Site icon savanaparadise.com

Kunjungan Wisman ke NTT Naik 15 Persen

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p><img src&equals;"http&colon;&sol;&sol;www&period;savanaparadise&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2016&sol;08&sol;wisata-alor-tengah&period;jpg" alt&equals;"wisata alor tengah" width&equals;"700" height&equals;"525" class&equals;"aligncenter size-full wp-image-242063" &sol;> &NewLine; &NewLine;<br &sol;>&NewLine;Kupang&comma; Savanaparadise&period;com&comma;- Marius Ardu Jelamu&comma; Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT mengatakan 14&period;000 wisatawan mancanegara mengunjungi Nusa Tenggara Timur pada semester pertama 2016 atau naik 15 persen jika dibandingkan dengan jumlah lawatan pada Januari-Juni 2015 lalu&period;<&sol;p>&NewLine;<p> Ia mengatakan para wisatawan dari luar pada umumnya datang melalui pintu masuk Labuan Bajo dengan penerbangan Denpasar-Labuan Bajo dan melalui Bandara El Tari Kupang&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Ada wisatawan yang juga melalui penyeberangan laut&comma; namun semuanya lebih banyak melalui pintu masuk di Labuan Bajo&comma; Pulau Flores&comma;&&num;8221&semi; kata Marius&comma; Kamis&comma; 04&sol;08 di Kupang&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Menurut Marius para wisatawan yang masuk dari Labuan Bajo biasanya melakukan kunjungan ke Pulau Komodo dan wisata alam lain di ujung barat Pulau Flores seperti Pulau Rinca&comma; Waerebo dan Kampung Bena di Ngada kemudian ke Ende&comma; Maumere&comma; Flores Timur dan melakukan perjalanan darat hingga ke Pulau Alor untuk berselancar&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Sementara yang masuk melalui Bandara Eltari Kupang biasanya melanjutkan ke Pulau Rote&comma; Sabu&comma; Alor dan Sumba&comma;&&num;8221&semi; tambahnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kebijakan bebas visa dari penerintah turut mendukung peningkatan kunjungan wisatawan khusunya di NTT karena orang-orang di berbagai negara bisa dengan mudah masuk dan mengunjungi destinasi wisata yang ada&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia mengatakan meningkatnya kunjungan wisman ke NTT akan berdampak bagi pergerakan perekonomian masyarakat lokal dan bisa menambah pendapatan daerah dari sektor pariwisata&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Usaha perhotelan&comma; transportasi&comma; kuliner&comma; kerajinan tangan dan lainnya yang digeluti masyarakat lokal akan bertumbuh karena sejalan dengan kebutuhan para wisatawan&comma;&&num;8221&semi; katanya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia menuturkan&comma; pihaknya akan terus melakukan upaya promosi dan merancang berbagai acara dalam skala besar untuk menarik wisawatan karena masih banyak destinasi wisata di NTT yang belum banyak dikunjungi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Banyak potensi wisata alam dan budaya di NTT yang belum terjamah padahal tidak kalah menarik sehingga upaya promosi akan terus dilakukan baik secara langsung maupun melalui media massa&comma;&&num;8221&semi; jelasnya&period;&lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version