Site icon savanaparadise.com

Kredit UMKM Nasional Ditarget Rp1.800 Triliun, BRI Jadi Pemain Utama Memberi Makna Indonesia

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Jakarta&comma; Savanaparadise&period;com&comma;– Perbankan merupakan motor penggerak dalam meningkatkan kesejahteraan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah &lpar;UMKM&rpar;&period; Tidak heran&comma; pemerintah mendorong kontribusi perbankan melalui target penyaluran kredit UMKM nasional mencapai 30&percnt; dengan total pembiayaan setara Rp1&period;800 triliun&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Semangat ini juga sejalan dengan agenda prioritas dalam presidensi G20 di Indonesia&comma; yakni inklusi keuangan&period; Terutama&comma; terkait peran teknologi digital dan peluang meningkatkan akses bagi UMKM dalam hal pembiayaan dan pemasaran&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keynote speech nya di BRI Microfinance Outlook 2022 &lpar;Kamis&comma; 10&sol;02&sol;2022&rpar; menyebut kucuran modal yang memadai terhadap pelaku UMKM dinilai dapat mengakselerasi pemulihan sektor yang menjadi kontributor utama Produk Domestik Bruto &lpar;PDB&rpar; Indonesia tersebut&period; Memiliki rekam jejak yang mengesankan sebagai bank UMKM&comma; PT Bank Rakyat Indonesia &lpar;Persero&rpar; Tbk siap menjadi pemain utama dalam mendongkrak agregat kredit UMKM nasional&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Airlangga pun mendorong kredit UMKM nasional dapat terus meningkat&comma; seiring adanya perbaikan demand side di sektor tersebut&period; Dikenal sebagai bank para UMKM&comma; Airlangga menyebut BRI memiliki kontribusi besar dalam pencapaian target tersebut&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Adapun kredit UMKM hingga saat ini porsinya baru menyentuh 18&comma;4&percnt; atau setara Rp1&period;200 triliun&period; Aspek permodalan ini diharapkan bisa terus meningkat dengan kontribusi dan kapabilitas BRI yang berpengalaman mengucurkan modal dan membedayakan UMKM Indonesia&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kita bisa mendorong financial inclusion&period; Nah&comma; dukungan UMKM terus kita dorong&comma; dan tentu kita melihat bahwa BRI adalah salah satu yang memberikan loan besar kepada sektor UMKM&period; Karena tidak semua perbankan konsentrasinya pada usaha kecil dan menengah&comma; sehingga dari segi pemerintah mungkin yang penting agregatnya&period; Karena kita tidak melihat bahwa semua one size fit for all&comma; tapi yang jadi target pemerintah adalah total agregatnya&comma;” ujar Airlangga&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Airlangga menyebut UMKM yang terus &OpenCurlyQuote;naik kelas’ memiliki implikasi yang besar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia&period;  Sebab&comma; Kementerian Koperasi dan UKM pada 2019 mencatat sebanyak 65&comma;46 juta unit atau sekitar 99&comma;99&percnt; dari total usaha nasional&period; Jumlah tersebut mampu menyerap sekitar 119&comma;5 juta tenaga kerja atau setara 96&comma;92&percnt; dari total tenaga kerja di Indonesia&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sementara itu&comma; Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut strategi business follow stimulus yang selama ini diterapkan BRI turut mempercepat pemulihan sektor UMKM&period; Hal ini tercermin dari kepercayaan yang diterima BRI sebagai bank terbesar yang mendapat alokasi Kredit Usaha Rakyat &lpar;KUR&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Seperti diketahui&comma; BRI terus mendapatkan tambahan alokasi KUR dari tahun ke tahun&period; Pada 2022&comma; alokasi KUR BRI menyentuh Rp260 triliun atau setara 70&percnt; dari total nilai KUR yang sebesar Rp373&comma;17 triliun&period; Angka ini meningkat dibandingkan alokasi tahun sebelumnya sebesar Rp195&comma;59 triliun&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kucuran stimulus KUR ini&comma; lanjut Sri Mulyani&comma; turut ditopang oleh belanja Kementerian&sol;Lembaga &lpar;K&sol;L&rpar; untuk pengembangan UMKM&period; Pada 2019&comma; belanja K&sol;L untuk pengembangan UMKM hanya sebesar Rp27 triliun&comma; kemudian meningkat menjadi Rp157&comma;7 triliun di tahun 2020&comma; Rp117&comma;3 triliun di tahun 2021&comma; dan Rp37&comma;3 triliun di tahun 2022&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Ada pula bantuan-bantuan terhadap UMKM&comma; seperti subsidi KUR&comma; non-KUR&comma; kemudian iuran jaminan&comma; dan juga PPH final&period; Ada juga bantuan listrik&comma; DTP untuk sewa outlet&comma; pembebasan rekening minimum&comma; itu semuanya diberikan kepada UMKM&period; Jumlahnya melonjak dari tadinya Rp18 triliun sebelum pandemi Covid-19 menjadi Rp40 triliun&period; Dan tahun lalu Rp60 triliun&comma;” ujarnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Di sisi lain&comma; Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo membeberkan kontribusi Himpunan Bank Milik Negara &lpar;Himbara&rpar; dalam peningkatan porsi kredit UMKM saat ini telah mencapai 11&comma;5&percnt;&period; Itu artinya&comma; lebih dari separuh porsi kredit UMKM saat ini berada di tangan empat bank milik negara tersebut&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Angka ini&comma; kata Kartika&comma; diharapkan bisa terus meningkat seiring pertumbuhan bisnis Himbara yang terus menguat&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Dari sisi nasional UMKM Himbara ini telah mencapai 62&comma;5&percnt; dari UMKM nasional&period; Tentunya tadi untuk mencapai target 30&percnt; dari total balance kredit nasional Himbara akan menjadi komponen utama untuk bisa mencapai target dari tercapainya 30&percnt; kredit nasional di kredit UMKM&comma;” imbuhnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sementara itu&comma; Direktur Utama BRI Sunarso menjelaskan bahwa masih terdapat ruang bagi BRI untuk melakukan ekspansi kredit&period; Hal ini bisa dilihat dari Loan to Deposit Ratio &lpar;LDR&rpar; BRI saat ini yang berada di angka 83&percnt;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kalau untuk LDR idealnya itu sebutlah 90&percnt;-91&percnt; maka sesungguhnya dari sisi likuiditas maupun dari sisi capital punya peluang dan punya kemampuan untuk tumbuh secara agresif&period; Tinggal sekarang loan demand-nya itu yang harus kita petakan dengan baik&comma;” papar Sunarso&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dari segi permodalan&comma; BRI punya Capital Adequacy Ratio &lpar;CAR&rpar; 25&comma;28&percnt; atau tiga kali lipat di atas threshold yang diatur Bank Indonesia &lpar;BI&rpar;&period; Terlebih&comma; BRI baru saja mendapatkan tambahan modal melalui proses rights issue di mana perseroan mendapat dana segar dari investor publik sebesar Rp41 triliun&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Adapun saat ini&comma; porsi kredit UMKM BRI telah mencapai 83&comma;86&percnt;&period; Dengan strategi transformasi dalam blueprint BRIVolution 2&period;0 yang sedang dijalankan BRI saat ini&comma; Sunarso optimistis porsi kredit UMKM di perseroan bisa menyentuh 85&percnt; pada 2024&period;&lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version