Site icon savanaparadise.com

Kristiana Muki Kunjungi KPU dan Bawaslu TTU

 

Kefamenanu, Savanaparadise.com,- Anggota DPR RI dari frksi Nasdem Kristiana Muki, S.Pd. M.Si pada senin, 3 juli 2020 melakukan kunjungan kerja ke KPUD TTU.

Kunjungan ini dimaksudkan untuk memastikan kesiapan KPU, BAWASLU dan DUKCAPIL jelang Pilkada 9 desember yang akan datang.

Kepada SP (3/07/2020) Kristiana mengungkapkan kunjungan kerja tersebut dimaksudkan untuk memastikan kesiapan KPU, Bawaslu dan Pemkab TTU jelang pilkada 2020.

“Sebagai anggota komisi II yang bermitra dengan KPU, BAWASLU, DKPP RI dan Kemendagri, kami ingin memastikan segala persiapan dan kesiapan terkait pelaksananaan pemilihan kepala daerah serentak yang akan dilaksanakan pada 9 desember yang akan datang” ungkap Muki.

“Tentu dalam kunjungan ini saya berharap bisa mendapatkan informasi-informasi yang berkaitan dengan masalah atau kendala yang ditemui di lapangan oleh pihak-pihak penyelenggara pemilu, pengawas dan dinas teknis dalam masa persiapan pelaksanaan pesta demokrasi di tengah pandemi covid 19 ini” tambahnya.

“Kita juga meminta Bawaslu untuk bisa memetakan wilayah-wilayah yang rawan konflik di kabupaten TTU, jelang dan saat pelaksanaan pilkada” kata Kristiana.

Kristiana mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil RDP antara komisi II DPR RI dengan Kemendagri sangat diharapkan agar dalam pelaksanaan pilkada kali ini, sedapat mungkin diminimalisir penggunaan Suket. Sehingga dirinya berharap agar KPU dan dinas Kependudukan dan pencatatan sipil dapat berkoordinasi dengan baik agar memaatikan bahwa semua warga yang memiliki hak pilih sudah harus memiliki dokumen E- KTP.

Ketua KPUD TTU Paulinus L. Feka, S.Pd mengatakan pihaknya sudah sangat siap menggelar pemilihan kepala daerah.

Ia menyampaikan bahwa pihaknya sampai saat ini sedang melakukan melakukan pencoklitan data pemilih.

“Kami sedang melakukan coklit dan sejauh ini kami temukan bahwa ada beberapa pemilih yang data pemilihnya tidak sesuai dengan alamat pada dokumen E-KTP” Kata Paulinus.

“Ada juga pemilih yang menolak datanya diambil oleh petugas kami di tingkat desa/kelurahan” tambahnya.

Sementara itu, Tarsisius Sasi yang mewakili Disdukcapil TTU menyampaikan bahwa blanko E-KTP yang ada hingga saat ini masih sangat mencukupi.

Tarsisius merincikan bahwa hingga saat ini masih terdapat 34.139 pemilih yang belum melakukan perekaman E-KTP.

Sementara pemilih pemula di TTU yang belum memiliki E-KTP sesuai data yang ada pada Disdukcapil mencapai 16.051 orang.

Sasi menjelaskan bahwa guna mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat maka selain dilakukan pelayanan pada kantor Disdukcapil juga ada petugas yang melakukan pelayanan langsung ke tingkat kecamatan.

Menurut Tarsi pelayanan di tingkat kecamatan dilakukan agar memudahkan warga untuk mengurus dokumen kependudukan.

Tarsisius berharap agar apabila ada pemilih yang datanya tidak sesuai dengan alamat yang ada pada E-KTP bisa mendatangi Disdukcapil supaya dapat dilakukan mutazi alamat sesuai dengan alamat yang sebenarnya.

Dalam kunjungan tersebut Kristiana juga menyerahkan bantuan APD yang diterima secara langsung oleh ketua KPUD TTU Paulinus Lape Feka. (YA01)

Exit mobile version