Site icon savanaparadise.com

KONTRIBUSI TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DARI DIVIDEN BANK NTT

Tagu Dedo Merupakan Dirut Bank NTT yang punya seabrek prestasi. ditangannya Bank NTT Merupakan BPD terkemuka di indonesia dengan sejumlah prestasi

DIVIDEN, atau hasil dari pengelolaan usaha berupa LABA yang dibagikan kepada para Pemegang Saham Bank NTT, terus menunjukkan peningkatan selama 5 Tahun terakhir ini, dari Grafik di atas, dapat dilihat bahwa jumlah dividen yang dibayarkan kepada Pemegang Saham dari Laba tahun 2009 sebesar Rp.72 Miliar, Tahun 2010 Rp.112 Miliar, Tahun 2011 Rp.135 Miliar, Tahun 2012 Rp.155 Miliar dan untuk Tahun Buku 2013 yang akan ditetapkan dalam RUPS Tahunan yang rencananya akan dilakukan paling lambat awal Juni 2014, diestimasikan akan mencapai Rp.197 Miliar. Jumlah ini berasal dari Laba Setelah Pajak Tahun 2013 sebesar Rp.231,7 Miliar setelah dipotong Pajak Penghasilan Perseroan sebesar Rp.85,3 Miliar, dan sisanya dialokasikan sebagai Retain Earning sebesar Rp.34,7 Miliar. Dengan demikian, maka selama 5 tahun terakhir, kontribusi Bank NTT terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) berupa DIVIDEN telah mencapai Rp.671 Miliar. Jumlah ini belum termasuk Jasa Giro dan Bunga Deposito yang di setor ke Kas Daerah, sehingga total kontribusi Bank NTT terhadap PAD se NTT dapat mencapai Rp.1 Triliun selama 5 tahun terakhir.

Sejalan dengan kinerja keuangan yang baik, rasio-rasio keuangan juga dapat dicapai pada tingkatan yang baik.
 Rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 19.98%
 Return on Asset (ROA) 5.07%
 Return on Equity (ROE) 30.16%
 Kemampuan penyaluran kredit atau Loan to Deposit Ratio (LDR) mencapai 78.50% meningkat dari tahun sebelumnya sebesar 73.22%.
Manajemen Bank NTT selalu menjaga stabilitas operasional dengan kosentrasi pada bisnis yang sudah ditekuni, selain itu kegiatan operasional tidak pernah lepas dari penerapan manajemen risiko yang baik dan asas kehati-hatian.
 Rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) terus membaik dari 1.34% pada Maret 2013 menjadi 1.33% pada triwulan I 2014.
 Net Interest Margin (NIM), yaitu selisih antara Pendapatan Bunga dan Biaya Bunga 10.74%
 Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) 61.15%

JUMLAH JARINGAN KANTOR

Perluasan jaringan kantor selama 5 tahun terakhir sebanyak 95 kantor, dari 54 kantor pada tahun 2008 bertambah menjadi 149 kantor di tahun 2014, termasuk 1 kantor di Kota Surabaya. Tujuan penambahan jaringan kantor adalah untuk mendekatkan pelayanan Bank NTT kepada seluruh rakyat NTT. Jumlah jaringan kantor sampai dengan Triwulan I 2014 sebagai berikut:

jaringan kantor bank ntt

Bulan ini (Mei) akan diresmikan 4(empat) kantor, sebagai berikut:
1. Kantor Fungsional (USPD) Batakte Kec. Kupang Barat, telah diresmikan tanggal 08 Mei 2014.
2. Kantor Fungsional (USPD) Maunori di Kab. Nagekeo diresmikan hari ini tanggal 09 Mei 2014.
3. Kantor Kas Bupati Manggarai Barat akan diresmikan tanggal 10 Mei 2014;
4. Kantor kas Lamahora, Kab. Lembata dijadwalkan akan diresmikan tanggal 17 Mei 2014.

PENYERAPAN TENAGA KERJA (SDM) & PENINGKATAN KUALITAS SDM

Seiring dengan peningkatan volume bisnis yang didukung dengan perluasan Jaringan Kantor, jumlah tenaga kerja Bank NTT juga bertambah secara proporsional. Selain penambahan jumlah pegawai, Bank NTT juga secara kontinyu melakukan Program Pendidikan kepada seluruh pegawai, baik pendidikan untuk meningkatkan skill and knowledge, juga pendidikan yang diarahkan pada managerial skill, quality services, Risk Management & Internal Control serta Good Corporate Governance (GCG).
Jumlah SDM sampai dengan triwulan I 2014 sebagai berikut:

jumlah pegawai bank ntt

PROGRAM TAHUN 2014
Dalam upaya meningkatkan Volume Bisnis dan khususnya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat NTT, pada Tahun 2014 telah dibuatkan Rencana Bisnis Bank (RBB) dengan beberapa Program antara lain :
1.Melanjutkan Program TABUNGAN BERHADIAH
2.Implementasi SMS Banking dan penyebaran alat otorisasi transaksi (EDC)
3.Uji-Coba PNS Corner Services, untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada PNS.
4.Persiapan Penerbitan Obligasi Bank NTT II pada Tahun 2015, dalam rangka memperkuat struktur sumber dana dan rencana pembiayaan infrastruktur.
5.Peningkatan penyaluran kredit kepada usaha produktif baik Usaha Kecil dan Mikro maupun usaha menengah. Sektor ekonomi yang menjadi target antara lain; perdagangan dan jasa, peternakan dan pertanian, restauran dan hotel, industri rumah tangga dan industri kecil, industri skala menengah dan besar yang berorientasi pada pengembangan Komoditi Unggulan Daerah, serta pembiayaan infrastruktur.
6.Melaksanakan program Financial Literacy dan Corporate Social Responsibility.
7.Program Pendidikan & Latihan bagi pegawai.
8.Pendidikan & Latihan bagi pegawai, termasuk Staff Development Program, Management Development Program dan Executive Development Program.
9.Penambahan jaringan Kantor dan Pembangunan/Renovasi Kantor.
10.Penerapan beberapa tools management seperti Balance Score Card, pengembangan penerapan Key Performance Indicator (KPI) bagi unit kerja dan individu pegawai sesuai fungsinya.
11.Dan beberapa program lainnya.

Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Nasabah, Pemegang Saham, serta Stakeholders lainnya atas kepercayaan dan dukungan kepada Bank NTT. Bank NTT akan terus memacu kinerja dan pelayanan kepada nasabah.
Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa melindungi dan memberkati kita semua.

Kupang, 9 Mei 2014

ttd

Direksi Bank NTT

(Advertorial/SP)

Exit mobile version