<!-- WP QUADS Content Ad Plugin v. 3.0.5.1 -->
<div class="quads-location quads-ad1" id="quads-ad1" style="float:none;margin:0px;">

</div>
<p dir="ltr">
<a href="http://www.savanaparadise.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG_20180206_131930_AO_HDR.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-296695" src="http://www.savanaparadise.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG_20180206_131930_AO_HDR.jpg" alt="" width="4208" height="2368" /></a> 
 
</p>
<p dir="ltr">Oelamasi, <a href="http://Savanaparadise.com">Savanaparadise.com</a>,- Anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Kupang, Selasa, 06/02/18. Di kabupaten Kupang, anggota Komite 1 bertemu dengan masyarakat dan pemilik lahan waduk Raknamo, Kecamatan Amabi Oefeto.</p>
<p dir="ltr">Adapun sejumlah anggota Komite I itu adalah Abraham Paul Liyanto (Daerah Pemilihan NTT), I Gede Pasek Suardika, Haris dan sejumlah Pejabat kementerian yang menjadi mitra Komite I DPD RI. Selain itu hadir juga unsur pemerintahan Kabupaten Kupang.</p><div class="ad-middle"><p class="ad-title">ADVERTISEMENT</p><div class="ad-content"><div class="ad-content-a"><div class="ad-content-b"><div class="ad-content-c"><script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-8882367248828292"
 crossorigin="anonymous"></script>
<!-- header 970 x 250 -->
<ins class="adsbygoogle"
 style="display:inline-block;width:970px;height:250px"
 data-ad-client="ca-pub-8882367248828292"
 data-ad-slot="6008007437"></ins>
<script>
 (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script></div></div></div></div><p class="scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT</p></div>
<p dir="ltr">Pada kesempatan itu Tuan Tanah pembangunan Bendungan Raknamo, Marthen Bire dan Soleman Ofe meminta agar anak-anak asli diperhatikan oleh pemerintah daerah.</p>
<p dir="ltr">“Kita minta agar pemerintah bisa memperhatikan anak-anak yang tinggal di daerah ini untuk bekerja di Bendungan Raknamo ini. Walaupun mereka bekerja sebagai tukang sapu,”ungkap Marthen.</p>
<p dir="ltr">Bendungan Raknamo yang terletak di Desa Raknamo Kecamatan Amabi Oefeto Kabupaten Kupang dibangun diatas lahan seluas 100 Ha dan diberikan secara hibah oleh Tuan Tanah.</p>
<p dir="ltr">Dia meminta agar di lokasi tersebut dibangun sebuah pos pengamanan demi terhindar hal-hal yang tidak diinginkan. Memang sejauh belum ada penyerahan dari pihak Waskita. Jangan sampai memakan korban dan itu yang dipikirkan bersama-sama,”pintanya.</p>
<p dir="ltr">Dikatakan ada sekitar 96 Ha lahan kering yang tidak mendapat air dari Bendungan Raknamo karena berada di daerah ketinggian. Selain itu dapat dijadikan sebagai tempat wisata baru.</p>
<p dir="ltr">Untuk diketahui bahwa Bendungan Raknamo baru diresmikan oleh Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu. Setelah diresmikan banyak pengunjung yang datang untuk melihat lokasi. Namun karena ada insiden baru-baru sehingga untuk sementara ditutup. Memang ada banyak pengunjung yang tidak masuk ke lokasi dan pulang dengan kecewa.</p>
<p dir="ltr">Paul Liyanto mengatakan, semua aspirasi masyarakat akan disampaikan ke pemerintah pusat.</p>
<p dir="ltr">“Kita akan sampaikan kepada pemerintah pusat dan kepada teman-teman di DPR RI untuk dibahas lebih lanjut,” katanya.</p>
<p dir="ltr">PPK Bendungan Raknamo Balai Sungai Nusa Tenggara II Frangki Weskis mengatakan penutupan dilokasi Bendungan Raknamo karena sementara ditaata. Karena ini masih dalam masa pemeliharaan.</p>
<p dir="ltr">“Kami mohon maaf kepada masyarakat yang berkunjung baru-baru karena ada penutupan dan kita sementara ada pembenahan,” pintanya.(SP)
</p>
