<!-- WP QUADS Content Ad Plugin v. 3.0.5.1 -->
<div class="quads-location quads-ad1" id="quads-ad1" style="float:none;margin:0px;">

</div>
<figure id="attachment_324058" aria-describedby="caption-attachment-324058" style="width: 670px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://www.savanaparadise.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181203-WA0011.jpg"><img class="size-large wp-image-324058" src="http://www.savanaparadise.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181203-WA0011-1024x576.jpg" alt="" width="670" height="377" /></a><figcaption id="caption-attachment-324058" class="wp-caption-text">Foto Andyos Manu</figcaption></figure>
<p>Kupang, Savanaparadise.com,- NI Seorang Mahasiswi Universitas Muhammadiyah di Kota Kupang, tega membunuh jabang bayinya. Mahasiswi semester 3 ini menghabisi nyawa bayi setelah melahirkan tanpa dibantu oleh siapa-siapa.</p>
<p>Hal itu terungkap dalam rekonstruksi, Senin (3/12/2018) siang, pelaku memperagakan 21 adegan dari awal melahirkan hingga proses pembunuhan bayi di kosnya, di kelurahan Kayu Putih, Kota Kupang. rekonstruksi ini dipimpin oleh KBO Satreskrim Polres Kupang Kota, Ipda I Wayan Pasek Sujana.</p>
<p>Usai proses rekonstruksi Wayan menjelaskan, NI melahirkan tanpa bantuan orang lain. Kemudian membunuh bayinya dengan cara ditikam persis di bagian perut sebanyak dua kali.</p><div class="ad-middle"><p class="ad-title">ADVERTISEMENT</p><div class="ad-content"><div class="ad-content-a"><div class="ad-content-b"><div class="ad-content-c"><script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-8882367248828292"
 crossorigin="anonymous"></script>
<!-- header 970 x 250 -->
<ins class="adsbygoogle"
 style="display:inline-block;width:970px;height:250px"
 data-ad-client="ca-pub-8882367248828292"
 data-ad-slot="6008007437"></ins>
<script>
 (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script></div></div></div></div><p class="scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT</p></div>
<p>“Setelah ditikam, jasad bayi malang itu diisi dalam kantong kresek,” ungkap Wayan.</p>
<p>Ni yang sudah berusia 18 tahun ini, diketahui ketika ibu kos beserta tante pelaku mengantarnya ke rumah sakit umum S.K Lerik, untuk menjalani perawatan.</p>
<p>Sadisnya, menurut pengakuan para petugas parkiran rumah sakit yang namanya tidak mau disebutkan, bahwa bayi malang ini dimasukkan ke kantong kresek.</p>
<p>Petugas yang memeriksa jasad bayi berjenis kelamin perempuan itu langsung melaporkan temuan tersebut ke Polisi dan selanjutnya dilakukan otopsi.</p>
<p>Rekonstruksi tersebut mendapat perhatian warga sekitar dan mendapat pengawalan ketat dari aparat Kepolisian dari Polres Kupang Kota.(AM)
</p>
