Site icon savanaparadise.com

Komitmen Terapkan Sustainable Finance, Kredit Berkelanjutan BRI Tumbuh Double Digit Jadi Rp710,9 T

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Jakarta&comma; Savanaparadise&period;com&comma; &&num;8211&semi; Penerapan sustainable finance terus menjadi concern utama seluruh kalangan industri&comma; tak terkecuali industri keuangan&period; Hal ini dilakukan untuk menjawab isu lingkungan sebagai tantangan global terbesar di masa depan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Salah satunya adalah PT Bank Rakyat Indonesia &lpar;Persero&rpar; Tbk atau BRI yang senantiasa terus berkomitmen menerapkan sustainable finance atau keuangan berkelanjutan&comma; sebagai dukungan terhadap program ekonomi hijau pemerintah&period;<br &sol;>&NewLine;Seperti diketahui&comma; isu lingkungan sendiri masuk dalam top ten global risk dalam kurun waktu 10 tahun mendatang&period; Pemerintah Indonesia dalam hal ini berkomitmen untuk menurunkan sekitar 32&percnt; efek gas rumah kaca pada 2030&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Direktur Kepatuhan BRI Ahmad Solichin Lutfiyanto mengatakan&comma; BRI bersama-sama dengan seluruh stakeholder berupaya untuk merealisasikan target tersebut&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri&comma; namun harus berkolaborasi dengan seluruh stakeholder&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Artinya ketika kita bicara green economy yang merupakan bagian dari sustainable finance&comma; pasti ada kontribusi pemerintah&comma; ada kontribusi dari sektor riil&comma; ada kontribusi dari sektor keuangan&comma; dan tidak kalah penting adalah ada juga kontribusi dari masyarakat secara umum&comma; ujarnya dalam acara Green Economy Forum&comma; Selasa &lpar;6&sol;6&sol;2023&rpar; di Jakarta&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Adapun untuk BRI sendiri&comma; bank terbesar di Indonesia ini mencatat pertumbuhan penyaluran kredit berkelanjutan sebesar 11&comma;1&percnt; secara tahunan atau year-on-year &lpar;yoy&rpar;&period; Angkanya bertambah menjadi Rp710&comma;9 triliun pada akhir kuartal I-2023 dari yang sebelumnya Rp639&comma;9 triliun per kuartal I-2022&period; Dengan kinerja tersebut&comma; BRI optimistis dapat menjadi market leader dalam penerapan ESG&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kredit berkelanjutan tersebut disalurkan pada berbagai sektor&comma; diantaranya adalah segmen UMKM&comma; energi terbarukan&comma; hingga transportasi ramah lingkungan&period; Adapun kontribusi segmen UMKM menjadi yang terbesar dengan persentase hingga 88&comma;7&percnt; terhadap potofolio Kredit Kriteria Kegiatan Usaha Berkelanjutan &lpar;KKUB&rpar; BRI atau setara Rp630&comma;7 triliun&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Dorong Ekonomi Hijau<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<p>Solichin yang juga menjadi pengurus di bidang Legal dan ESG Perhimpunan Bank-Bank Nasional &lpar;Perbanas&rpar; menjelaskan&comma; ekonomi hijau di Tanah Air perlu terus didorong&period; Dia memaparkan&comma; bahwa portofolio sustainable finance 4 bank terbesar di Indonesia mencapai sekitar Rp1&period;290 triliun&period; Dari jumlah itu&comma; porsi green project baru Rp326 triliun dan sisanya aspek sosial&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Oleh karena itu&comma; dalam memandang ekonomi hijau yang lebih spesifik dari keuangan berkelanjutan&comma; menurutnya bisa dilihat dari sisi aset maupun liabilitas&period; Dari sisi aset merupakan portofolio pinjaman yang bergantung pada demand&period; Dari sisi liabilitas akan menyangkut regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan &lpar;OJK&rpar;&comma; dan yang sudah siap sekarang ini adalah green bond&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sementara dari sudut pandang perbankan&comma; harapannya ada insentif untuk menerbitkan green bond&period; Sebab&comma; ketika bank menerbitkan green bond akan digunakan untuk membayar green project atau memutar ekonomi hijau&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Nah green project itu pasti inginnya ada special interest&period; Kalau ingin pembiayaan green project makin cepat dengan potensi yang makin besar ke depan&comma; mari sama-sama kita dukung dari seluruh stakeholder&comma; agar nanti kalau perbankan menerbitkan green bond mendapatkan special interest&comma; dapat diskon tidak harga premium seperti sekarang&comma; tutupnya&period;&lpar;SP&rpar;<&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version