Site icon savanaparadise.com

Memberi Makna Indonesia, BRI Cetak Laba Rp. 32,22 triliun

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Jakarta&comma; Savanaparadise&period;com&comma; – PT&period; Bank Rakyat Indonesia &lpar;Persero&rpar; Tbk berhasil menutup tahun 2021 dengan gemilang&period; Di tengah kondisi pemulihan ekonomi&comma; perseroan berhasil memberi makna kepada seluruh stakeholders melalui penciptaan economic value dan social value untuk menjaga fundamental kinerja dapat tumbuh secara sehat&comma; kuat dan berkelanjutan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Dalam pemaparan kinerja keuangan Triwulan IV 2021 yang digelar pada Kamis &lpar;03&sol;02&rpar;&comma; Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan&comma; BRI berhasil mencatatkan laba bersih &lpar;bank only&rpar; sebesar Rp&period;32&comma;22 triliun atau tumbuh 75&comma;53&percnt; year on year &lpar;yoy&rpar;&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Sunarso mengungkapkan penopang utama pertumbuhan laba BRI terletak pada kinerja kredit dan penghimpunan Dana Pihak Ketiga &lpar;DPK&rpar; yang tumbuh positif disertai penurunan biaya bunga yang signifikan&comma; dan disaat bersamaan perseroan mampu mengelola portfolio mix serta kualitas asset sehingga dapat meningkatkan yield asset&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Raihan laba BRIsebesar Rp&period;32&comma;22 triliun membuktikan bahwa perseroan dapat terus meng-create economic value kepada seluruh stakeholders di tengah kondisi yang menantang saat ini&comma;” ujarnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Hingga akhir Desember 2021&comma; penyaluran kredit BRI &lpar;secara bank only&rpar; tercatat tumbuh 7&comma;16&percnt; yoy&comma; angka tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan penyaluran kredit di industri perbankan nasional tahun 2021 sebesar 5&comma;24&percnt;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Seluruh segmen pinjaman BRI tercatat tumbuh positif dengan driver utama pertumbuhan kredit BRI masih berada pada segmen mikro yang tercatat tumbuh sebesar 12&comma;98&percnt; yoy&period; Sementara itu segmen konsumer tumbuh 3&comma;97&percnt; yoy&comma; segmen kecil dan menengah tumbuh 3&comma;55&percnt; dan segmen korporasi tumbuh 2&comma;37&percnt;&period; Hal ini sesuai dengan aspirasi BRI untuk fokus ke segmen UMKM&comma;” imbuh Sunarso&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Dari sisi manajemen risiko&comma; BRI berhasil menjaga kualitas kredit yang disalurkan&period; Hal itu tercermin dari rasio Non Performing Loan &lpar;NPL&rpar; yang terjaga di level 3&comma;08&percnt; dengan NPL Coverage yang sangat memadai sebesar 278&comma;14&percnt;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kualitas kredit BRI yang baik tersebut diikuti dengan kondisi restrukturisasi kredit BRI yang saat ini terus melandai&period; Hingga akhir Desember 2021 tercatat restrukturisasi BRI sebesar Rp 156&comma;93 triliun&comma; atau jauh lebih rendah dibandingkan dengan total akumulasi restrukturisasi yang mencapai Rp 245&comma;22 triliun&comma;” tambah Sunarso&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Bank BRI juga berhasil mencatatkan kinerja positif dalam hal penghimpunan Dana Pihak Ketiga &lpar;DPK&rpar;&period; Hingga akhir Desember 2021&comma; DPK BRI tercatat tumbuh 7&comma;14&percnt; yoy dengan dana murah &lpar;CASA&rpar; meningkat sebesar 11&comma;18&percnt; yoy&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kinerja solid dari BRI tersebut mampu menjadi pendorong kinerja BRI Group secara keseluruhan&comma; atau BRI secara konsolidasian&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Atas bergabungnya PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani pada 13 September 2021&comma; Laporan Keuangan Konsolidasian BRI ini juga telah memberlakukan metode penyatuan kepemilikan sesuai Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan &lpar;&OpenCurlyDoubleQuote;PSAK”&rpar; No&period; 38 &lpar;Revisi 2012&rpar; tentang &OpenCurlyDoubleQuote;Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali”&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Dimana untuk penyajian transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali tersebut &lpar;dalam hal ini laporan keuangan periode tahun 2020 dan tahun 2021&rpar; disajikan seakan-akan penggabungan usaha tersebut terjadi sejak awal periode entitas yang bergabung berada dalam sepengendalian&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Hingga akhir Kuartal IV 2021 aset BRI konsolidasian tercatat sebesar Rp&period;1&period;678&comma;10 triliun atau tumbuh 4&comma;23&percnt; yoy&period; Untuk total kredit dan pembiayaan BRI Group telah menembus seribu triliun rupiah&comma; tepatnya sebesar Rp&period;1&period;042&comma;87 triliun&period; Apabila dirinci&comma; segmen mikro tercatat mendominasi penyaluran kredit dan pembiayaan BRI dengan nominal sebesar Rp&period;483&comma;89 triliun&comma; segmen kecil dan menengah sebesar Rp&period;240&comma;35 triliun&comma; segmen korporasi sebesar Rp&period;168&comma;27 triliun dan segmen konsumer sebesar Rp&period;150&comma;35 triliun&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Proporsi kredit UMKM BRI pun terus merangkak naik&comma; dimana sebesar 83&comma;86&percnt; dari total penyaluran kredit BRI disalurkan kepada segmen UMKM&period; Angka ini meningkat dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu&comma; dan BRI akan terus meningkatkan proporsi tersebut hingga mencapai 85&percnt;&comma;” urai Sunarso&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Kemampuan BRI dalam menyalurkan kredit dan pembiayaan juga didukung dengan likuiditas yang memadai dan permodalan yang kuat&period; LDR bank secara tercatat 83&comma;53&percnt;&comma; dengan CAR 27&comma;25&percnt;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Likuiditas BRI Group yang memadai tak terlepas dari raihan Dana Pihak Ketiga &lpar;DPK&rpar; BRI secara dengan total Rp&period;1&period;138&comma;74 triliun pada akhir Desember 2021&period; Apabila dirinci&comma; Tabungan mendominasi sebesar Rp&period;497&comma;68 triliun&comma; Giro tercatat sebesar Rp&period;220&comma;59 triliun&comma; dan Deposito sebesar Rp&period;420&comma;48 triliun&period; Fokus BRI mengakselerasi kemampuan dalam menghimpun dana murah membuat rasio CASA meningkat menjadi 63&comma;08&percnt; pada akhir Desember 2021&comma; angka ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yakni sebesar 59&comma;66&percnt;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Keberhasilan BRI dalam memperbaiki struktur pendanaan membuat beban bunga BRI turun sebesar 25&comma;54&percnt; yoy&period; Kedepan&comma; BRI pun akan terus mendorong peningkatan dana murah sebagai sumber pendanaan&comma;” jelas Sunarso&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>Seiring dangan peran sebagai kreator economic value&comma; BRI juga terus menciptakan nilai tambah dari aspek sosial atau social value kepada seluruh stakeholders&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Sebagai First Mover on Sustainable Finance in Indonesia&comma; sebesar 65&comma;5&percnt; dari total kredit BRI atau setara dengan Rp&period;617&comma;8 triliun disalurkan kepada aktivitas bisnis yang berkelanjutan &lpar;Sustainable Business Activities&rpar; dan angka tersebut tumbuh sebesar 12&comma;2&percnt; secara year on year&period; Hal ini menjadikan BRI sebagai bank dengan portofolio kredit untuk bisnis yang berkelanjutan terbesar di Indonesia&comma;” jelas Sunarso&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>BRI juga terus mendorong inklusi dan literasi keuangan di seluruh pelosok negeri melalui AgenBRILink&period; Hingga akhir 2021 tercatat BRI memiliki lebih dari 500 ribu AgenBRILink di seluruh Indonesia dengan volume transaksi di sepanjang tahun 2021 mencapai Rp&period;1&period;143&comma;81 triliun&period; Selain menggerakkan perekonomian dengan memberikan penghasilan kepada masyarakat&comma; AgenBRILink juga mampu memberikan kontribusi positif terhadap kinerja perseroan&comma; dengan penghimpunan dana murah &lpar;CASA&rpar; sebesar Rp&period;19&comma;38 triliun dan Fee Based Income &lpar;FBI&rpar; sebesar Rp&period;1&comma;34 triliun&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Dengan fundamental kinerja BRI yang semakin sehat dan kuat&comma; kami optimistis di tahun ini BRI akan menuai kinerja yang lebih baik dan terus tumbuh berkelanjutan&comma; serta senantiasa memberi makna kepada Indonesia&period; Optimisme tersebut dibangun dengan komitmen kuat perseroan untuk menjaga integrasi aspek Lingkungan&comma; Sosial dan Tata Kelola atau Governance dalam kegiatan usahanya&comma; khususnya dalam menghadapi tantangan dunia perbankan yang semakin kompleks&comma;” pungkasnya&period;&lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version