Site icon savanaparadise.com

Menilai Daniel Tagu Dedo Dan Ignas Iryanto Di Pilkada NTT

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><figure id&equals;"attachment&lowbar;273295" aria-describedby&equals;"caption-attachment-273295" style&equals;"width&colon; 640px" class&equals;"wp-caption aligncenter"><img src&equals;"http&colon;&sol;&sol;www&period;savanaparadise&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2017&sol;06&sol;mega-daniel-33z604g4kbe2f1wbxxfife&period;jpg" alt&equals;"" width&equals;"640" height&equals;"320" class&equals;"size-full wp-image-273295" &sol;><figcaption id&equals;"caption-attachment-273295" class&equals;"wp-caption-text">Foto Jangkaindonesia<&sol;figcaption><&sol;figure><br &sol;>&NewLine;<strong><br &sol;>&NewLine;Catatan Agustinus Tetiro<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<p>Akhir pekan lalu&comma; masih dalam hubungan dengan rencana penulisan esai ini&comma; saya bertanya secara acak &lpar;random&rpar; kepada sepuluh rekan jurnalis dari berbagai media mainstream tentang Nusa Tenggara Timur &lpar;Apa satu kata paling tepat untuk melukiskan NTT&quest;&rpar;&period; Tiga orang mengatakan &OpenCurlyDoubleQuote;kemiskinan”&comma; tiga orang menyebutkan &OpenCurlyDoubleQuote;perdagangan manusia dan kekerasan”&comma; dan empat orang mengatakan &OpenCurlyDoubleQuote;keindahan alam”&period; Saya juga meminta jawaban dari 3 jurnalis asal NTT melalui pesan WA&comma; dan yang mengejutkan ketiganya mempunyai jawaban yang sama&comma; &OpenCurlyDoubleQuote;NTT salah urus selama ini&excl;”&period; Pasti tidak cukup representatif&comma; karena pertanyaan pun dibuat secara amatiran&period; Namun&comma; saya percaya&comma; ada secuil kebenaran di sana&period;<br &sol;>&NewLine;<strong>Nusa Tenggara Timur&colon; Problem dan Catatan Ekonomi<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<p>Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia &lpar;LIPI&rpar; &lpar;Ganewati&comma; 2014&rpar; melukiskan NTT sebagai sebuah daerah tertinggal sebagai akibat dari disparitas pembangunan nasional&period; Indikasi ketertinggalan antara lain karena tingkat kesenjangan ekonomi sosial&comma; tingkat kemiskinan yang tinggi&comma; Indeks Pembangunan Manusia yang rendah&comma; kesetaraan gender&comma; ketimpangan dalam hal SDA dan SDM&comma; birokrasi yang buruk&comma; ketidakdewasaan berpolitik&comma; tidak lancarnya transportasi dan infrastruktur&period; Juga&comma; teknologi serta sarana dan prasarana pendukung lainnya yang masih terbatas&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Itu hasil penelitian LIPI tiga tahun lalu&period; Beberapa hal mungkin bisa direvisi&period; Saya sendiri harus mengakui&comma; tidak mempunyai data penelitian terbaru tentang NTT&period; Namun&comma; kita bisa menemukan catatan pertumbuhan ekonomi NTT pada kuartal I-2017 yang naik 4&comma;98&percnt; dibandingkan kuartal I-2016 dan tercatata kontraksi sebesar 5&comma;8&percnt; dibandingkan pertumbuhan ekonomi NTT pada kuartal IV-2016&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Secara tahunan&comma; dari sisi lapangan usaha&comma; pertumbuhan tertinggi dicapai Lapangan Usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 7&comma;38&percnt;&period; Dari sisi pengeluaran&comma; pertumbuan tertinggi dicapai komponen perubahan investori 322&comma;07&percnt;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Struktur ekonomi NTT kuartal I-2017 didominasi oleh tiga lapangan usaha utama&colon; pertanian&comma; kehutanan dan perikanan sebesar 29&comma;52&percnt;&period; Administrasi pemerintah&comma; pertahanan dan jaminan sosial wajib 11&comma;92&percnt; dan perdagangan besar dan eceran&comma; dan reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 11&comma;20&percnt;&period; Dari sisi pengeluaran didominasi pengeluaran rumah tangga 77&comma;73&percnt;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pada Februari 2017&comma; jumlah angkatan kerja di NTT sebesar 2&comma;50 juta orang atau naik sebanyak 57&comma;7 ribu orang dibandingkan periode sama tahun lalu&period; Jumlah penduduk bekerja meningkat sebanyak 65&comma;2 ribu orang&period; Jumlah pengangguran turun sebanyak 7&comma;4 ribu orang&period; Jumlah pekerja di sektor pertanian naik 2&comma;97&percnt; menjadi 41&comma;6 ribu orang&period; Sektor jasa dan perdagangan turun masing-masing 0&comma;58&percnt; dan 4&comma;84&percnt;&period; &lpar;Data lengkap bisa dilihat di BPS NTT&rpar;<&sol;p>&NewLine;<p>Menilik sejenak data singkat ekonomi NTT pada Januari-Maret 2017 di atas membuat kita belum bisa berbangga tentang kemandirian ekonomi Flobamora&period; Kita masih perlu berjuang lebih keras untuk membuka semakin banyak peluang kerja dan usaha&period;<&sol;p>&NewLine;<p>LIPI memaparkan rendahnya realisasi investasi di NTT disebabkan empat hal utama&period; Pertama&comma; terbatasnya ketersediaan infrastruktur prasarana darat&comma; laut dan udara dan minimnya pasokan listrik dan air bersih&period; Kedua&comma; kepemilikan tanah yang masih didominasi oleh tanah persekutuan adat mempersulit pemanfaatan lahan&sol;tanah untuk pengembangan investasi&period; Ketiga&comma; kurangnya promosi terhadap potensi daerah dan peluang investasi kepada investor&period; Keempat&comma; pengurusan administrasi izin penanaman modal dan investasi yang terkesan sangat birokratif dan membutuhkan waktu yang lama dan cenderung dijumpai adanya pungutan liar&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Duet Daniel-Ignas<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<p>Saya memilih duet Daniel dan Ignas&comma; karena menurut hemat saya&comma; kedua figur ini saling melengkapi dalam upaya kita NTT untuk mengentaskan kemiskinan dengan membuka semakin banyak peluang kerja dan investasi di bumi Flobamora&period; Di sini&comma; dengan sengaja&comma; secara kreatif&comma; saya menggunakan Konsep Tata Kelola Ekonomi Daerah &lpar;TKED&rpar; seperti yang digagas Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah &lpar;KPPOD&rpar;&period; &lpar;Lihat penjelasan lengkap&colon; Robert Endi Jaweng&comma; Prisma&comma; Vol 33&comma; 2014&comma; pp&period; 44-56&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Daniel yang seorang bankir dan pernah memimpin Bank NTT sangat menguasai seluk-beluk gambaran ekonomi&comma; kekuatan bisnis&comma; dan peluang investasi di NTT&period; Daniel bukan bankir tanpa prestasi&period; Secara pribadi&comma; Daniel beberapa kali mengantongi predikat penghargaan sebagai CEO dan pemimpin perusahaan terbaik dari berbagai lembaga dan media ekonomi-bisnis tingkat nasional dan regional Asean&sol;Asia&period;<&sol;p>&NewLine;<p> Saya sendiri hanya mengikuti perkembangan Daniel dari media massa&period; Tidak bisa dipungkiri&comma; Bank NTT di bawah kepemimpinan Daniel telah menggairahkan penyaluran kredit di daerah Flobamora&comma; terutama untuk sektor usaha kecil dan mikro &lpar;UMKM&rpar; di sana&period; Sebelumnya&comma; Daniel tercatat telah menghidupkan penyaluran kredit untuk UMKM di Solo&comma; Jawa Tengah&comma; ketika masih memimpin Bank Bukopin Cabang Solo&period; Sebuah lintasan sejarah dalam kehidupan Daniel yang membuatnya bekerjasama begitu intens dengan Walikota Solo saat itu&comma; Joko Widodo&comma; yang kini menjadi presiden RI&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Harus diakui&comma; Bank NTT berkembang signifikan di bawah pimpinan Daniel&period; Pada masa Daniel&comma; Bank NTT naik kelas untuk berbagai kategori&period; Sampai-sampai beberapa wacana yang berkaitan langsung dengan pasar modalpun didengungkan dari Kupang&period; BPD Bank DKI pun pernah berniat mengakuisisi Bank NTT menyusul makin prospektifnya masa depan Bank NTT&period; Bank NTT pernah berniat mengemisi surat utang berupa obligasi hingga berencana melakukan penawaran perdana saham &lpar;initial public offering&sol;IPO&rpar; di Bursa Efek Indonesia untuk meningkatkan likuiditas dan menambah penerapan tata kelola yang baik &lpar;good corporate governance&sol;GCG&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p> Keunggulan pada level yang sama dengan cakupan kerja yang berbeda ada pada pribadi Ignas Iryanto&period; Ignas seorang pakar dan praktisi tanggung jawab sosial perusahaan &lpar;corporate social responsibility&sol;CSR&rpar;&period; Saya menduga&comma; karena sedikit banyak saya mengenal beliau&comma; Ignas menyukai pekerjaan yang menantang dengan tone utama pada&colon; kemanusiaan universal&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menarik untuk menyimak riwayat biografis Ignas&period; Menekuni ilmu pendidikan yang sangat teknis di bidang laser dan serat optik hingga ke Jerman sekaligus mempunyai dedikasi yang sangat besar pada kerja-kerja sosial&period; Ignas&comma; bersama filosof dan sosiolog Ignas Kleden&comma; pernah bekerjasama di The Go East Institute&comma; CEIA&comma; dan<br &sol;>&NewLine;forum-forum lain untuk pengembangan Indonesia Timur&comma; terutama NTT&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ignas pernah sangat aktif di PADMA Indonesia dalam advokasi pembebasan Tibo cs di Palu&period; Serta&comma; berbagai pembelaan hak asasi manusia &lpar;HAM&rpar; lainnya yang meliputi perdagangan orang&comma; pekerja di bawah umur&comma; perbudakan&comma; dan lain-lain&period; Suatu panggilan jiwa yang kiranya akan sangat membantu menyelesaikan berbagai masalah sejenis di bumi Flobamora&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Saat ini&comma; Ignas bertekun dalam kerja-kerja sosial pengembangan UMKM&comma; pendidikan&comma; dan lain sebagainya dalam rangka CSR perusahaan&period; Ignas akan menjadi pemimpin yang memahami kerja-kerja perusahan sektor energi&comma; terutama untuk pemenuhan listrik di NTT&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ignas mempunyai keterampilan lain yang kiranya akan sangat dibutuhkan oleh NTT adalah pengalamannya dalam menjalin kerjasama usaha pemerintah dan swasta &lpar;public private partnership&sol;PPP&rpar;&period; Keterampilan ini bertindih tepat dengan kebutuhan pembangunan NTT saat ini&colon; menjembatani masuknya investor&comma; pasokan APBN dari pusat&comma; dan manfaat sebesar-besarnya untuk daerah dan masyarakatnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Birokrasi dan Politik <&sol;strong><figure id&equals;"attachment&lowbar;273418" aria-describedby&equals;"caption-attachment-273418" style&equals;"width&colon; 300px" class&equals;"wp-caption aligncenter"><img src&equals;"http&colon;&sol;&sol;www&period;savanaparadise&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2017&sol;06&sol;iklan-daniel-3&period;jpg" alt&equals;"" width&equals;"300" height&equals;"250" class&equals;"size-full wp-image-273418" &sol;><figcaption id&equals;"caption-attachment-273418" class&equals;"wp-caption-text">Foto Jangkaindonesia<&sol;figcaption><&sol;figure><&sol;p>&NewLine;<p>Mungkin anda bisa bertanya ada kekosongan lain yang tidak bisa depenuhi oleh Daniel dan Ignas yakni minimnya pengalaman mereka dalam birokrasi dan politik praktis&quest;<br &sol;>&NewLine;Saya juga&comma; karena keterbatasan pengetahuan&comma; tidak mempunyai jawaban yang serius dan ilmiah&period; Saya ingin menjawab kegelisahan ini dengan anekdot&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Di beberapa kota di NTT&comma; kalau kita mengurus surat-surat administasi berbelit-belit&comma; orang mengatakan&comma; &OpenCurlyDoubleQuote;Paling birokrasi sudah&excl;”&period; Lalu&comma; kalau ada orang yang suka memutar-balikan fakta kebijakan publik&comma; orang akan berkomentar&comma; &OpenCurlyDoubleQuote;Dia mau politi&lpar;k&rpar; dengan kau tuh&excl;”<&sol;p>&NewLine;<p>Jadi&comma; singkat saja&comma; jika kerinduan kita adalah agar NTT tidak lagi salah urus&comma; maka jawabannya adalah GCG&period; Tentu&comma; dua figur yang sudah kita sebutkan di atas&comma; Daniel Tagu Dedo-Ignas Iryanto&comma; adalah jawaban&period;&lpar;gustiadisite&period;wordpress&period;com&rpar;<&sol;p>&NewLine;<p>Jakarta&comma; 19 Juni 2017&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version