Site icon savanaparadise.com

Nikmati Sensasi Menonton Pacuan Kuda Pinggir Pantai di TTU

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><figure id&equals;"attachment&lowbar;242753" aria-describedby&equals;"caption-attachment-242753" style&equals;"width&colon; 800px" class&equals;"wp-caption aligncenter"><img src&equals;"http&colon;&sol;&sol;www&period;savanaparadise&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2016&sol;08&sol;Pacuan-Kuda-di-Pantai-Tanjung-Bastian-3&period;jpg" alt&equals;"Pacuan Kuda di Pantai Tanjung Bastian " width&equals;"800" height&equals;"600" class&equals;"size-full wp-image-242753" &sol;><figcaption id&equals;"caption-attachment-242753" class&equals;"wp-caption-text">Pacuan Kuda di Pantai Tanjung Bastian<&sol;figcaption><&sol;figure><br &sol;>&NewLine;Kefamenanu&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Arena Pacuan Kuda Tanjung Bastian&comma; Kabupaten Timor Tengah Utara &lpar;TTU&rpar; menjadi sangat menarik karena berada dipinggir pantai yang eksotik&period; Hembusan udara pantai yang segar menjadi sensasi yang menarik ketika menonton kuda berlarian disepanjang sirkuit yang berada dibibir pantai ini&period; Apalagi tanjung Bastian terletak diantara gugusan gunung yang ditumbuhi perdu tentu menyajikan kesan yang sangat menarik&period; <&sol;p>&NewLine;<p>Pantai Tanjung Bastian berjarak sekitar 67 kilometer dari Kefamenanu&comma; ibu kota Kabupaten TTU&comma; dan dapat ditempuh kurang lebih satu jam setengah jam perjalanan dengan menggunakan angkutan umum&comma; pedesaan&comma; kendaraan sewa maupun ojek&period; Arena pacuan kuda itu pun sangat strategis karena berada persis di jalur perlintasan kendaraan asal Timor Leste&comma; baik dari Distrik Oekusi menuju Dili &lpar;ibu kota negara Timor Leste&rpar; maupun sebaliknya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Bupati TTU&comma; Raymundus Sau Fernandes&comma; mengatakan lomba pacuan tersebut sudah menjadi agenda wisata tetap dari pemerintah&period; Selain untuk mendorong masyarakat untuk beternak kuda&comma; Fernandez mengatakan event tersebut untuk mendorong ekonomi masyarakat pesisir&period; Karena dengan event tersebut para penonton bisa membelanjakan uangnya untuk kebutuhan makan minum serta barang souvenir&period; <&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Lomba pacuan kuda ini digelar untuk memberi hiburan kepada rakyat sekaligus tujuannya adalah untuk melestarikan kembali budaya pacuan kuda karena populasi kuda saat ini semakin hari semakin berkurang&period; Dengan event ini kita mengharapkan kepada masyarakat untuk kembali memelihara dan melestarikan kembali budaya dan juga membina keakraban antara sesama pemilik kuda&comma; pemelihara kuda dan juga masyarakat&comma;” kata Fernandez&comma; Minggu&comma; 07&sol;08 disela-sela lomba&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Fernandes mengatakan pemerintah akan terus melakukan penataan guna menjadikan lokasi tersebut lebih representatif&period; Untuk mencapai itu menurutnya tanjung Bastian akan diserahkan kepada pihak ketiga untuk dikelola&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Tentunya pihak ketiga punya perencanaan untuk mengembangkan pariwisata di tempat ini&period; Kegiatan pariwisata yang dilaksanakan di tempat ini banyak&comma; hanya saja di lokasi ini masuk dalam kawasan hutan&comma; karena itu kita masih berproses untuk izin pinjam pakai dari Kemeterian Kehutanan&comma;” kata Fernandez&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dia mengatakan selain pacuan kuda ditanjung Bastian juga digelar lomba memancing&period; Lomba memancing katanya juga untuk menggerakan orang Timor masuk laut&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote; lomba mancing itu mempunyai manfaat yang luar biasa karena membuat kita orang dawan atau pah meto itu bisa masuk kelaut&period; Itu suatu hal yang luar biasa dan saya senang&period; Tinggalnya dipinggir pantai tapi memandang kegunung untuk mata pencaharian&comma;” kata Fernandez&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sementara itu Kadis Kebudayaan dan Pariwisata kabupaten TTU&comma; Yosefina Onda mengatakan pacuan kuda diikuti oleh tiga kabupaten yaitu Kabupaten Kupang&comma; Kabupaten TTU dan Kabupaten Belu&period; <&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote; perlombaan ini diselenggarakan selama empat hari&period; Ada 13 kabupaten yang diundang namun yang hadir hanya kabupaten Kupang&comma; TTU dan Belu&comma;” katanya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dia menjelaskan kuda yang dilombakan pada event tersebut berjumlah 121 kuda dengan rincian TTU 62 ekor&comma; kabupaten Kupang 26 ekor dan kabupaten Belu 33 ekor dengan 121 ekor kuda&period;&lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version