Site icon savanaparadise.com

Kita Sehati Siapkan Stimulus Pembangunan Rumah Layak Huni Rp 40, 000, 000,- Per Rumah, Sistim Swakelola

&NewLine;<&excl;-- WP QUADS Content Ad Plugin v&period; 3&period;0&period;5&period;1 -->&NewLine;<div class&equals;"quads-location quads-ad1" id&equals;"quads-ad1" style&equals;"float&colon;none&semi;margin&colon;0px&semi;">&NewLine;&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<p>Kefamenanu&comma;Savanaparadise&period;com&comma;- Strategi pembangunan berkelanjutan adalah program kerja yang akan dilakukan Paket Kita Sehati &lpar;Kristiana Muki-Yoseph Tanu&rpar; ketika terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati TTU periode 2021-2025&period; Pembangunan berkelanjutan adalah meneruskan program kerja yang sudah dilakukan para Bupati dan Wakil Bupati pada periode sebelum yang dinilai berhasil dan bermanfaat bagi masyarakat TTU&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Salah satu yang dilakukan adalah pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat yang tidak mampu yang ada di desa- desa di TTU&period; Saat ini&comma; dijaman pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati TTU&comma; Raymundus Sau Fernandez dan Alo Kobes&comma; total rumah layak huni yang sudah dikerjakan ada 23&period;000 rumah dari total 48&period;000&period;000 rumah tidak layak huni&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8221&semi; Kalau bangun baru yang sekarang itu anggarannya 25 juta dari programnya bapak Bupati Ray dan bapak Alo Kobes&period; Kedepannya kalau Kristiana Muki dan Yoseph Tanu terpilih kita akan naikkan lagi menjadi 40 juta&comma;&&num;8221&semi; kata kata Kristiana Muki ketika melakukan kampanye terbatas Desa Oenenu Selatan&comma; Kecamatan Bikomi Tengah&comma; Senin&comma; &lpar;09&sol;11&sol;2020&rpar; malam&period;<&sol;p><div class&equals;"ad-middle"><p class&equals;"ad-title">ADVERTISEMENT<&sol;p><div class&equals;"ad-content"><div class&equals;"ad-content-a"><div class&equals;"ad-content-b"><div class&equals;"ad-content-c"><script async src&equals;"https&colon;&sol;&sol;pagead2&period;googlesyndication&period;com&sol;pagead&sol;js&sol;adsbygoogle&period;js&quest;client&equals;ca-pub-8882367248828292"&NewLine; crossorigin&equals;"anonymous"><&sol;script>&NewLine;<&excl;-- header 970 x 250 -->&NewLine;<ins class&equals;"adsbygoogle"&NewLine; style&equals;"display&colon;inline-block&semi;width&colon;970px&semi;height&colon;250px"&NewLine; data-ad-client&equals;"ca-pub-8882367248828292"&NewLine; data-ad-slot&equals;"6008007437"><&sol;ins>&NewLine;<script>&NewLine; &lpar;adsbygoogle &equals; window&period;adsbygoogle &vert;&vert; &lbrack;&rsqb;&rpar;&period;push&lpar;&lbrace;&rcub;&rpar;&semi;&NewLine;<&sol;script><&sol;div><&sol;div><&sol;div><&sol;div><p class&equals;"scroll-to-resume">SCROLL TO RESUME CONTENT<&sol;p><&sol;div>&NewLine;<p>Dalam anggaran Rp 40&period;000&period;000&comma;- itu kata sosok yang akrab disapa Mama Irna ini sudah termasuk dengan biaya sewa tukang&period; Polahnya tetap sama dengan yang sekarang yaitu swakelolah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8221&semi; Polahnya tetap sama yaitu swakelola&period; Bapa mama punya kayu bisa dipakai lagi&comma; uangnya bisa dipakai untuk urusan yang lain lagi&period;sehingga bapa mama tidak terbebani lagi dengan ongkos tukang&period; Karena ongkos tukang sekarang ada yang 5 juta hingga 10 juta&period; Kedepannya kita tetap perhatikan dengan kasih naik anggaran menjadi 40 juta&comma;&&num;8221&semi; kata Mama Irna&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dari berbagai studi lapangan ada berbagai masukan yang mengatakan kalau dengan nilai Rp 35&period;000&period;000&comma;- rumah sudah sangat bagus&period;dengan demikian anggaran Rp 40&period;000&period;000&comma;- sangat membantu masyarakat untuk mendapatkan rumah layak huni yang sangat bagus&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8221&semi; Selama ini pembangunan rumah layak huni di kontrol oleh KMPS &lpar; Kelompok Masyarakat Pelaksana Swakelola-Red&rpar;&period;Kedepanya kita menginginkan juga agar di kontrol oleh aparat desa&comma;&&num;8221&semi; jelasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dalam progres pembangunan rumah layak huni itu kata Mama Irna harus tuntas desa dan tuntas kecamatan&period; Artinya kata Mama Irna pembangunan rumah layak huni dimulai dari satu kecamatan dulu sampai tuntas baru dilanjutkan ke kecamatan lain&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8221&semi; Kalau yang sekarang polahnya dibagi&period;ke kecamatan ini sekian&comma; kecamatan itu sekian&comma; sekian didesa ini sekian didesa itu&period;kedepan kalau masuk pada satu kecamatan misalkan kecamatan Kota Kefamenanu maka tentunya semua kelurahan yang ada dikecamatan itu harus tuntas&period; Setelah itu baru kita pindah pada kecamatan yang berikutnya&comma;&&num;8221&semi; Jelasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sehingga pada kurun waktu lima tahun bisa dihitung Kristiana Muki dan Yoseph Tanu itu tuntasnya berapa untuk pembangunan rumah layak huni&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8221&semi; Dengan yang ada sekarang kami lanjutkan akan habis dalam tempo 3 sampai 4 tahun akan selesai karena kita hanya melanjutkan saja yang sisa dari Bapa dan Bapa Alo Kobes&period; Sehingga polahnya kita harus tuntas desa dan tuntas kecamatan&comma;&&num;8221&semi; ujar mantan Anggota DPR RI&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kampanye terbatas yang dihadiri oleh puluhan masyarakat yang terdiri dari para tetua adat&comma; mama-mama&comma; para pemuda dan pemudi berlangsung dengan meriah&period; Masyarakat yang hadir terus meneriakan yel-yel Kita Sehati nomor 1 pasti menang&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Hadir juga pada kesempatan itu Ketua Fraksi Nasdem DPRD TTU&comma; Paulinus Efi&comma; Sekretaris Fraksi Nasdem DPRD TTU&comma; Oktofianus Sasi dan sejumlah pengurus Nasdem TTU&period; &lpar;SP&rpar;&NewLine;<&sol;p>

Exit mobile version