Site icon savanaparadise.com

NTT Merupakan Salah Satu Benteng Terakhir Kaum Nasionalis

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><figure id&equals;"attachment&lowbar;276719" aria-describedby&equals;"caption-attachment-276719" style&equals;"width&colon; 700px" class&equals;"wp-caption aligncenter"><img src&equals;"http&colon;&sol;&sol;www&period;savanaparadise&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2017&sol;07&sol;daniel-Tagu-Dedo-oke&period;png" alt&equals;"" width&equals;"700" height&equals;"409" class&equals;"size-full wp-image-276719" &sol;><figcaption id&equals;"caption-attachment-276719" class&equals;"wp-caption-text">Dok DTDmediacentre<&sol;figcaption><&sol;figure><br &sol;>&NewLine;<strong>Catatan Daniel Tagu Dedo<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<p>Bukan sesuatu yang kebetulan bahwa pada tanggal 14 Januari 1934 Bung Karno dibuang ke Ende Flores &lpar;Mengubah Penjara menjadi Panggung Kemerdekaan&comma; John Dami Mukese&comma; 2013&rpar;&comma; dan dari kota inilah LAHIR PANCASILA&period; Pembuangan Bung Karno di Ende berlangsung hingga tanggal 18 Oktober 1938&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Membaca tulisan berseri Pak John Dami Mukese&comma; menginspirasi saya untuk menulis artikel ini&comma; mudah-mudahan berguna bagi kita rakyat NTT&comma; mengingat dinamika politik yang baru saja dilalui khususnya di DKI&comma; dan menyambut pesta demokrasi 2018 dimana di NTT akan berlangsung pemilihan gubernur NTT dan pemilihan 10 bupati&period; Judul artikel ini hanya ingin menegaskan bahwa Pancasila&comma; UUD 1945&comma; Bhineka Tunggal Ika dan NKRI haruslah dipertahankan sekuat pemikiran&comma; tindakan dan kekuatan yang ada&period; Bahkan&comma; seandainya Jakarta tidak lagi memilih Pancasila&comma; UUD 1945&comma; Bhineka Tunggal Ika dan NKRI sebagai pilar kebangsaan Indonesia&comma; maka NTT haruslah menjadi Indonesia Baru dengan Ibukota Negara di Ende&comma; karena di Ende-lah ditemukannya dasar falsafah bangsa kita oleh Bapak Bangsa kita Bapak DR &lpar;HC&rpar;&period;Ir&period; Soekarno&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Politik identitas sebagaimana dipertontonkan di DKI&comma; bagi kita anak bangsa sangatlah menyedihkan&comma; oleh karenanya dinamika tersebut tidak boleh terjadi di NTT&period; Kita harus jadikan NTT tempat yang nyaman dan damai bagi seluruh anak bangsa ini&comma; apapun asal ras&comma; suku dan agamanya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Berkaitan dengan pesta demokrasi 2018&comma; kita rakyat NTT harus dapat menjaga kerukunan dan kedamaian&comma; siapapun calon yang akan maju diberi kesempatan yang sama&comma; janganlah kita memilih karena sukunya&comma; agamanya&comma; ras-nya&comma; tetapi kita lebih melihat kompetensi dan personality calon-calon tersebut&comma; apakah calon-calon tersebut dapat menjawab tantangan yang sedang dihadapi rakyat NTT&quest; <&sol;p>&NewLine;<p>Permasalahan kemiskinan&comma; kekurangan infrastruktur&comma; mutu dan kualitas pendidikan&comma; mutu dan kualitas pelayanan kesehatan&comma; masalah human trafficking&comma; dan semuanya berujung pada ketertinggalan daerah ini dibandingkan daerah lainnya&comma; dan index pembangunan manusia &lpar;IPM&rpar; yang baru pada tingkatan 63&comma;31&percnt;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Bagaimana Visi&comma; Misi dan Program Aksi para calon yang akan dipersembahkan bagi rakyat di daerah ini&quest; Apakah dapat menjawab tantangan-tantangan yang saya sebutkan di atas&quest; Human trafficking contohnya&comma; hanyalah akibat dari kurangnya lapangan kerja yang mengakibatkan kemiskinan&semi; bagaimana pemecahan yang disajikan para calon untuk persoalan ini&period; Human trafficking juga adalah persoalan law enforcement&comma; bagaimana solusinya&quest; Bagaimana strategi untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan penghasilan rakyat NTT&quest; Apakah para calon akan menyajikan suatu pola pembangunan yang didasarkan kepada ideologis kapitalisme ataukah kerakyatan&quest; Kalaupun ekonomi kerakyatan yang akan disajikan&comma; seperti apa arsitektur ekonomi kerakyatan tersebut&quest; Bagaimana partisipasi rakyat dalam pola ekonomi kerakyatan tersebut&quest; apakah pemodal tidak punya kesempatan untuk ikut serta&quest; ataukah rakyat NTT akan jadi penonton terhadap pembangunan yang akan dilaksanakan&quest;<&sol;p>&NewLine;<p>Di bidang pendidikan&comma; bagaimana solusinya terhadap masih rendahnya mutu pendidikan di daerah ini&quest; Bagaimana solusi terhadap rendahnya kualitas pelayanan kesehatan di daerah ini&quest; Banyak hal penting seperti disebutkan di atas yang seharusnya dipertanyakan kepada para calon&period; <&sol;p>&NewLine;<p>Bukannya mempertanyakan dia suku apa&quest; berapa banyak Daftar Pemilih Tetap &lpar;DPT&rpar; suku tersebut di NTT&quest; Dia agama apa&quest; Berapa banyak DPT yang beragama seperti dia&quest; Dia ras apa&comma; berapa banyak DPT ras tersebut di NTT&quest; Kalau ini terus yang menjadi acuan&comma; maka strata pengetahuan politik rakyat NTT masih jauh dari yang diharapkan oleh Bapak Proklamator kita Bung Karno dan cita-cita para pemuda pada tahun 1928&period; Dan sia-sialah Pancasila dilahirkan di Ende NTT&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sayangnya&comma; beberapa elite politik masih memperhitungkan suara dari pemetaan identitas pemilih&comma; walaupun ini suatu fakta yang ada&comma; tetapi perlu diingat&comma; bahwa Pancasila memiliki kekuatan yang luar biasa sebagai Falsafah Bangsa&comma; karena para elite politik waktu itu yang bersepakat dengan usulan Bung Karno tentang Pancasila tersebut&comma; sehingga menurut saya para elite politik NTT janganlah mempermainkan pilihan rakyat berdasarkan asal-usul atau agama yang dianut&comma; sangat berbahaya&comma; dan akibatnya kerugian bagi rakyat sendiri&comma; karena mereka tidak memilih pemimpin yang tepat berdasarkan kompetensi dan personality&comma; tetapi berdasarkan asal-usul&period; Saya lebih suka membaca Pancasila dalam Bahasa Inggris&comma; sebagaimana pidato Bung Karno di depan Sidang Umum PBB&comma; yaitu &colon;<&sol;p>&NewLine;<p>1&period; Believe in GOD&period;<br &sol;>&NewLine;2&period; Humanity&period;<br &sol;>&NewLine;3&period; Nationality&period;<br &sol;>&NewLine;4&period; Democracy&period;<br &sol;>&NewLine;5&period; Social Justice&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Marilah jadikan NTT sebagai BENTENG PANCASILA&comma; BENTENG UUD 1945&comma; BENTENG BHINEKA TUNGGAL IKA&comma; BENTENG NKRI&period; Selamat berjuang meyakinkan rakyat&period;<br &sol;>&NewLine;MERDEKA&excl;&excl;&excl;&excl;&excl; &lpar;&commat;dtd-03072017&rpar;&period;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version