Site icon savanaparadise.com

Manfaatkan KUR BRI, Pengusaha Wanita Ini Berhasil Sulap Kelor Jadi Aneka Olahan Pangan yang Digemari

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Sleman &comma; Savanaparadise&period;com&comma;— Siti Fatimah&comma; seorang pengusaha wanita sekaligus ibu rumah tangga asal Desa Hargobinangun&comma; Sleman&comma; berhasil mengubah peluang sederhana menjadi usaha kuliner lokal bernama Pawon Teges&period; Meski berskala rumahan&comma; usaha berbasis komoditas lokal ini telah melahirkan beragam produk inovatif dan menjadi penopang utama perekonomian keluarga hingga mampu menyekolahkan anaknya berkat bisnis yang ia jalankan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Siti bercerita&comma; berawal dari lomba masak olahan lokal yang diadakan Dinas Pertanian Sleman pada 2018&period; Saat itu&comma; ia mulai tertarik untuk mengeksplorasi potensi daun kelor yang selama ini kurang dimanfaatkan warga sekitar&period; Namun&comma; prosesnya tidak instan&comma; di mana butuh waktu delapan bulan baginya untuk menemukan takaran dan resep yang pas hingga lahirlah produk perdana yakni minuman cincau yang diminati pasar&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Namun ketika usahanya mulai tumbuh&comma; pandemi Covid-19 menghantam&period; Dengan 1&period;000 batang kelor sudah ditanam dan salah satu tenant di food court telah disewa&comma; Siti harus putar otak saat semuanya mendadak berhenti total karena pembatasan kegiatan&period; Dari keterbatasan itu&comma; ia justru menemukan peluang&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Saya pun mencari siasat&comma; di mana daun kelor yang makin banyak itu saya keringkan&comma; lalu saya bikin tepung dan teh kelor yang punya daya tahan lama&comma; diikuti dengan produk bakso kelor dan tahu bakso kelor untuk konsumsi harian yang dititipkan ke lapak-lapak di pasar&comma;” ujarnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Perlahan&comma; berbagai produk berbasis kelor mulai mendapat tempat di hati konsumen lokal dan mulai dikenal di luar daerah&period; Kini&comma; produk Pawon Teges sendiri telah merambah pasar di Jakarta&comma; Tangerang&comma; Malang&comma; Bondowoso&comma; Sulawesi&comma; hingga Papua&period; Bahkan&comma; tepung dan teh kelor menjadi produk andalan bagi konsumen penderita darah tinggi dan kolesterol lantaran manfaat kesehatannya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Di balik pencapaian tersebut&comma; Siti tak menampik pentingnya peran Kredit Usaha Rakyat &lpar;KUR&rpar; dari BRI yang membantunya menjaga stabilitas alur kas usaha&comma; terutama pada masa pandemi Covid-19&period; Terlebih saat bisnisnya mengalami pasang surut&comma; akses modal menjadi angin segar bagi keberlangsungan usahanya&period; Siti pun mengakui bahwa proses pengajuan KUR di BRI relatif mudah dan tidak berbelit-belit&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Awalnya pinjaman KUR dari Rp10 juta&comma; kemudian naik Rp25 juta sampai Rp50 juta&period; Pokoknya&comma; total yang saya dapat itu Rp250 juta&period; Dana itu sangat membantu untuk pengembangan produk dan operasional saya&comma;” jelas Siti&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selain dukungan KUR&comma; Siti pun mengungkapkan bahwa BRI juga memberikan ruang bagi produk-produknya untuk lebih dikenal masyarakat luas&period; Salah satunya melalui kolaborasi dalam event bazaar kunjungan pemerintah&comma; di mana produk teh kelor Pawon Teges terpilih sebagai salah satu isi souvenir acara tersebut&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Meski kolaborasi ini masih terbatas&comma; Siti optimistis bahwa ke depannya akan ada lebih banyak peluang untuk memperluas jangkauan pasar melalui kerjasama dengan BRI&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Selain menyediakan modal&comma; BRI juga aktif mengadakan pelatihan dan event bazaar sebagai wadah bagi kami usaha mikro untuk bisa berkembang dan dikenal lebih luas&comma;&&num;8221&semi; ucapnya<&sol;p>&NewLine;<p>Pada kesempatan terpisah&comma; Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi menegaskan bahwa kisah Siti merupakan contoh nyata dari keberhasilan pengusaha mikro yang mampu bangkit dan berkembang melalui pemberdayaan dari BRI&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;BRI terus berkomitmen mendukung pengusaha UMKM melalui akses pembiayaan yang lebih mudah dijangkau&period; Melalui program KUR&comma; BRI berharap dapat membantu para pengusaha memperluas skala bisnisnya dan meningkatkan kualitas produk agar lebih berdaya saing di pasar yang semakin kompetitif&comma;” ujar Hendy&period;&lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version