Site icon savanaparadise.com

Kredit Kecil & Menengah BRI Bertumbuh, Dorong Ekonomi Lebih Bergairah

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Jakarta&comma; Savanaparadise&period;com&comma; – Penyaluran kredit PT Bank Rakyat Indonesia &lpar;Persero&rpar; Tbk&period; atau BRI khususnya untuk segmen kecil dan menengah mengalami pertumbuhan positif pada kuartal I&sol;2022 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu&period; Hal itu dinilai akan mendorong geliat ekonomi semakin bergairah pada tahun pemulihan 2022&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Direktur Bisnis Kecil dan Menengah BRI Amam Sukriyanto memaparkan bahwa pada triwulan I&sol;2022 perseroan sudah berhasil menyalurkan kredit di segmen kecil dan menengah sebesar Rp21&comma;3 triliun kepada 46&period;306 nasabah&period; Adapun pada kurun waktu yang sama pada 2021 nilainya mencapai Rp16&comma;5 triliun dan disalurkan kepada 33&period;269 nasabah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurutnya&comma; capaian pada awal 2022 sudah menunjukan kembali ke masa sebelum pandemi Covid-19 melanda&period; Sedangkan pada kuartal I&sol;2020&comma; di mana pada tahun tersebut ekonomi benar-benar didera pandemi&comma; penyaluran kredit di segmen serupa hanya sekitar Rp13&comma;1 triliun dengan 23&period;581 nasabah&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Nah ini&comma; tentunya akan ber-impact bahwa perekonomian di daerah maupun kota itu akan kembali bergairah&period; Dan kita akan melihat bahwa ini pergerakannya akan lebih cepat lagi&period; Karena kita lihat&comma; faktanya di lapangan&comma; saat ini usaha kecil dan menengah sudah mulai bangkit&period; Jauh&comma; bahkan lebih baik dibandingkan masa-masa awal pandemi kemarin&comma;” kata Amam dalam acara Money Talks CNBC Indonesia&comma; Rabu &lpar;20&sol;4&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Perseroan pun semakin optimistis ekonomi kian bergairah lantaran mayoritas kredit diserap oleh sektor-sektor produktif&period; Selain itu&comma; permintaan kredit meningkat tidak hanya di kota besar tapi juga di daerah-daerah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sektor-sektor yang berhubungan dengan kebutuhan pokok seperti perdagangan mendominasi penyaluran kredit BRI di segmen kecil dan menengah ini yang persentasenya mencapai 61&percnt;&period; Kemudian disusul sektor pertanian sampai dengan 12&percnt;&period; Adapun sektor padat karya industri perumahan serapannya mencapai 7&percnt; dari total portofolio yang perseroan salurkan selama periode triwiulan I&sol;2022&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Di sisi lain&comma; daya tahan nasabah pinjaman di segmen kecil dan menengah menurutnya kian menguat pada tahun pemulihan ekonomi 2022&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dia menyebut puncak masa sulit akibat krisis ekonomi terjadi pada Desember 2020&period; Saat itu sekitar 47&comma;38&percnt; portofolio kredit di segmen bisnis kecil dan menengah BRI harus direstrukturisasi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Angka ini juga sudah mulai turun&comma; terus turun drastis&comma; sekarang tinggal 36&comma;19&percnt;&period; Nah ini juga menarik bahwa pada Triwulan I 2022 saja itu ada 7&period;000 lebih nasabah kami yang sudah kembali pulih usahanya&period; Dan kembali mereka menunjukkan kemampuan membayar kredit yang telah menjadi kewajiban mereka&comma; sesuai dengan bunga yang kita miliki&comma;” tuturnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurut Amam&comma; capaian positif tersebut tak terlepas dari peran pemerintah yang langkah strategisnya tepat dalam menghadapi pandemi&period; Seperti stimulus ekonomi pemerintah terhadap pelaku UMKM melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional &lpar;PEN&rpar;&comma; Kredit Usaha Rakyat &lpar;KUR&rpar;&comma; hingga kebijakan relaksasi dari Otoritas Jasa Keuangan &lpar;OJK&rpar; yang memberikan keringanan bagi industri keuangan dan perbankan di masa pandemi&period;&lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version