkan tercapai kesepahaman bersama dalam menghadapi Pilkada serentak&comma; sehingga kader PKS dapat mulai bekerja sesuai acuan yang telah ditentukan baik tingkat DPW sampai tingkat daerah di Kabupaten&sol;Kota&comma;” paparnya&period; &lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version